DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Analisis Filogeni Tarsius tarsier Form Buton dengan Beberapa Spesies Tarsius dari Sulawesi Tengah, Sumatera-Kalimantan, dan Filipina Atas Dasar Gen MT-CO2 sebagai Bahan Pengembangan Buku Panduan Penelitian Mata Kuliah Genetika II Di Univ. Negeri Malang

AHMAD FAUZI

Abstrak


Tarsius tarsier form Buton merupakan salah satu spesies tarsius yang masih hidup hingga saat ini. Habitatnya berada di Pulau Buton, Pulau satelit yang berada di tenggara Sulawesi. Status konservasi spesies ini terancam punah karena penebangan hutan skala besar yang terjadi di Pulau Buton. Belum ada penelitian yang mengkaji posisi T. tarsier form Buton dengan spesies tarsius lain. Oleh karena itu, pada penelitian ini, dilakukan kajian analisis filogeni T. tarsier form Buton dengan beberapa spesies dari Sulawesi Tengah, Sumatera-Kalimantan, dan Filipina atas dasar gen MT-CO2. Proses dan hasil penelitian analisis filogeni tersebut kemudian dijadikan bahan dalam pengembangan buku panduan penelitian klasikal pada mata kuliah Genetika II FMIPA UM. Buku panduan yang dikembangkan tidak hanya berisikan panduan penelitian klasikal, namun juga memuat panduan penelitian proyek pada mata kuliah Genetika II. Dengan demikian, tujuan penelitian ini adalah untuk merekonstruksi pohon filogeni T. tarsier form Buton dengan beberapa spesies dari Sulawesi Tengah, Sumatera-Kalimantan,dan Filipina serta mengembangkan buku panduan penelitian untuk mata kuliah Genetika II di FMIPA UM.

Penelitian filogeni T .tarsier form Buton menggunakan metode deskriptif eksploratif. Tahapan penelitiannya terdiri dari survai awal, pengambilan dan perlakuan sampel, ekstraksi dan purifikasi DNA, uji hasil isolasi DNA, amplifikasi gen MT-CO2, analisis hasil amplifikasi gen MT-CO2, sekuensing amplikon gen MT-CO2, dan analisis hasil sekuensing. Metode penelitian pengembangan buku panduan penelitian mengacu pada model pengembangan ADDIE. Empat dari lima tahapan ADDIE dilakukan pada penelitian pengembangan ini, yaitu analysis, design, development, dan  evaluation.

Hasil analisis filogeni yang diperoleh pada penelitian ini menunjukkan bahwa T. tarsier form Buton memiliki hubungan kekerabatan yang lebih dekat dengan spesies-spesies tarsius yang habitatnya berada di Sulawesi Tengah. Hasil uji validasi buku panduan penelitian pada penelitian yang dilakukan oleh ahli materi, ahli media, dan praktisi pembelajaran secara berturut-turut adalah 97,86%, 90,16% dan 98,4%, sedangkan hasil uji coba awal adalah 87,4%. Dengan demikian, buku panduan penelitian yang dikembangkan pada penelitian ini valid dan layak digunakan.