DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Dampak Integrasi Asesmen Formatif dalam Problem Based Learning terhadap Keterampilan Berpikir Kritis dan Prestasi Belajar IPA Siswa.

Agustina Dobe

Abstrak


ABSTRAK

 

Pendidikan abad 21 menuntut siswa untuk memiliki berbagai kemampuan dan keterampilan agar mampu hidup dalam perkembangan dunia yang terus berubah. Kemampuan dan keterampilan siswa ditunjukkan dengan prestasi belajar yang diperolehnya.  Hasil perolehan rata-rata ujian nasional terutama mata pelajaran IPA pada siswa SMP Negeri Maukaro selama tiga tahun terakhir berturut-turut masih sangat rendah yakni belum mencapai standar terendah yang ditetapkan pemerintah yakni 5,0. Rendahnya prestasi belajar siswa menunjukkan kemampuan siswa dan proses pembelajaran yang dilakukan belum dioptimalkan. Pembelajaran dapat dioptimalkan dengan menggunakan model, pendekatan, metode, strategi yang tepat. Salah satu model dan strategi pembelajaran yang mampu memfasilitasi siswa untuk melatih keterampilan berpikir kritis dan meraih prestasi belajar yang lebih baik adalah problem based learning dan asesmen formatif.

Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui pengaruh integrasi asesmen formatif dalam problem based learning terhadap keterampilan berpikir kritis dan prestasi belajar IPA siswa. Rancangan penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan Pretest-Posttest Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VII yang terdapat di kecamatan Maukaro. Sampel penelitian adalah siswa kelas VII.1 sebagai kelas kontrol dan kelas VII.2 sebagai kelas eksperimen. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan uji ancova setelah dilakukan uji prasyarat analisis.

Hasil uji ancova keterampilan berpikir kritis diperoleh F hitung sebesar 5.474 dengan p value = 0,025 < 0,05, dan hasil uji ancova prestasi belajar diperoleh F hitung sebesar 4.278 dengan p value sebesar 0,000 < 0,05. Berdasarkan hasil uji ancova tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan pengaruh keterampilan berpikir kritis dan prestasi belajar antara siswa yang dibelajarkan dengan integrasi asesmen formatif dalam PBL dengan siswa yang dibelajarkan dengan PBL tanpa asesmen. Perbedaan pengaruh ini juga ditunjukkan pada perbedaan persentase peningkatan skor keterampilan berpikir kritis siswa kelas eksperimen adalah 114,65% > dari kelas kontrol yang peningkatan presentasenya sebesar 70,87% dan pada prestasi belajar memperoleh peningkatan hasil sebesar 46,32% pada kelas eksperimen dan 31,44% pada kelas kontrol.  Hasil ini menunjukkan penerapan integrasi asesmen formatif dalam model PBL lebih baik daripada PBL tanpa asesmen formatif.