DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Bahan Ajar Matakuliah Geografi Desa Kota

onik farida ni'matullah

Abstrak


ABSTRACT

 

Pengembangan Bahan Ajar Matakuliah Geografi Desa Kota

Ni’matullah, Onik Farida. 2015. Pengembangan Bahan Ajar Matakuliah Geografi Desa Kota. Disertasi, Prodi Pendidikan Geografi, Pacasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Sumarmi, M.Pd, Pembimbing (II) Prof. Dr. Achmad Fatchan, M.Pd., M.P, Pembimbing (III) Prof. Dr. Budijanto, M.Sos.

Kata Kunci: pengembangan bahan ajar, Geografi Desa Kota

Pembelajaran merupakan peristiwa kompleks, yang melibatkan banyak faktor pendukung. Salah satu faktor pendukung yang memberikan sumbangan cukup besar adalah tersedianya bahan pembelajaran yang dapat membantu dan memudahkan belajar peserta didik. Bahan pembelajaran disini adalah bahan ajar. Bahan ajar dikembangkan dalam rangka meningkatkan pemahaman mahasiswa, yang disusun dengan cara penataan informasi (compilation atau wrap around text). Sampai saat ini materi pembelajaran matakuliah Geografi Desa Kota masih kurang selain itu masih tersebar pada berbagai sumber buku teks.

Produk bahan ajar dikembangkan berdasarkan kaidah keilmuan Geografi. Metode pengembangan buku ajar ini menggunakan siklus penelitian dan pengembangan (R & D Cyle) dari Borg and Gall yang terdiri atas sepuluh langkah, namun dalam pengembangan ini hanya dilakukan tujuh langkah, yakni:1. Research and information collecting; 2. Planning; 3. Develop preliminary form of product, 4. Preliminary field testing, 5. Main product revision, 6. Main field testing, 7. Final product revision.

Berdasarkan hasil validasi pada ahli materi pelajaran,bahan ajar berada dalam kategori baik (71%), tetapi masih ada beberapa materi yang perlu ditambahkan seperti pada materi tipologi desa, perlu materi tingkat kesejahteraan baik dari BKKBN dan BPS, ciri-ciri kota kurang lengkap, dan lainnya. Hasil validasi ahli bahasa berada dalam kategoribaik (88%), tetapi masih ada beberapa kesalahan pengetikan dan pemenggalan kata. Hasil uji coba lapangan pada mahasiswa, bahan ajar berada dalam kategori sangat baik (86%), tetapi masih ada beberapa materi yang perlu ditambahkan dan diperjelas seperti pada materi ciri-ciri tingkat perkembangan desa, ciri-ciri desa menurut aspek kegiatan dan jenis tipologi, dan lainnya.

 

Pengembangan selanjutnya disarankan, yaitu: (a) uji coba bahan ajar ini terbatas di Universitas Kanjuruhan Malang. Untuk menghasilkan bahan ajar yang berlaku secara nasional sebaiknya dilakukan uji coba lapangan dengan mengambil sampel yang diperluas di wilayah Indonesia, (b) untuk menghasilkan produk bahan ajar yang dikembangkan secara lebih berkualitas dibutuhkan waktu penelitian dan pengembangan yang relatif lama (multy years).