DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGEMBANGAN INVENTORI KONDISI PRIBADI KONSELI REMAJA (IKPKR)

TRIA RATNA DEWI

Abstrak


ABSTRAK

 

                                 Tujuan pengembangan ini adalah menghasilkan sebuah inventori kondisi pribadi konseli remaja berdasarkan pendekatan Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) untuk konseli SMA sederajat yang terstandar serta dapat digunakan untuk mengetahui kondisi pribadi konseli, apakah kondisi pribadi sehat atau tidak sehat. Inventori ini diharapkan dapat digunakan konselor untuk membantu konseli mengenali dan memahami dirinya serta sebagai data pendukung kegiatan pelayanan konseling di sekolah. Inventori kondisi pribadi konseli remaja berdasarkan pendekatan REBT ini dikembangkan berdasarkan temuan data lapangan yang disesuaikan dengan teori Ellis & Dryden tentang gambaran pribadi sehat dalam pendekatan REBT dengan gambaran konseli yang memiliki self interest, social interest, self direction, high frustration tolerance, flexibility, acceptance of uncertainty, commitment, scientific thinking, self-acceptance, risk-taking, long-range hedonism,dan self-responsibility for own emotional disturbance.

                                    Penelitian pengembangan ini mengadaptasi langkah pengembangan Gregory yang terdiri dari mendefinisikan tes, memilih skala, mengkonstruksi butir, menguji butir, revisi, dan pengembangan norma. Penilaian ahli dilakukan oleh dua orang ahli bimbingan konseling dan ahli instrumen, serta 180 konseli remaja sebagai penilai keterbacaan instrumen. Uji lapangan dilakukan kepada konseli SMK PGRI 1 Jombang, SMKN Mojoagung, SMAN Bareng, dan SMAN Ngoro sebanyak 395 konseli.

                                    Hasil pengembangan berdasarkan penilaian ahli bimbingan konseling dan instrumen menunjukkan sangat sesuai yang berarti inventori kondisi pribadi konseli remaja berdasarkan pendekatan REBT ini telah memenuhi kriteria baik dan diuji lebih lanjut. Hasil penilaian keterbacaan oleh konseli juga menunjukkan bahwa inventori ini mudah dipahami.Uji validitas konstruk dengan nilai KMO-MSA sebesar 0.802 dengan nilai dari setiap butir pernyataan ≥ 0.5. Inventori kondisi pribadi konseli remaja berdasarkan pendekatan REBT berupa 50 butir pernyataan valid dari 11 indikator.Sedangkan uji reliabilitas menggunakan Alpha Cronbach  menunjukkan hasil sebesar 0.809 yang berarti reliabel sehingga dapat inventori kondisi pribadi konseli remaja berdasarkan pendekatan REBT ini dapat digunakan dalam pelaksanaan program BK di SLTA.