DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Kadar Beban Kognitif dan Gaya Belajar Terhadap Hasil Belajar pada Pembelajaran Multimedia. (Disertasi)

Fransisca Haryanti Chandra

Abstrak


Pembelajaran multimedia memanfaatkan dua saluran modalitas visual dan auditori. Dalam pembelajaran multimedia sering dijumpai kondisi dimana terjadi kelebihan beban kognitif. Salah satu media yang saat ini banyak dipakai oleh pengajar  adalah PowerPoint. Dalam pembelajaran menggunakan PowerPoint sering dijumpai keadaaan dimana slide hanya berisi tulisan saja atau tulisan dengan gambar yang tidak relevan, hal ini tentunya menimbulkan kelebihan beban kognitif.

Tujuan penelitian ini untuk menginvestigasi pengaruh kadar beban kognitif dan gaya belajar VAK (Visual, Auditori, Kinestetik) terhadap hasil belajar baik secara secara sendiri-sendiri maupun dalam pembelajaran multimedia, yang dalam hal ini menggunakan PowerPoint. Penelitian ini menggunakan rancangan quasi-eksperimen, Nonequivalent Alternate Groups Posttest-Only Design. Subjek  adalah mahasiswa STTS (Sekolah Tinggi Teknik Surabaya) semester IV yang sedang mengambil mata Kuliah Sistem Informasi Manajemen (SIM), yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Kelompok kontrol dan kelompok eksperimen masing-masing mempelajari modul PowerPoint dengan kadar beban kognitif tinggi (hanya berisi tulisan), dan modul PowerPoint dengan kadar beban kognitif rendah (berisi tulisan dan gambar). Pada awal eksperimen dilakukan tes untuk mengetahui gaya belajar VAK dari subjek. Modul PowerPoint digunakan untuk belajar mandiri (self-paced learning). Hasil belajar adalah hasil tes retensi yang dilakukan dengan menggunakan bantuan komputer. Hasil belajar dianalisa dengan metode Analisa Varians (ANAVA) Dua Jalur.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan yang siginifikan hasil tes retensi antara kelompok yang mempelajari PowerPoint dengan kadar beban kognitif rendah dan kadar beban kognitif tinggi. Sedangkan berdasarkan gaya belajar VAK perbedaan hasil tes retensi tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan. Selanjutnya secara bersama-sama kadar beban kognitif dan gaya belajar keduanya mempengaruhi hasil belajar dalam hal ini hasil tes retensi.

Bertitik tolak dari temuan penelitian ini, berikut beberapa saran yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran multimedia dengan menggunakan PowerPoint adalah (1) Dalam mendesain pembelajaran menggunakan PowerPoint seyogyanya pengajar mengimplementasikan teori beban kognitif. (2) Menyusun buku panduan bagi pengajar untuk mendesain modul PowerPoint sesuai dengan teori kognitif pada pembelajaran multimedia, (3) Untuk penelitian selanjutnya diukur pengetahuan sebelumnya (prior knowledge), (4) Hasil belajar yang diukur bukan hanya hasil tes retensi tetapi hasil tes transfer, (5) Hasil belajar yang diukur ditinjau dari segi efficiency (efisiensi) yang biasanya diukur melalui rasio antara keefektifan dan jumlah waktu yang dipakai pebelajar dan/atau jumlah biaya pembelajaran yang digunakan, (6) Untuk mengakomodasi pebelajar dengan gaya belajar auditori dalam penelitian selanjutnya menggunakan modul PowerPoint yang menggunakan narasi.

Abstract:

 

Multimedia learning utilizes the two modality channels of visual and auditory. In multimedia learning we often encounter conditions where there is cognitive overload. One of the mediums educators often use is PowerPoint. In many PowerPoint-based learning, we often see slides containing only text, or slides full of graphics and text that are not relevant to the material, a situation which creates cognitive overload.

The purpose of this study is to investigate the effects of cognitive load levels and learning VAK styles (Visual, Auditorial, Kinesthetic) on learning outcomes, specifically in PowerPoint-based multimedia learning. This study employs a quasi-experiment, nonequivalent alternate groups posttest-only design. Subjects were STTS (Sekolah Tinggi Teknik Surabaya) fourth semester students who were enrolled in the Management Information Systems course. Subjects were divided into two groups, experiment group and control group. The control group learned from PowerPoint modules with high cognitive load level (text-only) while the experiment group learned from PowerPoint modules with low cognitive load level (text and graphics). Prior to the main experiment, a test was carried out to determine the students's VAK learning styles. The PowerPoint modules were delivered as self-paced learning modules. The learning outcomes were measured using computer-assisted retention test. The results were analyzed using the Two-Way Analysis of Variance method (ANOVA).

The experiment results showed that there is statistically significant differences between retention test scores of groups learning low cognitive load PowerPoint modules compared to those learning high cognitive load PowerPoint modules. However there were no significant differences in retention test scores between the three VAK learning styles. Furthermore, the interaction between cognitive load level and learning styles is shown to affect the learning outcomes, as measured by retention test.

Based on the findings, here are a few recommendations on how to improve the quality of PowerPoint-based multimedia learning: (1) When designing PowerPoint-based learning material, educators should utilize the cognitive load theory to minimize the cognitive load level of the material, (2) Provide a guide for educators to design PowerPoint modules according to the multimedia learning theory, (3) Future studies need to pay closer attention on the effect of prior knowledge, (4) Future studies should use transfer test in addition to retention test to measure learning outcomes, (5) Future studies should explore the learning efficiency of the groups, which is usually expressed as a ratio of learning effectiveness to the cost and the length of learning, (6) Accommodate auditorial learners by using narration in PowerPoint modules.

 


Teks Penuh: DOC PDF