DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Bahan Ajar Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) Bentuk Multimedia Interaktif Untuk Guru dan Siswa Sekolah Dasar Kelas VI

Irfan Prasetyo

Abstrak


ABSTRAK

 

Pemanfaatan teknologi dalam pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan dalam pendidikan saat ini masih dirasa sangat kurang, sehingga di abad ini yang telah berbaur dengan teknologimasih belum disadari bahwa kehadiran teknologi dalam dunia pendidikan memberikan dampak yang positif. Realita saat ini kebanyakan pendidik masih menggunakan bahan ajar(buku) sebagai media dalam proses belajar mengajar. Padahal jika bercermin pada si pebelajar, bahwa setiap orang memiliki gaya belajar yang berbeda-beda sehingga buku masih dirasa sangat kaku dalam memberikan informasi yang manaisinya berupa teks dan gambar saja.

Tujuan penelitian pengembangan ini membuat produk multimedia interaktif yang diperuntukkan buat guru dan siswa sekolah dasar. Dengan terciptanya produk ini, diharapkanmemberikan  kemudahan dalam menerima informasi bagi siapa saja yang memiliki gaya belajar yang berbeda, juga disisi lain produk ini memudahkan bagi guru untuk memberikan informasi kepada semua siswa tanpa terkecuali meskipun mereka memiliki gaya belajar yang berbeda. Pengembangan produk multimedia interaktif ini dapat mendorong pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan di sekolah dasar agar lebih optimal dalam proses pembelajaran, baik dari aspek motivasi dalam belajar sampai pada faktor yang mempengaruhi hasil belajar.

Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu mengacu pada desain Lee dan Owens, 5 langkah sebelum masuk pada proses pengembangan, diantaranya: (1) analisis, (2) desain, (3) pengembangan, (4) implementasi, dan (5) evaluasi.Teknik analisis data pada proses penelitian pengembangan ini menggunakan teknik deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Dengan tambahan uji efektifitas menggunakan model “One-shoot case study” untuk mengetahui tingkat keberhasilan produk yang dikembangkan.

Hasil pengembangan dalam penelitian ini merupakan materi bahan ajar PJOK yang disajikan dengan teknologi dibentuk dalam aplikasi multimedia interaktif serta dikemas menggunakan aplikasi flash, yang mana aplikasi tersebut berisikan berbagai macam, diantaranya: video, audio dan animasi. Dikemas dari materi semester 1 sampai semeter 2 pada pelajaran PJOK kelas VI. Materi tersebut,diantaranya: materi aktivitas permainan, kebugaran jasmani, senam, gerak ritmik, budaya hidup sehat, renang, dan aktivitas luar sekolah. Kemudian di dalam aplikasi ini terdapat beberapa tamplate yang disajikan seperti tamplate materi, video pembelajaran, standar kompetensi, daftar pembelajaran, quiz creator, tim pengembang, cara penggunaan,profil pengembang, pemahaman karakteristik anak sekolah dasar, dan rancangan proses pembelajaran  juga tersaji di dalam produk ini. Dari hasil analisis yang telah dilakukan oleh peneliti dengan menggunakan empat validator yaitu ahli media, pembelajaran PJOK, materi dan ahli bahasa diperoleh hasil rata-rata, untuk penilaian ahli media terhadap produk guru sebesar 98.55% dan produk siswa sebesar 95.90%. Sedangkan rata-rata dari hasil validasi ahli  pembelajaran untuk produk guru sebesar 93.75%, dan produk siswa sebesar 89.58%. Ahli materi diperoleh rata-rata untuk produk guru sebesar 95.53% dan produk siswa sebesar 92.87%.Ahli bahasa diperoleh rata-rata untuk produk guru sebesar 93.75% dan produk siswa sebesar 92.05%.Setalah hasil dari validator keseluruhan dinyatakan valid maka dilakukan uji kelompok kecil yang menghasilkan rata-rata untuk produk guru sebesar 84.16% dan produk siswa sebesar 82.00%.Kemudian tahap selanjutnya uji kelompok besar menghasilkan rata-rata produk guru sebesar 86.23% dan produk siswa sebesar 84.13%. Secara keseluruhan kedua produk dalam dua kali uji kelompok dinyatakan sangat valid, kemudian dilakukan uji efektifitas produk dengan memperoleh hasil dari katagori keefektifan dan efisiensi untuk produk guru sebesar 85.00%, kemudian dinyatakan produk menarik sebesar 100%. Sedangkan uji efektifitas untuk produk siswa dari test menggunakan quiz creator diperoleh keterangan yaitu: Pertama, Hasil belajar meningkat dan waktu belajar lebih baik dari sebelumnya sebanyak 14 orang siswa, Kedua, hasil belajar meningkat tapi waktu belajar kurang baik dari sebelumnya sebanyak 3 orang siswa, Ketiga, siswa yang selama 3 kali pertemuan hanya satu kali hasil belajarnya baik sebanyak 1 orang, dan Keempat, siswa yang tidak berkembang selama 3 kali pertemuan sebanyak 5 orang. Kemudian pernyataan dari hasil angket yang disebar untuk katagori efisien diperoleh persentase sebesar 86.54% dan katagori menarik sebesar 87.73%.

Dari hasil pengembangan dan penelitian yang dilakukan oleh peneliti maka dinyatakan bahwa produk pengembangan bahan ajar bentuk multimedia interaktif untuk guru dan siswa sekolah dasar kelas VI ini, dinyatakan layak digunakan dan mendapat predikat valid dari selama proses pengembangan kemudian setelah dilakukan rekapitulasi hasil uji efektifitas disimpulkan bahwa sebanyak 17 orang siswa dari 23 siswa, mengalami peningkatan dalam hasil belajar. Sehingga produk ini diharapkan dapat membantu pebelajar baik guru maupun siswa dalam proses belajar mengajar untuk menciptakan pendidikan jasmani yang lebih baik dalam tiga aspek (kognitif, pisikomotor, dan afektif).