DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Metode Pembelajaran Field Trip Vs Inkuiri dan Motivasi Berprestasi terhadap Pemahaman Konsep Sejarah Lokal.

MALKISEDEK . TANEO

Abstrak


ABSTRACT

 

Pengaruh Metode Pembelajaran Field Trip Vs Inkuiri dan Motivasi Berprestasi terhadap Pemahaman Konsep Sejarah Lokal.

Taneo, Malkisedek. 2016. Pengaruh Metode Pembelajaran Field Trip Vs Inkuiri dan Motivasi Berprestasi terhadap Pemahaman Konsep Sejarah Lokal. Disertasi. Program Studi Teknologi Pendidikan. Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. I. Nyoman Sudana Degeng, M.Pd., (II) Prof. Dr. H. Punadji Setyosari, M.Pd., M.Ed., (III) Dr. Sulton, M.Pd

Kata Kunci: metode pembelajaran field trip, metode pembelajaran inkuiri, motivasi berprestasi, pemahaman konsep sejarah lokal

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya nilai mata kuliah sejarah lokal mahasiswa karena pembelajaran yang dilaksanakan masih didominasi oleh pembelajar (dosen). Masalah dalam penelitian ini adalah (1) apakah ada perbedaan pemahaman konsep sejarah lokal mahasiswa semester V yang diajarkan menggunakan metode pembelajaran field trip dan metode pembelajaran inkuiri? (2) apakah ada perbedaan pemahaman konsep sejarah lokal mahasiswa semester V antara mahasiswa yang memiliki motivasi berprestasi tinggi dan mahasiswa yang memiliki motivasi berprestasi rendah?  3) apakah ada interaksi antara metode pembelajaran (field trip dan inkuiri) dan motivasi berprestasi terhadap pemahaman konsep sejarah lokal mahasiswa semester V? Tujuan penelitian ini untuk mengetahui (1) perbedaan pemahaman konsep sejarah lokal mahasiswa semester V antara kelompok yang mendapat metode pembelajaran field trip dan kelompok yang mendapat metode pembelajaran inkuiri. (2)  perbedaan pemahaman konsep sejarah lokal mahasiswa semester V antara mahasiswa yang memiliki motivasi berprestasi tinggi dan motivasi berprestasi rendah. (3) interaksi antara metode pembelajaran dan motivasi berprestasi (tinggi dan rendah) terhadap pemahaman konsep sejarah lokal mahasiswa semester V.

Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. subyek penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Pendidikan Sejarah FKIP Undana, dengan subyek khusus sebanyak 70 mahasiswa Semester V, dimana 35 mahasiswa di kelas A sebagai kelas eksperimen dengan menggunakan metode pembelajaran field trip dan 35 mahasiswa di kelas B sebagai kelas kontrol dengan menggunakan metode pembelajaran inkuiri. Pengambilan subyek dengan teknik purposive cluster random sampling. Teknik analisis data menggunakan teknik ANAVA dua jalur dengan Uji prasyarat analisis yaitu Uji normalitas dengan menggunakan metode Lilliefors significant corection dari Kolmogorov-Smirnov Test dan Uji Homogenitas dengan Uji F.

 

Hasil analisis data menunjukkan bahwa: 1) ada perbedaan antara metode pembelajaran field trip dan inkuiri terhadap hasil belajar sejarah lokal, yang ditunjukkan dengan nilai F = 28,393, nilai p = 0,000 < 0, 05. 2) ada perbedaan antara mahasiswa yang memiliki tingkat motivasi berprestasi tinggi dan mahasiswa yang memiliki tingkat motivasi berprestasi rendah yang ditunjukkan dengan  F = 2,354,   p = 0,001 < 0,05. 3) Tidak ada interaksi antara metode pembelajaran dan motivasi berprestasi mahasiswa terhadap hasil belajar sejarah lokal yang ditunjukkan dengan  F = 0,006,  p = 0,940 > 0, 05. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh antara metode pembelajaran field trip Vs inkuiri terhadap hasil belajar sejarah lokal.