DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Kinerja Kepala Sekolah Perempuan Dalam Melaksanakan Supervisi Pengajaran (Studi Multi Situs pada SMK Negeri 1 Sooko dan SMK Negeri 1 Kemlagi Kabupaten Mojokerto). (Tesis)

Wawang Heru Djajanto

Abstrak


Kepemimpinan Kepala Sekolah Perempuan masih menjadi isu menarik. Keberhasilan kepala sekolah perempuan sering tidak dianggap sebagai prestasi melainkan disebabkan adanya kebetulan yang menguntungkan saja sehingga keberhasilannya kurang mendapat pengakuan.

Dalam menyikapi hal tersebut Kabupaten Mojokerto memberikan catatan tersendiri bahwa sebagai lembaga formal pembinaan profesional guru dan menjadi garapan bagi kepala sekolah perempuan. Sekolah Menengah Kejuruan adalah pendidikan formal yang merupakan dasar terbentuknya generasi muda sebagai generasi penerus bangsa. SMK Negeri 1 Sooko dan SMK Negeri 1 Kemlagi, masing-masing dipimpin oleh seorang kepala sekolah perempuan. Dalam pelaksanaan tugasnya, kepala sekolah perempuan bekerja sama dengan seperangkat anggotanya untuk mewujudkan tujuan lembaga melalui berbagai macam kegiatan diantaranya kegiatan belajar mengajar.

Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan kinerja kepala sekolah perempuan dalam melaksanakan supervisi pengajaran dan kemampuan kepala sekolah sebagai pemimpin pengajaran sekaligus sebagai supervisor dalam segi pengembangan profesional guru serta menggerakkan berbagai macam aktivitas guru dalam mengajar, mendidik para siswa, serta mempengaruhi anggotanya dalam upaya melaksanakan dan mengembangkan program kerja yang sudah ditetapkan.

Penelitian ini difokuskan pada (1) Bagaimana proses pelaksanaan supervisi oleh kepala sekolah perempuan, (2) Bagaimana pendekatan supervisi yang digunakan oleh kepala sekolah perempuan dalam melaksanakan supervisi pengajaran, (3) Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi supervisi yang dilakukan oleh kepala sekolah perempuan dan upaya meminimalisasi permasalahan yang timbul.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi multi situs. Data diperoleh melalui informan kunci yang dipilih berdasarkan proporsif sampling yang dipadukan dengan snowball sampling yaitu proses pencarian data dari informan yang satu bergulir ke informan yang lain atas saran saran informan sebelumnya sesuai dengan data kebutuhan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observsasi dan dokumentasi.

Teknik analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi dengan menggunakan analisis dalam situs dan analisis lintas situs dengan teknik komparasi konstan. Pengecekan keabsahan data dilakukan bersama-sama pengumpulan data, setelah semua data terkumpul, selanjutnya diterapkan triangulasi, membercheck dan pendapat para ahli.

Dari hasil penelitian ini dapat ditemukan sebagai berikut: Pertama: pengorganisasian pengajaran yang dilakukan oleh kepala sekolah perempuan meliputi pengembangan kurrikulum, penyusunan program, penyusunan persiapan mengajar, dan kegiatan pembelajaran. Kedua: pelaksanaan supervisi pengajaran yang dilakukan oleh kepala sekolah perempuan meliputi observasi kelas yang ditindaklanjuti dengan penyelesaian masalah serta memonitor kemajuan siswa. Ketiga: Untuk menciptakan iklim pengajaran yang kondusif, kepala sekolah perempuan melakukan upaya-upaya memotivasi belajar siswa, memberikan penghargaan atas keberhasilan siswa, guru yang berpotensi, serta melibatkan peranserta orang tua / wali murid dalam mendorong semangat belajar, penyelesaian masalah siswa dan pengembanagan sarana dan prasarana. Keempat: Upaya yang dilakukan dalam pembinaan profesional guru meliputi penyelenggaraan penyegaran oleh kepala sekolah, penataran dan pendidikan pelatihan.

Berdasarkan temuan penelitian ini disarankan (1) kegiatan belajar mengajar hendaknya disupervisi oleh Kepala Sekolah secara intensif dan berkesinambungan, (2) hendaknaya Pengawas Sekolah bisa meningkatkan pembinaan profesional guru, (3) Kepala Sekolah bendaknya mau melakukansupervisi pengajaran untuk meningkatkan mutu, proses dan hasil pendidikan, (4) berdasarkan hasil penelitian ini hendaknya dapat dikembangkan penelitian lanjutan dengan aspek yang lebih luas, (5) disarankan kepada pemerintah sebagai pembuat kebijakan agar dapat mempertimbangkan aspek gender, sebab Kepala Sekolah perempuan tidak berbeda dengan laki-laki dalam menjalankan tugas dan pencapaian prestasi.

 

Abstract:

A Woman Principals Leadership still become issue draw, a woman principals efficacy often unconsidered to be achievement but caused a coincidence existence just profiting so that's efficacy often less get confession.

In order to follow up statement, Multiciplicy Mojokerto give separate note that as formal institute of supervision of teacher professional and become duty by a woman principals. A Vocational High School is a formal education representing base forming of the young generation of the nation.

State Vocational High  School 1 Sooko and State Vocational High  School 1 Kemlagi Multiciplicy Mojokerto, each led by a woman principal. In a duty, the woman principals cooperate with their member to realize target through assorted of activity about learn to teach.

The study is aimed at describing woman principal performance in executing principals ability and instruction supervision as instruction leader at one blow as supervisor in professional development facet learn and also move assorted of activity learn in teaching, educating all student, and also influence their member in effort executing and developing program work specified.

This study is focussed an the performance of woman principals with the following research problems: ( 1) How execution process supervise by woman principals schools, ( 2) How supervision approach used by woman principal in executing instruction supervision, ( 3) Any kind factors of influencing supervision done by woman principal and minimalize strive out problems.

The study used qualitative approach with a multi sites studies design. The data obtained from key informants chosen by proporsif sampling and snowball sampling. The data collection technique were interview, observation and documentation. Data analysis technique was taken trough data reduction, stages, data presentation, and verification using in-sites analysis and cross-sites analysis with constant comparison technique. Data validity check was doe while obtaining the data. After all of the data needed were gathered, the researcher performanced triangulation, performanced membercheck, and listened to opinion from expert.

The study result showed: First: Organization of instruction done by woman principal about development curriculum, compile the program, compilation of preparation teach and the study activity. Second: execution of instruction done by woman principal about observation of class and following with the problem solving through the directed to see a student progress. Third: To create climate of instruction which conducsif, a woman principal do efforts motivate to learn student, giving appreciation for student by parents efficacy, teacher which have the potency, and also entangle participation of pupil in keeping up spirits to learn, problem solving of student and developing of materials. Fourth: Strive performed within construction of professional of teacher about management of refreshing by principals, upgrading and study comparative.

Based on the study, there are some suggestion (1) study activity more optimal. (2) activity of extra curricular improved to train student independence at one blow as recreation medium for student, (3) shall professional teacher improved to remember elementary school in country side as represent by socialize, (4) for the development discipline of management science education, based on the result can be developed by a continuation research with broader aspect, (5) suggested to the government as policy maker can consider aspect of gender, because woman principals not differ from men in run their duty and attainment of achievement.

Can consider aspect of gender, because woman principals not differ from men in run their duty and attainment of achievement.