DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGEMBANGAN MODEL PROGRAM PENDIDIKAN DAN PELATIHAN BERBASIS PETA KOMPETENSI PADA PPPPTK BIDANG OTOMOTIF DAN ELEKTRONIKA MALANG

Jojon Suherman

Abstrak


ABSTRACT

 

PENGEMBANGAN MODEL PROGRAM PENDIDIKAN DAN PELATIHAN BERBASIS PETA KOMPETENSI PADA PPPPTK BIDANG OTOMOTIF DAN ELEKTRONIKA MALANG

Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) sebagai lembaga Diklat menghadapi permasalah pengelolaan Diklat dalam hal: cara menyusun program Diklat yang bertahap dan berkelanjutan, cara menentukan peserta Diklat dan cara penjaminan kualitas hasil Diklat, sehingga menyebabkan program Dikat yang tersedia menjadi kurang efektif dan efisien. Tujuan penelitian ini mengembangkan  model program Diklat berjenjang berbasis peta kompetensi didukung dengan software mapping kompetensi. Metode penelitian dan pengembangan ini menggunakan model penelitian dan pengembangan dari model Borg dan Gall yang disederhanakan oleh Pusat Penelitian Kebijakan dan Inovasi Pendidikan Departemen Pendidikan  Nasional (Depdiknas) menjadi lima langkah yaitu (1) penelitian awal, (2) pengembangan produk awal, (3) validasi ahli, (4) Uji coba lapangan skala kecil, (5) Uji coba lapangan skala besar dan implementasi produk. Obyek penelitian ini terdiri dari (1) pejabat PPPPTK BOE Malang sebagai ahli, (2) widyaiswara sebagai penyusun program Diklat, penyusun program uji kompetensi dan pengguna software mapping kompetensi, (3) guru sebagai peserta Diklat. Implementasi produk dilakukan melalui pelaksaksanaan Diklat dan diseminasi  software mappiing kompetensi di SMK seluruh Indonesia.

Hasil penelitian dan pengembangan ini terdiri dari lima produk yaitu (1) konsep model program Diklat berbasis peta kompetensi, (2) panduan pengunaan instrumen penyusunan perangkat program Diklat berjenjang (3) Panduan pengunaan instrumen perangkat program kelayakan kompetensi, (4) software mapping kompetensi dan, (5) manual penggunaan software mapping kompetensi. Keberhasilan produk dalam penelitian ini diukur melalui tingkat kegunaan produk, tingkat kemudahan penggunaan produk, tingkat kelengkapan produk, tingkat keterbacaan produk, tingkat efektivitas produk dan daya tarik produk menggunakan skala penilaian 1-5 dengan katagori sangat rendah= 1, rendah= 2, cukup = 3, tinggi = 4 dan sangat tinggi = 5.

 Berdasarkan validasi ahli dari lima produk yang divalidasi menunjukkan tingkat kegunaan, kemudahan penggunaan, kelengkapan dan keterbacaan model memiliki skor rerata 4,81 termasuk dalam katagori “sangat tinggi’ dengan revisi pada struktur bahasa dan tujuan instrumen. Uji coba produk skala kecil dilakukan oleh 12 widyaiswara, 6 pengelola SMK dan 24 guru SMK menunjukkan  tingkat kegunaan, kemudahan penggunaan, kelengkapan dan keterbacaan model memiliki skor rerata 4,62 termasuk katagori “sangat tinggi”dengan revisi pada jumlah dan kodefikasi instrumen dan tampilan software. Uji coba produk skala besar oleh 24 widyaiswara, 12 pengelola SMK dan 48 guru SMK menunjukkan  tingkat kegunaan, kemudahan penggunaan, kelengkapan dan keterbacaan model memiliki skor rerata 4,63 termasuk katagori “sangat tinggi” dengan revisi pada penyempurnaan susunan kata.  Implementasi produk dilakukan oleh 189 widyaiswara, 34 SMK dan 350 guru SMK, 72 guru Diklat asesor, 708 guru Diklat kompetensi menunjukkan hasil tingkat efektivitas produk skor rerata 4,85 termasuk katagori “sangat tinggi”, tingkat daya tarik produk rerata skor 4,86 termasuk katagori “sangat tinggi”, tingkat kepuasaan pelaksanaan uji kompetensi skor rerata 4,60 termasuk katagori “sangat tinggi”. Sedangkan tingkat ketercapaian software mapping kompetensi telah berhasil input data base 4230 guru SMK.

 

Produk hasil penelitian pengembangan ini dapat digunakan oleh PPPPTK  dan Dinas pendidikan untuk (1) menyusun program Diklat berjejang untuk program Diklat bertahap dan berjkelanjutan, (2) menyusun perangkat uji kompetensi untuk penjaminan kualitas Diklat dan (3) menganalisis kebutuhan program Diklat dan peserta Diklat menggunakan software mapping kompetensi.