DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

representasi simbol matematika dalam aktivitas bermain pada anak TK

ari kusuma sulyandari

Abstrak


Abstrak

Sulyandari, Ari Kusuma. Representasi Simbol Matematika dalam Aktifitas
            Bermain pada Anak TK. Tesis. Jurusan Pendidikan Dasar. Konsentrasi
            PAUD, Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr.
            Subanji, M.Si., (II) Dr. Sri Mulyati, M.Pd.

Kata Kunci: Kata kunci: representasi, simbol matematika, anak TK

 

Pelajaran matematika pada anak TK erat kaitannya dengan perkembangan kognitif. Pelajaran tersebut meliputi mengenal bentuk ruang, warna, ukuran, kon-sep banyak benda, angka dan berhitung. Kemampuan representasi dibutuhkan untuk mempelajari hal tersebut. Kemampuan representasi anak TK belum sepenuhnya sempurna, anak dapat membilang 1 sampai 10, namun belum mengerti konsep banyak benda sehingga tidak tepat saat menghitung. Anak-anak dapat menulis angka, namun tidak mengetahui nama dari angka tersebut. Terkadang anak-anak menulis angka dengan terbalik. Tahapan-tahapan representasi yang harus dilalui anak sebelum mengenal angka adalah mengenal konsep banyak benda menggunakan benda kongrit, kemudian dilanjutkan dengan mengenal gambar. Pengenalan angka dilakukan setelah anak memahami konsep banyak benda, dengan begitu anak akan mengerti konsep simbol bilangan asli 1 sampai10.
         Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses representasi anak TK terhadap benda dan simbol bilangan asli 1-10 saat bermain, pembelajaran mengenal angka menjadi lebih mudah dipahami oleh anak-anak melalui bermain terlebih dalam hal berhitung. Penelitian ini menggunakan deskriptif-kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara serta perekaman, untuk mengecek keabsahan peneliti menggunakan triangulasi sumber, teori dan metodologi.

Dari hasil penelitian diperoleh temuan bahwa anak-anak lebih mudah membilang dari pada menghafal simbol bilangan. Anak dapat membilang dengan benar, namun masih membutuhkan bantuan secara visual saat menggambar ulang benda yang telah dilihat. Anak mengerti banyak benda namun salah saat menulis simbol bilangan, sehingga membutuhkan bantuan secara visual saat menulis ang-ka. Anak mengalami kesulitan saat menghitung banyak benda dalam satu tempat. Kesulitan tersebut dapat diatasi dengan cara memperlihatkan benda satu-persatu pada anak disertai dengan membilang, sehingga ia mengerti konsep banyak benda melalui mencermati benda yang telah ditunjukkan. Anak menulis angka 11 pada benda yang banyaknya dua, padahal ia mengerti banyak benda adalah dua. Dari beberapa hal tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa kemapuan representasi anak dipengaruhi oleh kemampuan inderawi serta motorik halus.

Sebelum mengenalkan angka, anak-anak harus harus mengetahui banyak benda secara riil, menghitung banyak benda, dan menggambar ulang benda yang telah dihitung. Hal tersebut bertujuan untuk mengasah kemampuan representasi-nya melalui mengingat serta mengungkapkan ide melalui gambar, karena kemam-puan representasi dibutuhkan untuk mempelajari simbol bilangan.