DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Rekonstruksi Dan Pengembangan Desain Pesan Bahan Ajar Bahasa Inggris Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Darat (Kajian Pengembangan Pembelajaran Bahasa Inggris Program D3 STTAD Kodiklat TNI AD). (Tesis)

T. Dwi Siwi Candra Widyati

Abstrak


Kurang tersedianya materi-materi bahan ajar bahasa Inggris Teknik yang relevan dengan pengetahuan praktis teknik yang berhubungan dengan teknologi militer di lembaga pendidikan, laboratorium maupun dilapangan, merupakan kendala yang cukup lama di STTAD Kodiklat TNI AD. Sebagian mahasiswa mengatakan bahwa bahan ajar yang digunakan tidak menarik baik dari layout maupun isinya. Materi bahan ajar Bahasa Inggris yang digunakan selama ini kurang relevan dengan kebutuhan siswa dalam konteks terapan lingkungan rekayasa atau keteknikan di bidang teknologi kemiliteran. Siswa lebih mudah mengerti dan mencapai pemahaman yang mendalam jika bisa mengkaitkan informasi baru dengan pengetahuan dan pengalaman yang sudah mereka miliki sebelumnya dan berguna dalam unjuk kerja dalam konteks lingkungan keteknikan. Proses belajar dan mengajarpun hendaknya melibatkan para siswa dalam mencari makna. Proses mengajar haruslah memungkinkan siswa memahami arti pelajaran yang mereka pelajari. Salah satu hal yang dapat mempengaruhi mutu belajar di antaranya yaitu tampilan materi ajar. Bahan ajar adalah format materi yang diberikan kepada siswa dan dapat dikaitkan dengan media pembelajaran lainnya.

Masalah utama yang dihadapi pebelajar (siswa) Lemjiantek atau STTAD adalah pebelajar mengalami fenomena psikologi yakni penurunan gairah belajar disebabkan oleh beberapa hal diantaranya 1) Bahan ajar Bahasa Inggris tentang Teknologi Militer yang digunakan sebagai media atau sumber pembelajaran tidak menarik baik desain grafik maupun tata letak gambar dan desain pesan yang kontekstual dengan Teknologi Militer khususnya TNI AD. 2) Pembelajar mengembangkan buku ajar tidak memperhitungkan konsep, teori-teori pembelajaran dan karakteristik siswa. Berbagai kompleksitas permasalahan yang dihadapi tentunya membutuhkan solusi yang tepat untuk mengatasi problem pembelajaran yang ada. Salah satu langkah yang sangat berarti sebagaimana dipilih oleh peneliti adalah merekonstruksi dan mengembangkan desain pesan materi Bahan Ajar Bahasa Inggris tentang teknologi militer sesuai dengan karakteristik Siswa D3 Lemjiantek Kodiklat TNI AD.

Produk pengembangan yang dihasilkan dalam penelitian pengembangan ini adalah: 1) buku ajar bahasa Inggris, 2) panduan pembelajar (dosen) berisikan petunjuk dan pedoman yang akan digunakan sehingga memudahkan penggunaannya dalam aktifitas pembelajaran, dan 3) panduan pebelajar (mahasiswa) bertujuan agar dapat mengarahkan pebelajar dalam menggunakan buku ajar Bahasa Inggris teknologi militer untuk siswa STTAD. Produk ini berisikan materi-materi yang terkait dengan lingkungan nyata pebelajar yakni lingkungan Teknologi Kemiliteran. Desain bahan ajar disusun berdasarkan karakteristik siswa D3 STTAD yang mayoritas pebelajar usia dewasa dan tujuan materi pelajaran Bahasa Inggris untuk Teknik Militer.

Dalam pengembangan bahan ajar ini, peneliti juga menentukan 9 langkah sistematis dalam model Dick, Carey, dan Carey (2001) sebagai prosedur pengembangan. Keterbatasan Pengembangan bahan ajar ini didasarkan pada; (1) pada kebutuhan siswa D3 STTAD Kodiklat TNI AD Malang pada semester 1, (2) bahan ajar yang dikembangkan terbatas pada mata kuliah Bahasa Inggris untuk siswa D3 STTAD Kodiklat TNI AD, (3) topik yang dipilih berdasarkan kurikulum yang telah ditetapkan, (4) pengembangan lebih ditekankan pada desain pesan bahan ajar dengan menggunakan materi-materi pendukung yang lebih kontekstual untuk teknologi militer, (5) dan tujuan pembelajaran/ penyampaian pesan pada Hanjar ini tidak uraikan, tetapi hanya digunakan oleh desainer pesan sebagai rambu-rambu dalam mengorganisasikan pesan. Hal ini disebabkan hanjar ini secara umum dimaksudkan hanya sebagai informasi dasar kepada siswa.

Selanjutnya uji coba dilakukan dalam 3 (tiga) tahapan. Data yang terkumpul dianalisis dengan 2 (dua) cara yaitu kualitatif dan kuantitatif; 1) uji coba perorangan yang mengambil 3 (tiga) orang siswa sebagai responden. Uji coba perorangan ini dimaksudkan untuk menemukan keserasian materi dan kesalahan-kesalahan baik salah ketik ataupun struktur kalimat, dan lainnya seperti gambar dan ilustrasi. Kedua, uji coba kelompok kecil untuk mengetahui efektifitas perubahan evaluasi perorangan, Mengidentifikasi permasalahan yang timbul pada saat pembelajaran, dan untuk menentukan apakah instruksi dapat digunakan untuk belajar sendiri tanpa interaksi dengan pembelajar. Uji coba lapangan terhadap 15 (lima belas) orang dimaksudkan untuk menemukan apakah pembelajaran dengan bahan ajar efektif, efisien, dan menarik bagi siswa.

Dari uji coba bahan ajar ini menunjukkan bukti kuantifikasi uji coba perorangan yaitu 79,3%. Uji coba kelompok kecil 89,25,5% tetapi perlu direvisi. Pada uji coba lapangan menunjukkan hasil sekitar 93,32% dengan demikian dapat disimpulkan bahwa bahan ajar efektif mencapai tujuan pembelajaran, efisien bila dibandingkan dengan rasio penggunaan waktu, dan menarik bila memperhatikan skala sikap dan observasi terhadap antusias siswa.

Untuk pemanfaatan dan pengembangan kedepan diharapkan; (1) Produk bahan ajar ini perlu dilengkapi dengan lembar soal, lembar perkembangan ( progress sheet ) untuk membantu dosen mata kuliah dalam kegiatan pembelajaran, (2) perlu membuat latihanlatihan berupa interaktif game, exercises, test dalam bentuk software untuk meningkatkan keterampilan berbahasa Inggris yakni : Listening dan speaking sebagai scaffolding.


Abstract:

Less availably of English Learning book matters of Technical which is relevant with practical knowledge of technique that relating to military technology in workshop, laboratory and also field work, be constraint which sufficiently long in STTAD Kodiklat TNI AD. Some of students tell that learning material applied is graceless either from layout and also its contents. The matter of learning English Language material applied till now less relevantly with requirement of student in applied context of engineering area or technical field in military technology area. Student easier to understand and reach deep understanding which in if can correlate new information with knowledge and experience which they have owned before all and useful in job activity short exchange in technical area context. Teaching and Learning process shall entangle the students in looking for meaning. Teaching process shall enable student to comprehend the meaning of Lesson which they study. One thing which can influence the quality of learning among others is learning matter appearance. Teaching material is matter format given to student and can be related to other learning media.

Main problem that faced by learner (student) of Lemjiantek or STTAD is learner experiences psychology phenomenon namely degradation of enthusiasm in learning because of some things between it 1) Learning material of English Language about Military Technology applied as media or source of graceless study either graph design and also picture layout and message design that contextual with Military Technology especially TNI AD. 2) Lecturer develops teaching book doesn't consider concept, the learning theories and student characteristic. Various complexities problems that faced certainly requires correct solution to overcome the learning problem.

One of a real step mean as selected by researcher is reconstruct and develops message design of English Language Learning Matter about military technology as according to characteristic of D3 Lemjiantek Kodiklat TNI AD Learner. Expansion product yielded in this expansion research is: 1) English learning book, 2) guideline lecturer comprised guide and guidance which will be applied causing facilitates its use in learning activity, and 3) guideline learner (student) intend to be able to point learner in using learning book of English Language in military technology for student STTAD. This product comprises matters related to reality area learner namely Military Technology area. Besides, learning material is strived easy to studied by student, and applicable to self- learning. Learning material is made with message design which is easy is comprehended [by] instructor and direct can be applied in learning process. Learning material design is compiled based on D3 STTAD student characteristic which majority adult age learner and purpose of Lesson matter of English Language for Military Technology. By paying attention to the thing hence expected [by] learning material can be applied systematically, effective, and efficient to guide student or learner in using learning material to selfstudying and team.

In development of this teaching material, researcher also determines 9 systematic step in modeling Dick, Carey, and Carey ( 2001) as development procedure.

Limitation of development of this learning material based on; (1) the requirement of D3 STTAD student, Kodiklat TNI AD Malang at 1st semester, (2)learning material developed limited to English Language subject for D3 STTAD student, Kodiklat TNI AD, ( 3) topic selected based on curriculum which has been specified, ( 4) expansion is more emphasized at message design of learning material by using supporter matters which more contextual for military technology, (5) and purpose of learning/ forwarding of message at this English Learning Book doesn't elaborate, but only applied by message designer as fringes in organization of message. This thing is caused [by] this Learning Book in general is meant only as elementary information to student.

Furthermore testing done in 3 (three) steps. Data which collected analyzed with 2 ( two) ways of that are quantitative and qualitative; 1) individual test is taking 3 (three) students as responder. This individual testing meant to find compatibility of matter and mistakes of either wrong typed and or sentence structure and other like picture and illustration. Second, small group testing to know evolution effectively of individual evaluation, Identifies problems arising at the time of study, and determine does instruction applicable to self-learning without interaction with Lecturer. Field testing to 15 ( fifteen) students meant to find does study with the learning material efficient, effective and motivating for student.

From this learning material testing gives quantification evidence of individual testing that is 79,3%. Small group testing of 89,25,5% but need to be revised. At field testing shows result around 93,32% thereby inferential that the learning material efficiently reachs purpose of learning, efficient if compared to time usage ratio, and interesting if paying attention to attitude scale and observation to enthusiastic of student.

For exploiting and expansion to the fore is expected; ( 1) This learning material product needs equipped with problem sheet, development sheet ( advances sheet ) to assist the lecturer in learning activity, ( 2) need to make exercises in the form of interactive game, exercises, test in the form of software to uplift skill is Englishspeaking namely: Listening and speaking as scaffolding.