DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGEMBANGAN TEKNIK MONITORING PERKEMBANGAN KEMAMPUAN GERAK KELINCAHAN DAN DAYA LEDAK TUNGKAI SISWA KELAS 2-5 SEKOLAH DASAR DI KOTA MALANG

Dennis Dwi Kurniawan

Abstrak


ABSTRAK

 

Pendidikan jasmani di sekolah dasar merupakan awal dari pembelajaran gerak, dasar dari gerak akan dipelajari di usia tersebut mulai dari segi keterampilan maupun kemampuan. Dalam KI dan KD pendidikan jasmani sekolah dasar terdapat materi kebugaran pada setiap semester mulai kelas 2 hingga kelas 6. Oleh karena itu telah dilakukan penelitian dengan judul pengembangan teknik monitoring perkembangan kemampuan gerak kelincahan dan daya ledak tungkai siswa kelas 2-5 sekolah dasar di Kota Malang.

Tujuan penelitian ini adalah mengembangan produk teknik monitoring perkembangan kemampuan gerak siswa sekolah dasar yang berupa media kartu. Dengan adanya produk ini maka siswa diharapkan dapat terpantau dengan baik perkembangan kemampuan geraknya dan dapat memudahkan guru dalam melakukan penilaian secara berkelanjutan terhadap kemampuan gerak siswanya serta guru telah memiliki patokan penilaian yang benar dari produk kartu tersebut.

Metodepengembangan menggunakan model konseptual milik Mukhadis, terdapat 5 langkah yaitu melakukan kajian literatur, konfirmasi literatur, menetapkan prototype sebagai alternatif bentuk produk, melakukan revisi dan produk akhir. Ditinjau dari tujuan penelitian dan pengembangan, maka penelitian ini termasuk jenis penelitian kuantitatif. Subjek coba melibatkan 3 ahli yaitu ahli pembelajaran, evaluasi dan media untuk mengevaluasi produk serta subjek coba kelompok kecil 2 guru pendidikan jasmani dan subjek coba kelompok besar 10 guru pendidikan jasmani. Pengumpulan data menggunakan teknik angket kuesioner, instrumen penelitianberupa angketdan analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif.

Hasil penelitian produk teknik monitoring berupa media cetak kartu atau selembar kertas berukuran panjang 40 cm dan tinggi 21 cm, berisi tentang grafik penilaian 2 kemampuan gerak, tabel keterangan nilai, petunjuk pelaksanaan, instrumen tes dan contoh gambar tes. Kemudian hasil penelitian menunjukkan prosentase dari subjek coba ahli yaitu ahli pembelajaran 94,04%, ahli evaluasi 75% dan ahli media 94,40%, kemudian hasil uji coba kelompok kecil sebesar 75% dan hasil uji coba kelompok besar 87,84%.

Kesimpulan hasil penelitian bahwa produk layak digunakan sebagai referensi proses pembelajaran di bagian evaluasi atau penilaian dan dapat dijadikan alternatif patokan penilaian khususnya dalam materi kebugaran jasmani siswa sekolah dasar.