DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Media Pembelajaran Berbantuan Komputer Materi Barisan dan Deret Aritmatika melalui Pendekatan Saintifik Pada Siswa Kelas X SMKN 9 Malang

SONY SAIFULLAH PURWANTO

Abstrak


ABSTRACT

 

Purwanto, Sony Saifullah. 2016. Pengembangan Media Pembelajaran Berbantuan Komputer Materi Barisan dan Deret Aritmatika melalui Pendekatan Saintifik Pada Siswa Kelas X SMKN 9 Malang. Tesis. Program Studi Pendidikan Matematika, Pascasarjana, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Abdur Rahman Asari, M.Pd, MA, (II) Dr.rer.nat. I Made Sulandra, M.Si.

Kata kunci : Media Pembelajaran Berbantuan Komputer, Barisan dan Deret Aritmatika, Pendekatan Saintifik.

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, khususnya penggunaan komputer dan software pendukungnya semakin pesat pesat dalam pembelajaran yaitu Pembelajaran Berbantuan Komputer (PBK). Pada Kurikulum 2013, materi barisan dan deret aritmatika dipelajari oleh siswa kelas X SMK. Siswa kelas X SMKN 9 Malang mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal aplikasi dari barisan dan deret aritmatika. Pada Kurikulum 2013, pendekatan saintifik diterapkan dalam pembelajaran serta SMKN 9 Malang memiliki komputer yang memadai sehingga penelitian pengembangan ini bertujuan untuk mengembangkan media PBK melalui pendekatan saintifik pada barisan dan deret aritmatika yang dapat dimanfaatkan oleh siswa kelas X SMKN 9 Malang.

Media PBK ini dikembangkan dengan menggunakan metode Plomp dan kualitas media PBK ini ditentukan berdasarkan tiga kriteria yaitu kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan. Media PBK ini divalidasi oleh tiga validator. Ketiga validator menilai bahwa media PBK ini valid karena memperoleh skor rata-rata keseluruhan 3,29 sehingga layak diujicobakan. Selanjutnya media PBK ini diujicobakan kepada 20 siswa kelas X SMKN 9 Malang. Hasil observasi keterlaksanaan penggunaan media PBK menyatakan bahwa media PBK ini praktis karena memperoleh skor rata-rata dari seorang observer sebesar 3,44 serta siswa mudah dalam mengoperasikan media PBK ini. Sedangkan hasil kuis menunjukkan bahwa sebanyak 90% siswa yang mengikuti kuis memperoleh hasil di atas kriteria ketuntan minimal (KKM) yaitu 70 dan begitu juga hasil tes penguasaan bahan ajar menunjukkan bahwa 85% siswa yang mengikuti tes memperoleh di atas KKM yaitu 70 serta angket respon siswa menunjukkan bahwa keseluruhan siswa memberikan respon positif terhadap penggunaan media PBK ini sehingga media PBK ini berkategori efektif.

Berdasarkan hasil dari serangkaian uji coba yang telah dilakukan dapat disusun kelebihan dari pengembangan media PBK ini yaitu (1) siswa dapat memahami sendiri konsep yang dipelajari karena siswa terlibat langsung dalam pembelajaran, (2) memuat soal-soal yang berhubungan dengan kehidupan sehari-hari, (3) media PBK dapat dijadikan sebagai sumber belajar siswa, dan (4) memuat kuis dan tes penguasaan bahan ajar yang dapat memunculkan nilai yang diperoleh siswa. Sedangkan kekurangan dari media PBK ini yaitu (1) pada kegiatan menanya siswa tidak mengisi pertanyaan pada media melainkan media menyediakan daftar pertanyaan, (2) soal pada kuis dan tes penguasaan bahan ajar tidak random, dan (3) media PBK ini tidak bisa merekam hasil pembelajaran siswa.

 

Saran pengembangan selanjutnya diantaranya (1) dalam kegiatan menanya sebaiknya siswa yang mengisi pertanyaan pada media PBK dan media PBK dapat meresponnya, (2) soal pada kuis dan tes penguasaan bahan ajar diharapkan bisa random, dan (3) media PBK dapat menyimpan dan merekam hasil belajar siswa,