DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Profil Guru Produktif Jurusan Teknik Mesin diKota Palu Sulawesi Tengah. (Tesis)

Soni Taslim

Abstrak


Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mendesripsikan profil guru produktif jurusan teknik mesin di SMK berdasarkan kualifikasi akademik pendidikan minimum, (2) untuk mendeskripsikan profil guru produktif jurusan teknik mesin di SMK berdasarkan kesesuaian latar belakang program pendidikan tinggi dengan mata pelajaran yang diampu, (3) untuk mendeskripsikan profil guru produktif jurusan teknik mesin di SMK berdasarkan kepemilikan sertifikat pendidik, (4) untuk mendeskripsikan kompetensi pedagogik guru produktif jurusan teknik mesin di SMK berdasarkan kompetensi pedagogik dalam standart kualifikasi akademik dan kompetensi guru, (5) untuk mendeskripsikan kompetensi profesional guru produktif jurusan teknik mesin di SMK berdasarkan kompetensi profesional dalam standart kualifikasi akademik dan kompetensi guru.

Metode penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian deskriptif eksploratif, yang dilaksanakan dengan menggunakan rancangan survey secara langsung pada masing-masing sekolah yang diteliti. Hasil survey dideskripsikan dan di presentasikan sebagai laporan ilmiah.

Hasil penelitian (1) profil guru produktif jurusan teknik mesin berdasarkan kualifikasi akademik pendidikan minimum adalah sebagian besar guru produktif jurusan teknik mesin di kota Palu adalah lulusan S1 65,91%, atau 29 orang, sedangkan yang berijaza D3 30,2 %, atau 13 Orang dan D4 2 orang atau 4,55%, (2) profil guru produktif jurusan teknik mesin berdasarkan kesesuaian latar belakang program pendidikan tinggi dengan mata pelajaran yang diampu adalah, dari 44 Guru produktif jurusan teknik mesin yang mengajar mata pelajaran sesuai dengan program pendidikan tinggi masih cukup besar, yaitu 27 Orang 61,36%, sedangkan guru produktif yang mengajar tidak sesuai dengan latar belakang program pendidikan tingginya adalah 17 Orang 38,64%, (3) profil guru produktif jurusan teknik mesin berdasarkan kepemilikan sertifikat pendidik. Sesuai dengan peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, bahwa seorang pendidik harus memiliki sertifikat sebagai pendidik, dari 44 orang Guru teknik mesin di kota Palu sebagian besar masih belum memiliki sertifikat sebagai pendidik yaitu 24 orang guru, (4) Dari hasil penelitian kompetensi pedagogik guru produktif jurusan teknik mesin di kota Palu yang datanya dikumpul lewat angket/kuesioner penelitian adalah, di temukan skor terendah 54, dan skor tertinggi 93. Dengan skor rata-rata 80,2558, dan peluang minimum 54.00 dan maksimum 94.00 dengan simpangan baku 9,342. Dari distribusi kompetensi pedagogik guru secara keseluruhan menunjukan bahwa frekfensi (f) pada interfal 80-100 yaitu terdiri dari 25 Orang 56,82. Dan hanya sebagian kecil atau interval 60-80 sebanyak 18 Org 40,91% tergolong dalam kategori sedang. Sedangkan kategori rendah hanya sebagian kecil 1 Org 2,27% dengan interval 40-60. (5) Dari hasil penelitian kompetensi profesional guru produktif jurusan teknik mesin dikota Palu terkategori terendah, 3 Orang dengan skor, 30-40, atau 6,82%, dan terkategori sedang, 7 Org dengan skor, 40-50, atau sekitar 15,91%, sedangkan yang tertinggi, 34 Org dengan skor 50-70 atau sekitar 77,27% dengan demikian di lihat secara rata-rata 54.9767 dengan peluang minimum 35.00 dan peluang maksimum sebesar 69.00, dan simpangan baku 8,609.

                   Kesimpulan dan saran (1) profil guru produktif jurusan teknik mesin di kota Palu berdasarkan kualifikasi akademik pendidikan minimum. Sebagian kecil masih berijasah D3, Jadi ada beberapa guru produktif jurusan teknik mesin di kota Palu belum sesuai dengan standart minimal Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 16 tahun 2007 tentang standar kualifikasi akademik dan kompetensi guru. Hal ini pemda kota Palu harus menyiapkan dana untuk melanjutkan studi ke S1 atau D4 yang sesuai dengan kompetesinya atau mata diklat yang di ajarkan ketiga masih D3, (2) profil guru produktif jurusan teknik mesin di kota Palu berdasarkan kesesuaian latar belakang program pendidikan tinggi dengan mata pelajaran yang diampu. Sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 16 tahun 2007 tentang standar kualifikasi akademik dan kompetensi Guru. Hal ini terlihat masih ada guru yang mengajar tidak sesuai dengan latar belakang program pendidikan tingginya, mengsikapi hal itu maka Dinas Pendidikan dan Pemerintah Daerah Sulawesi Tengah pada umumnya dapat menyiapkan dana untuk pelaksanaan training alifungsi kepada 17 Orang Guru yang mengajar tidak sesuai dengan bidang tugas, (3) profil guru produktif jurusan teknik mesin di kota Palu berdasarkan kepemilikan sertifikat pendidik; masih sebagian kecil Guru yang telah memiliki sertifikat pendidik, (4) profil guru produktif jurusan teknik mesin di kota Palu berdasarkan kompetensi pedagogik dalam standart kualifikasi akademik dan kompetensi guru, berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan dan Peraturan Menteri Pendidikan Nsional Nomor 16 tahun 2007 tentang standar kualifikasi akademik dan kompetensi Guru. Secara umum guru produktif jurusan teknik mesin di kota Palu menunjukan sebagian besar memiliki kompetensi Pedagogik yang tinggi, (5) profil guru produktif jurusan teknik mesin di kota Palu berdasarkan kompetensi profesional dalam standart kualifikasi akademik dan kompetensi guru, berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan dan Peraturan Menteri Pendidikan Nsional Nomor 16 tahun 2007 tentang standar kualifikasi akademik dan kompetensi guru. Secara umum guru produktif jurusan teknik mesin di kota Palu sudah sebagian besar memiliki kompetensi profesional yang tinggi, (6) penelitian ini masih terbatas pada kompetensi pedagogik dan kompetensi profesional guru saja, sedangkan kompetensi sosial dan kompetensi kepribadian guru belum dilakukan, untuk itu peneliti mempersilakan siapa saja yang ingin menjutkan penelitian ini sehubungan dengan kompetensi guru.