DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pemaparan Gagasan Dalam Makalah Mahasiswa

tatik swandari

Abstrak


ABSTRACT

 

Pemaparan Gagasan Dalam Makalah Mahasiswa

Swandari, Tatik. Pemaparan Gagasan dalam Makalah Mahasiswa Progam Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kanjuruhan Malang. Disertasi. Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Pascasarjana, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Suyono, M.Pd., (II) Dr. Yuni Pratiwi, M.Pd., (III)Dr. Roekhan, M.Pd.

Kata Kunci: pemaparan gagasan, pengorganisasian, model pemaparan, keakurasian, makalah.

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pemaparan gagasan dalam makalah mahasiswa progam studi pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kanjuruhan Malang. Sesuai dengan tujuan tersebut penelitian ini difokuskan pada (1) sistematika pemaparan gagasan, (2) model pemaparan gagasan, dan (3) keakurasian paragraf dalam makalah.

Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis teks. Data penelitian ini adalah data nonnumerik yang berwujud paparan bahasa. Data penelitian ini bersumber dari makalah mahasiswa Progam Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Univesitas Kanjuruhan Malang. Data tersebut dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam wujud klasifikasi dan kategorisasi sesuai dengan fokus yang diteliti dan karakteristik ragam datanya. Penafsiran dan penyimpulan temuan penelitian dilakukan secara induktif berdasarkan ragam data yang sudah terklasifikasi dan terkategorisasi.

Berdasarkan analisis data, ditemukan tiga hal sebagai temuan penelitian. Ketiga hal tersebut dapat dipaparkan sebagai berikut.

Pertama, berkaitan dengan sistematika pemaparan gagasan, terdapat dua aspek yang dianalisis, yakni (1) pengorganisasian paparan gagasan dalam makalah, dan (2) kesesuaian paparan gagasan antarbagian dalam makalah. Berdasarkan pengorganisasian paparan, ditemukan dua ragam penyajian makalah, yakni sistem bab dan sistem judul-subjudul. Berdasarkan kesesuaian paparan gagasan antarbagian dalam makalah, ditemukan sejumlah makalah yang memiliki kesesuaian antarbagian dan ada pula yang tidak sesuai. Ketidaksesuaianantarbagian makalah sistem babdisebabkanolehtigahal, yaitu (1) ketidaksesuaianantarapertanyaandalamrumusanmasalahdenganurutanpaparanpembahasan, (2) ketidaksesuaianjumlahbutirrumusanmasalahdenganbutirsubbabpembahasan, dan (3) ketidaksesuaiangagasanantarapertanyaandalamrumusanmasalahdenganpaparangagasandalampembahasan. Sementara itu, ketidaksesuaianmakalah sistem judul-subjuduldisebabkan (1) tidakterdapatrumusanmasalahdalamsubjudulpendahuluan, (2) tidaktepatdalammengorganisasisubjudulpendahuluan (latarbelakang, rumusanmasalah, dantujuandisajikansecaraterpisah), dan (3) hanyaterdiriatasteksutamasehinggatidakdiketahuilatarbelakangpenuliandanmasalah yang dibahasdalammakalah.

Kedua, model pemaparan gagasan dalam makalah ada tiga aspek, yakni (1) letak ide pokok dalam paragraf, (2) teknik pengembangan paragraf, dan (3) fungsi paragraf dalam makalah. Ide pokok pada paragraf yang disusun oleh mahasiswa terdiri atas tiga ragam, yakni terletak di awal, akhir, dan  awal dan akhir paragraf. Dalam makalah yang ditulis oleh mahasiswa ditemukan tiga ragam teknik pengembangan paragraf, yakni teknik alamiah, klimaks dan anti-klimaks, dan umum-khusus serta khusus-umum. Bentuk paragraf berdasarkan fungsi yang dikembangkan oleh mahasiswa pun beragam, yakni perbandingan dan pertentangan, contoh-contoh, sebab-akibat, definisi luas, dan klasifikasi.

Ketiga, keakurasian paragraf dapat dilihat dari tiga aspek, yakni kesatuan, kepaduan, dan kelengkapan. Berdasarkan kesatuan ide, ada sejumlah paragraf yang memiliki kesatuan ide dan ada pula paragraf yang tidak memiliki kesatuan ide.Berdasarkan kepaduan ide paragraf yang terdapat dalam makalah yang ditulis oleh mahasiswa, terdapat lima penanda kepaduan yang menjadi penghubung antarkalimat dalam paragraf. Penanda hubungan kepaduan tersebut, yakni (1) penanda hubungan penunjukan, (2) pengganti, (3) pelesapan, (4) perangkaian, dan (5) leksikal.Berdasarkan kelengkapan kalimat yang terdapat dalam paragraf, ada sejumlah paragraf yang lengkap dan ada pula paragraf yang tidak lengkap. Ketidaklengkapan tersebut karena dalam paragraf tersebut terdiri atas satu kalimat, adapun paragraf yang terdiri atas beberapa kalimat tetapi kalimat penjelas tidak memaparkan secara rinci gagasan pada kalimat utama.

Sesuai dengan temuan tersebut, ada empat pihak yang patut diberi saran. Bagi pengajar matakuliah Menulis Karya Ilmiah dan matakuliah umum Bahasa Indonesia Keilmuan, temuan ini dapat dimanfaatkan sebagai acuan untuk menentukan dan menyusun materi pembelajaran yang sesuai dengan prinsip penulisan karya ilmiah dan kebutuhan mahasiswa. Bagi penulis buku ajar, temuan penelitian ini dapat dimanfaatkan sebagai kisi-kisi untuk menyusun buku ajar tentang penulisan karya ilmiah. Bagi mahasiswa, temuan penelitian ini dapat direalisasikan kebiasaan menulis karya ilmiah agar mahasiswa dapat menulis karya ilmiah sesuai dengan kaidah. Bagi peneliti selanjutnya, temuan penelitian dapat sebagai rujukan dan sumber inspirasi untuk merancang penelitian yang relevan dengan topik ini tetapi dengan fokus yang lain.