DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Berbantuan Kartu Informatif Untuk Meningkatkan Aktivitas Dan Hasil Belajar PKn Materi Negara Kesatuan Republik Indonesia Pada Siswa Kelas V Sds Mitra Kasih

Bagus Aulia Iskandar

Abstrak


ABSTRAK

 

Iskandar, Bagus Aulia. 2017. Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Berbantuan Kartu Informatif  Untuk Meningkatkan  Aktivitas Dan  Hasil Belajar PKn Materi Negara Kesatuan Republik Indonesia Pada Siswa Kelas V Sds Mitra Kasih. Tesis Program S-2  Pendidikan Dasar FKIP Universitas Negeri  Malang.  Pembimbing (I) Prof. Utami Widiati, M.A., Ph.D,Pembimbing (II) Prof. Dr. Ruminiati, M.Si.

 

Kata Kunci: Hasil belajar, Aktivitas siswa, Problem Based Learning          

 

Masalah yang dihadapi di SDS Mitra Kasih pada mata pelajaran PKn kelas V mengenai NKRI adalah pembelajaran disajikan secara konvensional seperti ceramah dalam menjelaskan, guru tidak melaksanakan pembelajaran yang bersifat aktif dan penggunaan alat dan media pembelajaran yang belum dimanfaatkan secara maksimal, sehingga siswa sulit memahami materi dan berimbas pada hasil belajar siswa. Terlihat dari hasil data pengamatan, tes pengamatan selama kegiatan pembelajaran. Maksud diadakannya penelitian ini oleh peneliti adalah untuk melihat data, aktivitas dan hasil pembelajaran PKn siswa kelas V SDS Mitra Kasih. Penelitian ini menggunakan pendekatan classroom action research (PTK). Tempat pengambilan data di Kelas V SDS Mira Kasih yang siswanya berjumlah 21 orang.

Penelitian dengan model PBL variasi ini dilaksanakan dalam 2 siklus,dengan empat  kali pertemuan. Yang menjadi alat acuan penelitian yang digunakan adalah rubrik  aktivitas  siswa dan tes tertulis. Penelaahan data yang digunakan setelah data berhasil diperoleh adalah analisis data kualitatif (aktivitas siswa) dan analisis data kuantitatif (hasil belajar siswa). Keberhasilan dari penelitian ini bisa dilaksanakan dengan langah-langkah sebagai berikut :  (1) Orientasi kepada masalah, (2) Persiapan kepada pembelajaran, (3)  pembimbingan penelitian mandiri dan kelompok, (4) pengembangan  hasil laporan,  (5) Analisis dan evaluasi hasil belajar.

 Hasil penelitian memperlihatkan kenaikan pada aspek : (1) Keberanian, (2)  Partisipasi aktif siswa, (3) Kerjasama, (4) Tanggung jawab, (5) Keefektifan waktu, data pada siklus I pertemuan I aktivitas siswa dari rata-rata kelas mencapai 61 berkategori cukup aktif dan secara klasikal mencapai 43,80% berkategori kurang aktif, siklus I pertemuan II dari rata-rata kelas mencapai 68 berkategori aktif dan secara klasikal 70,47% berkategori aktif, siklus II pertemuan 1 rata-rata kelas mencapai 69 berkategori aktif dan secara klasikal 69,52% berkategori aktif meningkat menjadi 82 berkategori sangat aktif dari rata kelas dan 86,66% berkategori sangat aktif secara klasikal. Hasil temuan menunjukkan peningkatan ini terjadi pada siklus kedua dikarenakan perlakuan khusus yang sebelumnya masih belum dilakukan pada siklus pertama yaitu: (1) Pemberian reward, (2) Penggunaan media video, serta (3) pencarian materi yang ada dilingkungan sekitar siswa.. Hal ini juga berlaku untuk hasil belajar siswa. Pada siklus I pertemuan I hasil belajar siswa 48%, siklus I pertemuan II mencapai 76%, siklus II pertemuan 1 mencapai 81% menjadi 100% pada siklus II pertemuan ke 2. Sehingga dengan demikian penerapan model Problem based learning berbantuan dengan kartu informatif ini akan efektif jika diterapkan dalm pembelajaran PKn materi NKRI.

Berdasarkan hasil temuan dalam penelitian ini dapat disimpulkan hasil belajar siswa meningkat dan disarankan kepada guru untuk menggunakan model PBL  sebagai upaya dalam memperbaiki dan meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar siswa.