DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Musik dan Gaya Belajar terhadap Hasil Belajar Puisi Matapelajaran Bahasa Indonesia Siswa Kelas X Sma Bakti Ponorogo.

Agung Pramono

Abstrak


PENGARUH MUSIK DAN GAYA BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR PUISI MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS X SMA BAKTI PONOROGO

 

ABSTRAK

Pramono, Agung. 2009. Pengaruh Musik dan Gaya Belajar terhadap Hasil Belajar Puisi Matapelajaran Bahasa Indonesia Siswa Kelas X Sma Bakti Ponorogo. Disertasi Program Studi Teknologi Pembelajaran, Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang, Pembimbing 1. Prof. Dr. H. M. Dimyati, 2. Prof. Dr. I Wayan Ardhana, M.A. 3. Prof. Dr. I Nyoman S. Degeng, M.Pd.

 

Kata kunci: musik, gaya belajar, hasil belajar, puisi

            Pembelajaran merupakan proses pengembangan sikap dan kepribadian siswa melalui berbagai tahap dan pengalaman. Dalam pencapaian sasaran memerlukan metode dan media sebagai alat untuk menjelaskan pokok bahasan dalam pengembangan sikap dan kepribadian siswa tersebut. Metode yang digunakan haruslah sesuai dengan pokok bahasan yang diajarkan. Guru bisa melakukan kombinasi metode dan melengkapi dengan media tertentu termasuk di dalamnya musik.

Musik merupakan bahasa yang universal. Musik merupakan bahasa yang melintasi batas-batas usia, jenis kelamin, ras,agama,  dan kebangsaan. Musik muncul di semua tingkat pendapatan, kelas sosial, prestasi pendidkan. Dengan multi modal stimulus yang dimiliki musik, maka musik mudah diterima oleh indera pendengaran setiap orang. Dengan demikian musik mampu memberikan motivasi bagi siswa dalam proses pembelajaran.

Setiap siswa mempunyai gaya belajar yang berbeda. Terdapat tiga modalitas gaya belajar, yaitu: auditori, kinestetik, dan visual. Berdasarkan jenis gaya belajar yang dimiliki oleh siswa peneliti  akan membandingkan pengaruh dari kedua jenis musik pada ketiga gaya belajar dalam pencapaian hasil belajar puisi siswa. Hal ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana  musik dan gaya belajar mampu mempengaruhi  hasil pembelajaran puisi.

Penelitian ini melibatkan kelompok siswa kelas X SMA Bakti Ponorogo yang terpilih secara random dari enam kelas yang seimbang. Dari enam kelas terpilih secara random dua kelas perlakuan yaitu kelas X1 sabagai kelas perlakuan musik lagu dan kelas X4 sebagai kelas perlakuan musik instrumental

Sebelum pelaksanaan eksperimen, terlebih dulu dilakukan tes untuk menentukan gaya belajar setiap siswa baik di kelas X1 maupun kelas X4. Model tes gaya belajar yang dipakai  mengacu pada instrumen yang dibuat oleh Bobbi de Porter.

Sejalan dengan hipotesis, penelitian ini menggunakan desain eksperimen kuasi dengan rancangan pretes-postes, nonequivalent control group desain. Selain menguji perbedaan dalam penelitian, penelitian ini juga berusaha mengungkapkan adanya hubungan sebab akibat dari satu perlakuan terhadap hasil belajar.

Analisis varian yang digunakan dalam penelitian ini dapat dijelaskan dengan desain faktorial 2x3. Desain faktorial ini diartikan sebagai struktur penelitian yang di dalamnya terdapat dua variabel bebas atau lebih yang diperhadapkan untuk menguji akibat-akibat yang mandiri yang interaktif terhadap variabel bebas.

Penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara siswa yang diajar dengan media musik instrumental dan lagu. Pada analisis uji beda gaya belajar terhadap hasil belajar ternyata terdapat perbedaan yang signifikan. Hipotesis mengenai adanya perbedaan prestasi belajar siswa yang diajar dengan lagu dan yang diajar dengan musik instrumental menunjukkan nilai  Fhitung =82,641 > F tabel =4,01 dengan taraf signifikan kurang dari 0,05. Mengenai  perbedaan hasil belajar puisi siswa dengan gaya belajar yang berbeda Uji hiipotesis menunjukkan nilai  Fhitung =13,974 > Ftabel=4,01 dengan taraf signifikan kurang dari 0,05 (pFtabel=4,01 dengan taraf signifikan kurang dari 0,05 (p