DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENERAPAN GUIDED DISCOVERY LEARNING BERBASIS OBSERVASI LAPANGAN PADA MATERI KERUSAKAN LINGKUNGAN HIDUP UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS XI IPS 3 SMA A. WAHID HASYIM TEBUIRENG JOMBANG

Ika Yunita Indrawati

Abstrak


ABSTRACT

 

Aisyiyah, Liza Iftitah. 2016. Analisis Perbedaan Hasil Pengamatan Fitting Factor Blus Pas Badan Ukuran XL Menggunakan Sistem Pola So-En Modifikasi dengan Sistem Pola PSMI. Skripsi. Jurusan Teknologi Industri, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Anik Dwiastuti, S.T., M.T., (II) Dra. Endang Prahastuti, M.Pd.

Kata Kunci: FittingFactor, Blus Pas Badan, Sistem Pola So-EnModifikasi, Sistem Pola PSMI

Sistem pola So-En merupakansalah satu sistem pola dari Jepang yang cukup populer dan banyak digunakan secara universal.Sistem pola PSMI merupakan modifikasidari sistem pola Danckaerts yangditerapkan di LKP (LembagaKursusdanPelatihan) bidangmenjahit dan menjadi standar untuk ujian negara yang diikuti oleh LKP bidang menjahit. Perbedaan antara So-En dengan PSMI, di antaranya: langkahpembuatanpola, jumlah ukuran yang dibutuhkan dalam membuat pola, bentuk tengahmukapola, serta ada atau tidaknya kupnat bahu.Menurut hasil survei di beberapaLKPbidangmenjahit di Malang danBangil, Pasuruan; sistem So-En dan PSMI cukup bagus diterapkan pada wanita bertubuh ideal, sehingga peneliti ingin mengetahui perbedaan kedua sistem pola tersebut untuk wanita bertubuh besar (XL).

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui perbedaan yang signifikan pada hasilpengamatanfitting factor blus pas ba¬dan ukuran XL yang menggunakan sistem pola So-En modifikasidengan sistempola PSMI serta mengetahui sistem pola yang lebih sesuai apabila diterapkan pada pembuatan blus pas badan berukuran XL. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian korelasi. Subjek penelitian ini adalah wanita berukuran tubuh XL SNI (StandarNasional Indonesia). Pengambilan data dilakukan dengan mengepaskan blus pas badan pada subjek penelitian, kemudian panelis sebanyak tiga orang menilai fitting factor blus menggunakan instrumen angket.

Uji validitas instrumen dilakukan menggunakan rumus Kendall’s Tau, sedangkan uji reliabilitas menggunakan Cronbach’s Alpha, yang keduanya diolah dengan softwareSPSS 20.00 for Windows. Sementara itu, uji hipotesis diolah menggunakan uji sttatistiknonparametrikMann Whitney(U-test). U-test digunakan untuk menguji signifikasi perbedaan dua sampel independenuntukukuran data yang tidaksamadandatanya berbentuk ordinal. Ada duatingkatanfitting factor dalaminstrumenpenelitianini yang terdiridaritepat(skor 2) dantidaktepat(skor 1).

 

Pengujian hipotesis menggunakan uji dua arah dengan nilai Asymp Sig. (2-tailed) = 0,13 yang berarti Asymp Sig. (2-tailed) ≤ α, sehingga peneliti dapat mengambil keputusan, yakni menolak hipotesis nol (Ho). Hal ini berarti hipotesis alternatif diterima sehingga dapat disimpulkan terdapat perbedaan hasilpengamatanfitting factor secara signifikan antara blus pas badan ukuran XL yang menggunakan sistem pola So-En dengan blus pas badan ukuran XL yang menggunakansistem pola PSMI.