DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Instrumen Penilaian Technical SkillPada Praktikum Pemrograman Web Siswa SMK.

RAFIQA DUROTUL MAKNUNA

Abstrak


RINGKASAN

 

 

Maknuna, Rafiqa Durotul. 2016. Pengembangan Instrumen Penilaian Technical SkillPada Praktikum Pemrograman Web Siswa SMK. Tesis. Pendidikan Kejuruan, Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Prof. Dr. Amat Mukhadis, M.Pd.,  (II) Dr. Ir. Syaad Patmanthara, M.Pd.

 

Kata kunci: Instrumen penilaian, Technical skill, Web.

 

Penilaian Technicalskill padapraktikum pemrograman web pada aspek kognitif dan psikomotorik masih belum banyak dilakukan oleh guru,  pedoman penyekoran penilaian dalam instrumen penilaian tidak jelas sehingga sukar digunakan, dan instrumen penilaian belum memenuhi syarat validitas dan reliabilitas sehingga terdapat kecenderungan memberikan nilai yang terlalu tinggi atau sebaliknya. Oleh karena itu, perlu dikembangkan instrumen penilaian technical skill yang dilakukan dalam kegiatan praktikum pemrograman web sehingga penilaian yang dilaksanakan berperan terhadap kompetensi belajar siswa.Penelitian ini bertujuan untuk, (1) mengembangkan prototipe model instrumen penilaian technical skill siswa pada praktikum pemrograman web, (2) menguji kelayakan prototipe instrumen penilaian yang dapat digunakan untuk mengukur keterampilan technical skill siswa SMK pada praktikum pemrograman web, dan (3) menguji efektivitas prototipe instrumen penilaian technical skill siswa pada praktikum pemrograman web.

Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan Metode Research and Development (R&D) yang mengadaptasi model penelitian pengembangan 4-D. Prosedur penelitian ini meliputi (1) Define: studi pendahuluan; (2) Design: menentukan spesifikasi instrumen, menulis instrumen, menentukan skala instrumen, menentukan sistem penskoran; (3) Develop: mentelaah instrumen, melakukan ujicoba, menganalisis hasil ujicoba, merakit instrumen, melaksanakan pengukuran, menafsirkan hasil pengukuran; (4) Desseminate. Subyek uji coba produk adalah guru dan peserta didik kelas X SMKN 6 Malang, SMKN 11 Malang, dan SMKN 3 Malang berjumlah 90 siswa untuk uji lapangan, dan 10 siswa untuk uji coba terbatas. Kelayakan produk divalidasi oleh dua orang ahli evaluasi dan 1 praktisi. Uji coba lapangan yaitu digunakan untuk mengetahui efektivitas produk yang dikembangkan. Dengan membandingkan skor  postest antara kelompok yang menggunakan instrumen penilaian technical skill siswa dengan kelompok yang tidak menggunakan instrumen penilaian technical skill. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data terdiri atas pedoman wawancara digunakan untuk menganalisis kebutuhan, lembar validasi ahli digunakan untuk mengukur validitas isi, lembar observasi keterampilan pemrograman web digunakan untuk mengestimasi reliabilitas, angket respon pengguna instrumen digunakan untuk mencari tingkat kepraktisan instrumen penilaian technical skill dan Tes yaitu nilai hasil pretest dan posttest.

 Instrumen penilaian yang dihasilkan dikemas dalam bentuk buku materi pemrograman web kelas X Semester 1. Validasi ahli, uji coba terbatas, dan uji coba lapangan menunjukkan bahwa produk yang dihasilkan layak untuk digunakan dalam pembelajaran praktikum pemrograman web.  Berdasarkan hasil validasi pada uji coba, diperoleh rata-rata validasi sebesar 95,14 % dan nilai Cronbach Alpha 0,75. Hasil analisis nilai pretest dan posttest di tiga sekolah juga menunjukkan bahwa instrumen penilaian technical skill efektif digunakan dalam pembelajaran. Hal ini ditunjukkan dengan nilai rata-rata kelas eksperimen lebih tinggi dari kelas kontrol, hasil  analisis data menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol, dan berdasarkan hasil angket respon pengguna menunjukkan respon positif pada pengembangan instrumen penilaian technical skill pada pemrograman web dengan rata-rata angket respon pengguna sebesar 90,83%.

Saran pemanfaatan produk, Pertama, guru Pemrograman web disarankan agar menerapkan produk instrumen penilaian technical skill untuk mengembangkan keterampilan siswa pada materi pemrograman web yang lain. Kedua,  produk instrumen penilaian technical skill hasil pengembangan ini disarankan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh guru pemrograman web sebagai pedoman untuk mengembangkan penilaian technical skill. Ketiga, guru agar benar-benar memperhatikan arti dari setiap skor yang akan diberikan terhadap seluruh indikator-indikator penilaian yang dicapai. Keempat, Ketika menggunakan rubrik ini, guru hendaknya melakukan stimulasi terdahulu kepada siswa dengan memberikan informasi terkait keterampilan terpenting apa saja yang hendak dinilai agar keterampilan-keterampilan tersebut dapat dimunculkan.