DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Collocation In Fresh Graduate Thesis Abstracts

Dedy Ahsan Muttaqin

Abstrak


ABSTRACT

 

Muttaqin, Dedy Ahsan. 2016. Collocation in Fresh Graduate Thesis Abstracts.

Thesis, Graduate Program in English Language Teaching (ELT), State

University of Malang. Advisors: (1) Prof. Dr. Yazid Basthomi, M.A., (2) Dr.

Mirjam Anugerahwati, M.A.

Keywords: Collocation, fresh graduate, thesis abstracts

Collocation plays an important role in English. By acquiring collocation

skill learners could improve their proficiency, the acceptability and natural

production of language. This study was intended to figure out the types of

collocation, frequency of highest and lowest collocation pattern and frequency

highest and lowest of correct and erroneous collocation in FGTA’s. The aim of

this study was to observe the fresh graduates’ skill in using collocation in

FGTA’s.

This study is corpus based study. The objects of study were fresh graduate

thesis abstracts in English Department during year 2015 from UB, UM, and UIN.

The researcher collected the thesis abstracts from database of central library that

had been submitted and had been input during 2015. This study employed corpus

approach in collecting the data.

The results of the study revealed there were two types of collocation in

FGTA’s; lexical and grammatical collocation. The number of lexical collocation

in FGTA’s was bigger than grammatical collocation. However, its number did not

determine fresh graduate did not make mistake, but it remains problem for them in

FGTA’s. Whilst the frequency of highest lexical collocation pattern in lexical

collocation was occupied by verb (transitive)-noun and the lowest was verb

(nullification)-noun. In contrast to lexical collocation pattern, the highest

grammatical collocation pattern was fulfilled by noun-to infinitive and the lowest

one was with adjective-that clause. It also revealed the highest frequency of

correct collocation in lexical collocation was placed by adjective-noun and

grammatical collocation was with two collocation patterns consisting of nounpreposition,

and noun-to infinitive. In conclusion, fresh graduates had problem

with collocations in FGTA’s.

Some suggestions are addressed to teachers and lecturers, and future

researchers. For teachers and lecturers, collocation remains problem for fresh

graduates. Then teachers and lecturers should put the collocation becomes top

priority for EFL students in English language teaching, and should be creative to

attach material about collocation in syllabus, lesson plan while teaching English.

As for the future researchers who want to conduct study relates to this topic and

other aspects which are not yet discussed in this recent study would study further

to complete the finding of recent study.

ii

ABSTRAK

 

Muttaqin, Dedy Ahsan. 2016. Kolokasi di dalam Abstrak Skripsi Fresh Graduate.

Tesis. Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris, Program Pascasarjana Universitas

Negeri Malang. Pembimbing: (1) Prof. Dr. Yazid Basthomi, M.A., (2) Dr.

Mirjam Anugerahwati, M.A.

Kata Kunci: kolokasi, fresh graduate, abstrak skripsi

Kolokasi memiliki peran penting dalam Bahasa Inggris. Dengan memiliki

kemampuan kolokasi mahasiswa dapat meningkatkan kecakapan, penerimaan dan

ketepatan produksi bahasa. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui jenis

kolokasi, frekuensi tertinggi dan terendah dari pola kolokasi serta frekuensi

tertinggi dan terendah dari kolokasi yang benar dan kolokasi yang salah di dalam

korpus abstrak skripsi fresh graduate. Tujuan penelitian untuk mengamati

kemampuan fresh graduate jurusan bahasa Ingrris di dalam menggunakan

kolokasi di dalam abstrak skripsi.

Penelitian ini merupakan penelitian berbasis korpus. Objek dari penelitian

ini ialah abstrak skripsi fresh graduate jurusan bahasa Inggris sepanjang tahun

2015 dari UB, UM, dan UIN. Peneliti ini mengumpulkan abstrak skripsi fresh

graduate jurusan bahasa Inggris dari basis data perpustakaan pusat UB, UM, dan

UIN yang sudah dikumpulkan dan di input sepanjang tahun 2015. Penelitian ini

menggunakan pendekatan korpus dalam proses pengumpulan data.

Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat dua jenis kolokasi di

korpus abstrak skripsi fresh graduate yakni leksikal dan grammatikal. Adapun

jumlah kolokasi leksikal di dalam korpus terebut jauh lebih besar dibanding

kolokasi grammatikal. Namun jumlah tersebut tidak dapat menjadi dasar bahwa

fresh graduate juruan bahasa Inggris di UB, UM, and UIN tidak memiliki

kesalahan terkait kolokasi, tetapi kolokasi menyisakan masalah bagi fresh

graduate di tiga kampus tersebut. Sedangkan frekuensi dari pola kolokasi yang

paling banyak sering muncul di kolokasi leksikal di dalam abstrak skripsi fresh

graduate jurusan bahasa Inggris adalah pola kolokasi verb (transitive) – noun dan

yang terendah adalah kolokasi verb (nullification) – noun. Berbeda dari kolokasi

leksikal, pola kolokasi grammatikal yang paling sering muncul ialah kolokasi

noun – to infinitive dan terendah ialah kolokasi adjective – that clause. Adapun

juga frekeunsi kolokasi yang frekuensi kolokasi benar tertinggi di dalam kolokasi

leksikal diduki oleh kolokasi adjective- noun dan yang terendah pada kolokasi

grammatikal ditempati oleh dua pola kolokasi grammatikal yaitu kolokasi nounpreposition,

dan noun-to-infinitive. Kesimpulannya fresh graduate di jurusan

bahasa Inggris dari tiga kampus tersebut memiliki masalah terkait kolokasi.

Saran ditujukan untuk guru dan dosen, dan peneliti selanjutnya. Untuk

guru dan dosen bahwa kolokasi menyisakan permasalah. Maka baik guru dan

dosen sebaiknya menjadikan kolokasi sebagai perhatian utama untuk pelajar asing

yang ingin belajar bahasa Inggris dan menjadi lebih kreatif dalam menempatkan

materi terkait kolokasi pada syllabus dan rencana pembelajaran saat mengajar

iii

bahasa Inggris. Untuk peneliti selanjutnya, diharapakan penelitian selanjutnya

 

dapat melengkapi dan memperbaiki hasil penelitian sebelumnya..