DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Hubungan Pemberdayaan Guru dan Motivasi Kerja dengan Kinerja Guru Profesional SMK Negeri di Kota Malang

Djonni Bangun

Abstrak


ABSTRAK

 

 

Bangun, Djonni. 2009. Hubungan Pemberdayaan Guru dan Motivasi Kerja dengan Kinerja Guru Profesional SMK Negeri di Kota Malang. Tesis, Program Studi Pendidikan Kejuruan, Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. H. Djoko Kustono, M.Pd., (II)            Dr. Syarif Suhartadi, M.Pd

 

Kata kunci: pemberdayaan, motivasi kerja, dan kinerja guru

 

Penelitian ini dilakukan untuk melihat guru SMK Negeri di Kota Malang yang lulus sertifikasi, apakah juga ditunjukkan dengan adanya peningkatan kinerja sejalan dengan kegiatan pemberdayaan dan motivasi kerja guru yang telah dilakukan sekolah, sehingga mutu pendidikan akan juga meningkat. Pemberdayaan dan motivasi kerja yang dilakukan guru maupun pimpinan sekolah guna meningkatkan kinerja guru SMK Negeri di Kota Malang belum diketahui, sehingga penelitian ini perlu dilakukan.

Rumusan masalah penelitian ini adalah Bagaimanakah pemberdayaan guru, motivasi kerja, dan kinerja guru profesional SMKN di Kota Malang?,             Apakah ada hubungan pemberdayaan guru dengan kinerja, motivasi kerja dengan kinerja dan pemberdayaan guru dan motivasi kerja dengan kinerja guru profesional SMKN di Kota Malang?. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah korelasional dengan teknik survey. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pemberdayaan guru, motivasi kerja, dan kinerja guru profesional SMKN di Kota Malang.

Hasil dari  riset ini menunjukkan bahwa: (1) Pada umumnya guru professional SMKN di kota Malang merasakan bahwa pemberdayaan guru yang  dialami sekarang ini masih dalam kategori sedang, sehingga masih perlu peningkatan. Peran kepala sekolah sangat menentukan dalam pemberdayaan guru, disamping memberdayakan juga harus selalu memberi pembinaan secara profesional. Pemberdayaan guru meliputi peningkatan kemampuan guru dan pemberian kewenangan. Sebagai individu yang sudah menyandang predikat sebagai guru professional, mempunyai konsekuensi yang harus pula dijalani;            (2) Motivasi kerja guru profesional SMK Negeri di Kota Malang pada umumnya tergolong berkategori sedang. Seperti halnya pemberdayaan motivasi kerja guru professional ini masih perlu ditingkatkan. Ada tiga faktor yang mempengaruhi motivasi kerja guru yaitu motif, harapan, dan insentif; (3) Kinerja guru professional SMKN di Kota Malang pada umumnya berkategori baik. Kinerja guru professional dipengaruhi oleh beberapa aspek kompetensi, yaitu                          (a) penguasaan substansi bidang studi dan metodologi keilmuannya,                         (b) penguasaan struktur dan materi kurikulum bidang studi, (c) menguasai dan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi (ICT) dalam pembelajaran, (d) pengorganisasian materi kurikulum bidang studi, dan (e) peningkatan kualitas pembelajaran melalui penelitian tindakan kelas: (4) Hubungan pemberdayaan dengan kinerja guru profesional SMK Negeri di Kota Malang adalah signifikan dengan r = 0,732. Besar kecilnya kontribusi variable X1 terhadap Y dinyatakan dengan koefisien determinan = r2 x 100% atau 53,58 % Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi seorang guru melakukan pemberdayaan terhadap profesi guru, maka semakin meningkatkan kinerjanya. Pemberdayaan yang ada pada guru di antaranya dilakukan melalui peningkatan kemampuan guru dan pemberian kewenangan dalam mengembangkan diri dalam mendukung profesi gurunya;            (5) Hubungan motivasi kerja dengan kinerja guru professional SMK Negeri di Kota Malang adalah signifikan dengan r = 0,797. Besarnya kontribusi variable motivasi kerja terhadap kinerja guru sebesar 63,52%, sisanya 36,48% ditentukan oleh variabel lain. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi seorang guru memiliki motivasi terhadap profesi guru, maka semakin meningkat kinerjanya. Motivasi yang ada pada guru dipengaruhi oleh motif, harapan, dan insentif yang didapatkan guru; (6) Hubungan secara simultan pemberdayaan dan motivasi kerja guru dengan kinerja guru professional SMK Negeri di Kota Malang berpengaruh secara signifikan. Besar kecilnya kontribusi secara bersama-sama (simultan) sebesar 83,3% dan sisanya 16,7% ditentukan oleh faktor-faktor lain. Faktor lain  misalnya: kepemimpinan, iklim organisasi, etos kerja, budaya organisasi, kompetensi, kepuasan, loyalitas, pelayanan, negosiasi, mutu, produktifitas, bauran di pasaran, dan lainnya.

Dinas Pendidikan Kota Malang dan Kepala Sekolah SMK Negeri di Kota Malang, agar mendukung dan memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi para guru untuk melakukan peningkatan pemberdayaan terkait dengan fungsi dan tugas profesi guru. Bagi peneliti berikutnya untuk melakukan penelitian lebih lanjut dengan mengkaji kinerja guru pada jurusan yang lebih spesifik sehingga menambah cakrawala dan wawasan lebih luas.