DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Hubungan Karakteristik Individu, Karakteristik Kelompok, Struktur, Budaya Dan Iklim Organisasi Dengan Keefektifan Organisasi Perguruan Tinggi Swasta Di Kota Malang

Arie Ambar Wati

Abstrak


ABSTRAK
Ambarwati, Arie. 2016 Hubungan Karakteristik Individu, Karakteristik Kelompok, Sturuktur, Budaya  dan Iklim Organisasi Dengan Keefektifan Organisasi
Perguruan Tinggi Swasta Di Kota Malang.  Disertasi Program Studi Manajemen Pendidikan, Pascasarjana, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. H. A. Sonhadji K. H., M. A., Ph. D, (II) Prof. Dr. I Nyoman Sudana Degeng, M.Pd., (III) Prof. Dr. Bambang Budi Wiyono, M.Pd.


Kata Kunci: karakteristik Individu, karakteristik kelompok, struktur organisasi, budaya organisasi, iklim organisasi, keefektifan organisasi


Pendidikan merupakan salah satu aspek dalam kekayaan sumber daya manusia yang diyakini sebagai kunci strategis dan faktor dominan dalam menentukan kemajuan tingkat peradaban dan kebudayaan suatu bangsa.  Kualitas
penyelenggaraan pendidikan yang dilaksanakan sangat menentukan maju mundurnya Negara tersebut dalam menghadapi persaiangan global.  Tidaklah berlebihan jika
pendidikan dipandang sebagai barometer eksistensi sebuah negara.  Keberadaan Masyarakat Ekonomi ASEAN dengan tujuan mewujudkan integritas ekonomi dikawasan Negara-negara Asia Tenggara yang bertujuan untuk meningkatkan daya saing ASEAN terhadap Cina dan India dalam menarik investasi asing akan memberikan konsekuensi bagi pertukaran barang dan jasa antar sesame anggota Negara di kawasan ASEAN.  Perguruan tinggi sebagai agen perubahan pembaharuan dalam masyarakat mempunyai peran dan tanggung jawab yang besar dalam menghasilkan generasi muda dan sumber daya manusia yang mampu bersaing dalam
menyediakan tenaga kerja professional di antara anggota ASEAN. 

Perguruan tinggi swasta (PTS) sebagai mitra Perguruan Tinggi Negeri (PTN) memiliki kedudukan yang setara sejak dikeluarkannya PP No 30 Tahun 1990 tentang Pendidikan Tinggi. Kesejajaran itu ditunjukkan dengan pemberlakuan peraturan tersebut tanpa membedakan PTS dan PTN.  Dinamika yang ada dalam perguruan tinggi swasta
akan mempengaruhi keefektifan dan keberhasilan pencapaian tujuan organisasi, hal ini apabila perguruan tinggi swasta dipandang sebagai sebuah organisasi dengan segala unsur-unsur yang membentuk dan membangun keberlangsungan organisasi. 
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan langsung dan tidak langsung antara karakteristik individu, karakteristik kelompok, struktur organisasi,
budaya organisasi, serta iklim organisasi dengan keefektifan organisasi.  Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan kategori penelitian expost facto dan merupakan penelitian non eksperimental.  Hipotesis dalam penelitian ini bertujuan untuk membuktikan hubungan antar variabel.  Lokasi penelitian di lakukan di Malang Jawa Timur yang mencakup populasi dosen sebanyak 1.164 orang di 55
perguruan tinggi swasta yang tersebar di wilayah kota Malang.  Adapun sampel dosen yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 349 orang dari 20 perguruan
tinggi swasta yang ada di kota Malang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket atau kuesioner yang dikirimkan melalui pos pada masingmsing
responden yang terpilih secara acak. Analisis yang digunakan dengan metode PLS untuk membuktikan hipotesis penelitian yang dilakukan.
Kesimpulan dari hasil permodelan hubungan keenam variabel yang diteliti yang dihasilkan dalam penelitian ini adalah: (1) Karakteristik individu dosen tidak berhubungan langsung terhadap keefektifan perguruan tinggi, (2) Karakteristik
kelompok mempunyai hubungan langsung dengan keefektifan, dan struktur organisasi, serta mempunyai hubungan tidak langsung dengan keefektifan organisasi melalui struktur organisasi, (3) Struktur organisasi secara langsung mempengaruhi keefektifan organisasi tetapi tidak mempunyai hubungan langsung dengan budaya dan iklim organisasi, (4) Hubungan langsung yang signifikan adalah hubungan
antara budaya dan iklim organisasi dengan keefektifan organisasi, serta selanjutnya hasil temuan dalam penelitian ini adalah (5) adanya hubungan langsung yang signifikan antara iklim organisasi dengan budaya organisasi. 
Saran dari hasil penelitian ini bagi pihak pimpinan perguruan tinggi dapat digunakan sebagai sarana evaluasi untuk kinerja dosen, pengelolaan dan tata pamong perguruan tinggi, serta pengembangan dan perkuatan budaya serta iklim perguruan
tinggi yang konduksif bagi proses pembelajaran di pendidikan tinggi.  Bagi pihakpihakyang berwenang dalam mengembangkan dan meningkatkan mutu perguruan
tinggi swasta.  Bagi peneliti selanjutnya adalah masih banyaknya varian faktor dan konstruk penelitian yang belum diteliti pada penelitian ini.