DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Identifikasi Kesalahan Konsep pada Materi Stoikiometri di SMA dan Upaya PerbaikannyadenganStrategiPembelajaran Interkoneksi Multipel Representasi

Putri Arum Nilawati

Abstrak


ABSTRACT

 

Identifikasi Kesalahan Konsep pada Materi Stoikiometri di SMA dan Upaya PerbaikannyadenganStrategiPembelajaran Interkoneksi Multipel Representasi

Salah satu materi dasar yang perlu dipahami siswa dalam pelajaran kimia adalah Stoikiometri. Materi ini mempelajari perhitungan kimia dan berkaitandengankonseptentangmassa atom relatif, massa molekul relatif, konsep mol, massa molar, dan tetapan Avogadro. Materi stoikiometri merupakan salah satu materi kimia yang banyakbersifatabstraksehinggamenyebabkanterjadikesalahankonsep.Kesalahankonsepyang dialamisiswaperludilakukanperbaikan.Salah satuupayauntukmemperbaikikesalahankonsepadalahdenganmenggunakanstrategipembelajaraninterkoneksimultipelrepresentasi. Tujuanpenelitianadalahuntuk: (1) mengidentifikasikesalahankonsepsiswapadamateristoikiometri; (2) mengetahuikeefektifanstrategipembelajaraninterkoneksimultipelrepresentasidalammemperbaikikesalahankonsepstoikiometri; dan (3) mengetahuiretensipemahamankonsepsiswapadamateristoikiometrisetelahdilakukanperbaikandenganstrategipembelajaraninterkoneksimultipelrepresentasi.

Penelitianinibersifat deskriptif dan pra-eksperimental. Penelitian deskriptif untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan kesalahan konsep siswa pada materi stoikiometri. Penelitian pra-eksperimental untuk melihat keefektifan implementasi strategipembelajaran interkoneksimultipel representasi dalam memperbaiki kesalahan konsepsiswadanmengetahuiretensinya. Penelitiandilakukanterhadap 25 siswakelas X – C SMA Negeri 9 Malang tahunajaran 2015/2016. Data penelitiandeskriptifdidapatkandenganmenggunakantesdiagnostikyang berupapilihangandasebanyak 23soaldenganvaliditasisisebesar 76%,dankoefisienreliabilitasCronbach’s Alpha sebesar 0,627danwawancara. Siswadianggapmengalamikesalahankonsepapabilaterdapatkonsistensijawabansalahpadatestulisdanwawancara. Retensipemahamankonsepsiswadianalisisberdasarkanperbandinganjumlahsoal yang dipahamisiswapadatesretensi (testunda)danpostes. Keefektifanstrategipembelajaraninterkoneksimultipelrepresentasidalammemperbaikikesalahankonsepditentukanberdasarkandarihasilanalisisuji-t berpasangandanhasilanalisisretensipemahamankonsepsiswa.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) jenis kesalahan konsep yang dialami siswa pada materi stoikiometri yaitu: a) partikel senyawa molekuler/kovalenmerupakan ion; b) 1 gram senyawa mengandung 1 partikel senyawa; c)partikel penyusun senyawa berupa atom dan atau molekul unsur penyusunnya; d)partikel suatu senyawa adalah unsur-unsur penyusun senyawa tersebut; e) massa relatif (massa atomrelatif dan atau massa molekul relatif)

 

adalah massa molekul dari tiap atom penyusun senyawa; f)massa relatif memiliki satuan gram mol−1; g)massa relatif memiliki satuan s.m.a; h)massa molar tidak memiliki satuan; i) satu mol senyawa atau unsur mengandung sebanyak NA senyawa atau unsur tersebut; (2) strategi pembelajaran interkoneksi multipel representasi efektif dalam memperbaiki kesalahan konsep siswa pada materi stoikiometri dengan rata-rata perbaikan sebesar 85,2% dari seluruh siswa; (3) retensi pemahaman konsep siswa setelah dua minggu dari perbaikan menggunakan strategi pembelajaran interkoneksi multipel representasi adalah 98,5% yang diklasifikasikandalamkategorisangat baik.