DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pergeseran Aktivitas Metakognitif Siswa dalam Pemecahan Masalah Matematika

Intan Dwi Hastuti

Abstrak


ABSTRACT

 

Hastuti, Intan Dwi. 2016. Pergeseran Aktivitas Metakognitif Siswa dalam Pemecahan Masalah Matematika. Disertasi. Program Studi Pendidikan Matematika, Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Promotor: Prof. Dr. Toto Nusantara, M.Si., Ko-Promotor I: Dr. Subanji, M.Si., Ko-Promotor II: Dr. Hery Susanto, M.Si.

Kata Kunci: Aktivitas metakognitif, metakognitif sosial, pergeseran aktivitas

metakognitif, pemecahan masalah

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pergeseran aktivitas metakognitif siswa dalam pemecahan masalah matematika. Peneliti memberikan tugas pemecahan masalah matematika pada 45 siswa kelas XI dengan rincian 24 siswa SMAN 1 Malang dan 21 siswa SMAN 3 Malang. Dari 45 siswa yang diminta untuk menyelesaikan tugas pemecahan masalah matematika, diperoleh 37 siswa yang mengalami pergeseran aktivitas metakognitif dalam menyelesaikan masalah matematika. Tiga puluh tujuh siswa inilah yang akan dijadikan subjek dalam penelitian ini. Tiga jenis aktivitas metakognitif yang dilakukan siswa saat menyelesaikan tugas pemecahan masalah matematika adalah kesadaran metakognitif (metacognitive awareness), regulasi metakognitif (metacognitive regulation), dan evaluasi metakognitif (metacognitive evaluation). Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif eksploratif. Pengumpulan data menggunakan instrumen berupa tugas pemecahan masalah matematika jenis Model Eliciting Activities (MEA), pedoman wawancara, dan kuesioner. Pada tahap pertama, siswa menyelesaikan tugas pemecahan masalah matematika secara individu sambil melakukan think alouds. Pada tahap kedua, siswa berdiskusi dalam kelompok kecil yang terdiri dari 3 orang siswa untuk menyelesaikan masalah yang sama dan selanjutnya peneliti merekam hasil diskusi tersebut dengan menggunakan handycam. Pada tahap ketiga, peneliti melakukan wawancara berbasis tugas untuk mengetahui aktivitas metakognitif yang dilakukan siswa saat menyelesaikan masalah baik saat menyelesaikan secara individu maupun kelompok.

 

Hasil penelitian ini terdiri dari pergeseran aktivitas metakognitif perfektif dan pergeseran aktivitas metakognitif konstruktif. Pergeseran aktivitas metakognitif perfektif terjadi karena pengaruh dari diskusi kelompok yang mengakibatkan siswa memeriksa kembali pemikiran matematisnya. Pada saat siswa memeriksa kembali pemikiran matematisnya, terjadi perubahan aktivitas metakognitif siswa dari aktivitas metakognitif individu ke aktivitas metakognitif sosial sehingga siswa melengkapi kembali struktur berpikir awalnya dalam pemecahan masalah matematika. Pergeseran aktivitas metakognitif konstruktif terjadi karena pengaruh dari diskusi kelompok yang mengakibatkan siswa memeriksa kembali pemikiran matematisnya. Pada saat siswa memeriksa kembali pemikiran matematisnya, terjadi perubahan aktivitas metakognitif siswa dari aktivitas metakognitif individu ke aktivitas metakognitif sosial sehingga siswa membangun kembali struktur berpikir yang baru dalam pemecahan masalah matematika.