DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENERAPAN ROLE PLAYING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN INTERAKSI SOSIAL SISWA KELAS 5 SDN KUIN UTARA 7 BANJARMASIN

Ari Hidayat

Abstrak


ABSTRAK

 

Hidayat, Ari. 2017. Penerapan Role PlayingUntuk Meningkatkan Kemampuan Interaksi Sosial Siswa Kelas V SDN Kuin Utara 7 Banjarmasin. Tesis .Jurusan Pendidikan Dasar Guru Kelas, Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Ruminiati, M.Si. (II) Prof. Dr. Sa’dun Akbar, M.Pd.

 

Kata Kunci : Role Playing, Interaksi Sosial

 

Kehidupan manusia terus menghadapi tantangan yang memerlukan penyelesaian serta solusi terbaik, manusia menyadari bahwa ilmu pengetahuan dan teknologi akan terus mengalami perkembangan dan inovasi seiring dengan perubahanan zaman, untuk menghadapi hal tersebut dibutuhkan berbagai keterampilan yang harus dimiliki generasi penerus. Tujuan penelitian ini adalahmendiskripsikan penerapan model Role Playing dalam meningkatkan kemampuan interaksi sosial siswa kelas V SDN Kuin Utara 7 Banjarmasin, Penelitian ini merupakan PTK (penelitian tidakan kelas), subjek penelitian ini siswa kelas V SDN Kuin Utara 7 yang berjumalah 32 orang, metode pengumpulan data yang dilakukan berupa bermain peran, observasi,dan wawancara.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pertemuan 1,2,dan 3 di siklus I, baik untuk hasil kegiatan observasi aktivitas siswa, aktivitas guru, ternyata masih banyak  hal yang harus dijadikan pembelajaran bagi peneliti untuk perbaikan pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan model role playing.Berdasarkan evaluasi proses pembelajaran pada siklus I pertemuan 3 khususnya aktivitas guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar siswa dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran role playingmasih kurang maksimal, oleh karena itu dilaksanakan pembelajaran pada siklus II. Siklus II dilaksanakan untuk memperbaiki kelemahan dan mempertahankan keberhasilan pada siklus I, Aktivitas siswa dalam pembelajaran dapat dikatakan berhasil apabila dilihat skor 12 , dalam pertemuan ini belum dapat memenuhi indikator keberhasilan yang ditetapkan. sehingga interaksi dengan murid menjadi kurang Oleh karena itu, pada siklus II pertemuan 1 akan diperbaiki dengan memotivasi siswa agar bisa lebih meningkatkan kemampuan interaksi sosial. Pada pertemuan 1 siklus II mendapatkan hasil 15 yang memuaskan dari target yang ditentukan.

Berdasarkan hasil penelitian menggunakan model pembelajaran role playingdapat disimpulkan bahwa model dapat meningkatkan kemampuan interaksi sosial di kelas V SDN Kuin Utara 7 Banjarmasin.Role playing merupakan model pembelajaran kooperatif yang dapat meningkatkan kemampuan interaksi sosial siswa, karena role playing merupakan model pembelajaran kooperatif yang dapat meningkatkan kemampuan berkerjasama, berkomunikasi dengan baik, saling mengahargai dengan sesama, dan berperilaku baik didalam kelas bahkan akan berdampak dengan berperilaku dengan baik dilingkungan sekitarnya.