DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Kontribusi Kecerdasan Intelektual, Kecerdasan Emosional, dan Kecerdasan Sosial dengan Hasil Belajar Kognitif Biologi SMA Kota Medan

Anggi Tias Pratama

Abstrak


ABSTRACT

 

Kontribusi Kecerdasan Intelektual, Kecerdasan Emosional, dan Kecerdasan Sosial dengan Hasil Belajar Kognitif Biologi SMA Kota Medan

Pratama, Anggi Tias. 2016. Kontribusi Kecerdasan Intelektual, Kecerdasan Emosional, dan Kecerdasan Sosial dengan Hasil Belajar Kognitif Biologi SMA Kota Medan. Disertasi. Program Studi Pendidikan Biologi Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. Aloysius Duran Corebima, M.Pd, (II) Dr. Istamar Syamsuri, M.Pd, dan (III) Dr. H. Adi Atmoko, M.Si.

Kata Kunci: Kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional, kecerdasan sosial, hasil belajar kognitif biologi, dan SMA

Kecerdasan atau intelligence merupakan suatu aspek yang penting dalam proses pendidikan dan hasil belajar. Kesuksesan hasil belajar yang baik dianggap selama ini hanya berhubungan dengan kecerdasan intelektual saja, karena merupakan kapasitas berpikir seseorang. Kecerdasan intelektual bukan merupakan satu-satunya faktor yang berhubungan dengan hasil belajar. Keberhasilan kognitif siswa diperoleh dari proses mencari informasi, konsentrasi, menghafal, berpikir, memecahkan masalah dan partisipasi siswa. Partisipasi aktif siswa berpengaruh terhadap hasil belajar. Dalam proses tersebut siswa harus menyeimbangkan dengan kecerdasan emosional dan sosial di sekolah. Komposisi yang seimbang dari siswa tidak hanya memiliki kecerdasan intelektual tinggi tetapi juga diimbangi dengan kecerdasan emosional dan kecerdasan sosial.

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan hubungan kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional dan kecerdasan sosial dengan hasil belajar kognitif biologi siswa SMA Kota Medan. Penelitian ini menggunakan rancangan korelasional eksplanatori. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional, dan kecerdasan sosial. Variabel terikatnya adalah hasil belajar kognitif biologi. Pengumpulan data menggunakan Culture Fair Intelligence Test (CFIT) yaitu tes standar untuk mengukur kecerdasan intelektual, The Emotional Quotient inventory (EQ-i) angket yang valid dan reliabel untuk mengukur kecerdasan emosional , tes kecerdasan sosial yaitu tes yang valid dan reliabel untuk mengukur kecerdasan sosial , dan tes hasil belajar kognitif biologi yaitu tes yang valid dan reliabel untuk mengukur hasil belajar kognitif biologi siswa. Data dianalisis secara deskriptif dan regresi.

Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa (1) ada hubungan yang signifikan antara kecerdasan intelektual dengan hasil belajar kognitif biologi dan kecerdasan intelektual memberikan kontribusi sebesar 12,5% terhadap hasil belajar kognitif biologi, (2) ada hubungan yang signifikan antara kecerdasan emosional dengan hasil belajar kognitif biologi, dan kecerdasan emosional memberikan kontribusi sebesar 2,5% terhadap hasil belajar kognitif biologi, (3) tidak ada hubungan antara kecerdasan sosial dengan hasil belajar kognitif biologi dan kecerdasan sosial memberikan kontribusi sebesar 1,12% terhadap hasil belajar kognitif, (4) ada hubungan yang signifikan antara kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional, dan kecerdasan sosial dengan hasil belajar kognitif biologi dan kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional, kecerdasan sosial memberikan kontribusi sebesar 15,5% terhadap hasil belajar kognitif biologi

Temuan penelitian ini berupa: (1) kecerdasan intelektual memiliki hubungan yang signifikan dan kontribusi yang rendah terhadap hasil belajar kognitif biologi, (2) kecerdasan emosional memiliki hubungan yang signifikan dan kontribusi yang rendah terhadap hasil belajar kognitif biologi , (3) indikator-indikator kecerdasan emosional berkontribusi sangat kecil terhadap hasil belajar kognitif biologi. Persentase terbesar kontribusi indikator kecerdasan emosional dengan hasil belajar kognitif biologi adalah membina hubungan, (4) kecerdasan sosial tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan hasil belajar kognitif biologi, hasil penelitian juga mengungkap bahwa kecerdasan sosial memiliki kontribusi yang rendah terhadap hasil belajar kognitif biologi, (5) kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional, dan kecerdasan sosial memiliki hubungan yang signifikan dengan hasil belajar kognitif biologi, (6) kecerdasan intelektual memberikan kontribusi paling besar terhadap hasil belajar kognitif biologi dibandingkan dengan kecerdasan emosional dan kecerdasan sosial.

 

Berdasarkan kemanfaatan penelitian ini, disarankan agar (1) Kecerdasan intelektual , kecerdasan emosional, dan kecerdasan sosial dapat digunakan sebagai salah satu dasar pengembangan ilmu pendidikan khususnya dibidang psikologi pendidikan biologi, (2) Guru biologi agar memperhatikan faktor kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional dan kecerdasan sosial untuk dapat disesuaikan dengan perencanaan mengajar yang baik untuk dapat menentukan capaian hasil belajar kognitif biologi yang baik dan dapat merencanakan pembelajaran dengan mempertimbangkan aspek kecerdasan, (3) Rendahnya kecerdasan sosial siswa dan kontribusinya dengan hasil belajar kognitif dapat dimaksimalkan dengan menggunakan pembelajaran kolaboratif ,(4) Sekolah, khususnya SMA di Kota Medan agar dapat menjadi dasar pertimbangan dalam menetapkan kebijakan perlu dipertimbangkan tes kecerdasan untuk menentukan jurusan di SMA kota Medan,