DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Model Pembelajaran Literasi Geografi untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SMA Ibrahimy Sukorejo Situbondo

arif susanto

Abstrak


ABSTRAK

 

Susanto, Arif. 2016. Penerapan Model Pembelajaran Literasi Geografi untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SMA Ibrahimy Sukorejo Situbondo. Tesis. Jurusan Pendidikan Geografi, Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Sumarmi, M. Pd., (II) Dr. Singgih Susilo, M. S, M. Si.

Kata kunci: model pembelajaran literasi geografi, hasil belajar

Hasil analisis ulangan harian I pada kelas X IPS di SMA Ibrahimy Sukorejo menunjukkan bahwa skor rata-rata kelas paling rendah adalah kelas X IPS 1. Skor rata-rata kelas X IPS 1 sebesar 65. Skor tersebut masih dibawah KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) yang diharapkan yaitu 70. Secara individu siswa kelas X IPS 1 yang tuntas hanya 13 dari 32 siswa. Persentase ketuntasan hasil belajar klasikal kelas X IPS 1 mencapai 40,625%. Hasil tersebut belum mencapai 75% dari jumlah siswa yang mencapai daya serap minimal 70. Hasil observasi awal di kelas X IPS 1 menunjukkan bahwa siswa sulit mencerna konsep geografi yang diberikan guru. Siswa kesulitan menjawab pertanyaan guru dengan baik. Salah satu upaya guru agar siswa dapat memahami konsep geografi yang bermakna dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari adalah model pembelajaran literasi geografi.

Rumusan masalah penilitian ini adalah bagaimana penerapan model pembelajaran literasi geografi dapat meningkatkan hasil belajar geografi siswa kelas X IPS 1 SMA Ibrahimy Sukorejo Situbondo pada materi adaptasi dan mitigasi bencana. Jenis penelitian yang digunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus dengan tiap siklus terdiri 2 pertemuan. Setiap pertemuan terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Sumber data berasal dari siswa, observer, dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data berupa nilai tes hasil belajar siswa berupa soal uraian pada materi mitigasi dan adaptasi bencana. Teknik pengolahan data yang digunakan berupa persentase ketuntasan baik individu maupun klasikal dan rata-rata hasil belajar dengan gain score.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran literasi geografi dapat meningkatkan hasil belajar geografi kelas X IPS 1 SMA Ibrahimy Sukorejo pada materi adaptasi dan mitigasi bencana. Hal ini dibuktikan dari peningkatan per siklus. Ketuntasan hasil belajar siswa secara klasikal mengalami peningkatan dari sebelum tindakan ke siklus I, yaitu sebesar 40,625% menjadi 81,25%. Ini artinya terjadi peningkatan hasil belajar sebesar 40,625%. Selanjutnya, dari siklus I ke siklus II, yaitu sebesar 81,25% menjadi 90,625% terjadi peningkatan sebesar 9,375%. Sedangkan dilihat dari sebelum tindakan ke siklus II terjadi peningkatan hasil belajar sebesar 50%. Indeks gain score hasil siklus belajar juga mengalami peningkatan. Hasil gain score sebelum tindakan dengan siklus I dan siklus I dengan siklus II memiliki kriteria sedang masing-masing sebesar 0,44 dan 0,53. Hal berbeda didapatkan pada perbandingan sebelum tindakan dengan siklus II, gain score memiliki kriteria tinggi sebesar 0,74.

ABSTRACT

 

Susanto , Arif . 2016. Application of Geographic Literacy Learning Model to Improve Students learning outcomes at SMA Ibrahimy Sukorejo Situbondo. Thesis. Department of Geography Education, Post Graduate Program, State University of Malang.

Supervisor: (I) Prof. Dr. Sumarmi, M. Pd, (II) Dr. Singgih Susilo, M. S, M. Si

Keywords : geographic literacy learning model , learning outcomes

The analysis outcome of  daily exam 1 at X IPS SMA Ibrahimy Sukorejo showed that the lowest average score of every class is at X IPS 1, that is 65. The score is still below expected minimum completeness criteria (KKM), that is 70. As an individual, students who met the KKM is about 13 out of 32 students. Percentage of classical learning outcomes completeness at X IPS 1 is about 40,625%. These outcomes have not reached yet 75% of the number of students who reached minimal absorption of 70. Outcomes of preliminary observations at X IPS 1 showed that the students have some difficulties to accept the concept of the geography from the teacher. Students answer some questions from their teacher without certain concept of geography. One of the attempts from the teacher for students to  understand the meaningful concept of geography and apply it daily life is a geographic literacy learning model.

Formulation of problem of this research is whether the application of geographic literacy learning model can improve learning outcomes geography class X IPS 1 SMA Ibrahimy Sukorejo Situbondo in subject matters about adaptation and disaster mitigation. The kind of research used in this matter is classroom action research (PTK). This research was done in two cycles with 2 meeting respectively. Each meeting consists of planning, implementation, observation, and reflection. Data sources derived from the students, an observer, and a documentation. The collection of data use some techniques such as exam scores of student learning outcomes in an essay form in subject matters about adaptation and disaster mitigation. Techniques of data processing that used in this research is percentage of completeness either both individual or classical and the average score of outcome of learning to gain score.

 

The outcomes showed that the application of geographic literacy learning model can improve learning outcomes of geography at X IPS 1 SMA Ibrahimy Sukorejo in subject matters about adaptation and disaster mitigation. This is proved from an increase per cycle. The completness of classical student learning outcomes has increased from before action to the first cycle, that is 40,625% to 81,25%. It means there’s a double increase of it. Furthermore, from the first cycle to the second cycle, that is 81,25% to 90,625%, there’s an increase about  9,375%. Beside that, according to before action to the second cycle, there’s an increase about 50%. Gain score index also have increased. The result of gain score before action with the first cycle and the second cycle has average criteria that is 0,44 and 0,53 respectively. It was different in comparison obtained before action with the second cycle, gain score has a high criterion of 0,74.