DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Higiene Sanitasi di Unit Produksi Jasa Boga Siswa SMK di Sulawesi Utara.

Jenny Christien Tambahani

Abstrak


ABSTRAK

 

Jenny Christien Tambahani. 2017. Penerapan Higiene Sanitasi di Unit Produksi Jasa Boga Siswa SMK di Sulawesi Utara. .Disertasi, Pendidikan Kejuruan. Pascasarjana Universitas Negeri Malang. .Pembimbing : (I) Prof. Dr. Djoko Kustono, M.Pd., (II) Dr. Purnomo, M.Pd., (III) Dr. Rina Rifqie Mariana, MP.

 

Kata Kunci : Penerapan Higiene Sanitasi, Unit Produksi Jasa Boga, Siswa SMK

 

Pendidikan Menengah Kejuruan secara fungsional bertujuan untuk menyiapkan individu peserta didik menjadi tenaga kerja yang profesional dan juga siap untuk dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Kurikulum pendidikan kejuruan distandarkan oleh pemerintah sebagai acuan pelaksanaan pembelajaran di SMK. Pendidikan Kejuruan bertujuan untuk meningkatkan kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut sesuai dengan kejuruannya Bidang Keahlian. Tata Boga merupakan salah satu bidang keahlian yang dikembangkan pada Sekolah Menengah Kejuruan di Indonesia. Kurikulum SMK tahun 2013 Bidang Keahlian Tata Boga termasuk dalam kelompok program produktif yang meliputi beberapa mata pelajaran, salah satunya adalah mata pelajaran Menerapkan K3 dan Higiene-Sanitasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) pengaruh yang signifikan penerapan higiene sanitasi di unit produksi sekolah terhadap lingkungan sekolah, (2) pengaruh penerapan higiene sanitasi terhadap pengetahuan higiene sanitasi, dan (3) pengaruh yang signifikan penerapan higiene sanitasi di unit produksi sekolah terhadap sikap higiene sanitasi siswa di Sekolah Menengah Kejuruan Sulawesi Utara.

Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dengan pendekatan Ex Post Facto, dengan fokus untuk mengungkap pengaruh suatu kejadian pada waktu yang lalu. Teknik analisis dalam penelitian ini menggunakan analisis Chi-Square dan Regresi Logistik.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) terdapat pengaruh yang signifikan penerapan prinsip higiene sanitasi terhadap lingkungan sekolah, (2) terdapat pengaruh yang signifikan penerapan higiene sanitasi terhadap pengetahuan higiene sanitasi, (3) terdapat pengaruh yang signifikan penerapan higiene sanitasi terhadap sikap higiene sanitasi, dan (4) variabel yang sangat dominan berpengaruh secara signifikan pada penerapan higiene sanitasi adalah pengetahuan higiene sanitasi. Berdasarkan hasil penelitian, ada beberapa hal yang perlu disampaikan : (1) bagi siswa, walaupun ada pengaruh yang signifikan penerapan higiene sanitasi terhadap lingkungan sekolah hal ini belum maksimal dan masih perlu untuk ditingkatkan, (2) bagi siswa, walaupun ada pengaruh yang signifikan penerapan higiene sanitasi terhadap sikap higiene sanitasi tetapi masih dalam kategori sedang  (68,8%)  sehingga masih perlu untuk ditingkatkan juga agar penerapan higiene sanitasi saat melaksanakan praktik akan lebih lebih baik dan memberikan hasil yang baik pula, (3) bagi guru, walaupun penerapan higiene sanitasi di unit produksi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pengetahuan dan lingkungan sekolah, guru masih perlu meningkatkan  hubungan yang baik dengan siswa, sehingga dapat tercipta lingkungan sekolah yang kondusif yang dapat meningkatkan semangat belajar siswa di sekolah, (4) bagi sekolah, agar dapat meningkatkan sarana dan prasana sekolah agar siswa memiliki sikap yang lebih baik dalam penerapan higiene sanitasi saat melaksanakan praktik di sekolah. Jika sekolah memiliki sarana dan prasarana yang lengkap dan sesuai standar, siswa akan memiliki semangat untuk melaksanakan praktik yang lebih baik.