DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Kontribusi ErgonomiYang BerpengaruhTerhadap Produktivitas Kerja di Sentra Industri

Peppy Mayasari

Abstrak


 Kontribusi ErgonomiYang BerpengaruhTerhadap Produktivitas Kerja di Sentra Industri
Ergonomi merupakan suatu ilmu yang berkaitan dengan manusia sebagai elemen utama dalam suatu sistem kerja. Ergonomi dan keselamatan kerja harus diterapkan dengan baik terutama yang berkaitan dengan sikap, cara dan alat serta lingkungan kerja. Selain itu ergonomi juga berpengaruh besar terhadap faktor kelelahan yang terjadi pada saat bekerja. Kelelahan merupakan suatu kondisi menurunya efisiensi, performa kerja dan berkurangnya kekuatan dan ketahanan fisik tubuh. Kelelahan dapat dibedakan menjadi dua bagian, yaitu: (1) kelelahan fisik, dan (2) kelelahan non fisik. Kelelahan fisik biasanya berhubungan dengan anggota tubuh manusia, misalnya kelelahan otot, tangan, punggung. Sedangkan kelelahan  non fisik biasanya ditandai dengan berkurangnya kemauan untuk bekerja yang disebabkan oleh monotoni: yaitu intensitas dan lamanya kerja fisik, keadaan lingkungan, sebab-sebab mental, status kesehatan dan keadaan gizi. Hal tersebut harus segera ditindaklanjuti guna mencegah menurunya produktivitas kerja di Sentra Industri. Produktivitas kerja merupakan suatu pencapaian kualitas dan kuantitas suatu proses kegiatan berkenaan dengan ilmu ekonomi.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan ergonomi di sentra industri terutama menjahit dengan produktivitas kerja para penjahit yang ada di Sentra Industri Desa Punggul, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo. Hubungan ergonomi tersebut diantaranya adalah (1)  posisi kerja, (2) intensitas kerja, (3) jam kerja, (4) beban kerja, (5) kelelahan fisik, (6) kelelahan non fisik, dan (7) produktivitas kerja. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian survei. Populasi Penelitian ini adalah  penjahit yang ada di Desa Punggul, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo yang berjumlah 133 orang dan jumlah sampel sebanyak 100 responden. Data kuantitatif  pada penelitian ini dianalisis dengan menggunakan SEM (Structural Equation Modelling) menggunakan Sofeware AMOS 21.0.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) posisi kerja berhubungan secara signifikan dengan kelelahan fisik  , (2) posisi kerja berhubungan tidak signifikan dengan kelelahan non fisik, (3) intensitas  kerja berhubungan tidak signifikan dengan kelelahan fisik, (4) intensitas  kerja berhubungan secara signifikan dengan kelelahan non fisik, (5) jam  kerja berhubungan secara signifikan dengan kelelahan fisik, (6) jam  kerja berhubungan secara signifikan dengan kelelahan non fisik, (7) beban  kerja berhubungan secara signifikan dengan kelelahan fisik, (8) beban  kerja berhubungan secara signifikan dengan kelelahan non fisik, (9) kelelahan fisik berhubungan secara signifikan dengan produktivitas kerja, (10) kelelahan non fisik berhubungan secara signifikan dengan produktivitas kerja.