DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Diagram Alir terhadap Keterampilan Menulis Teks Eksplanasi Kompleks Siswa Kelas XI SMA Negeri 2 Malang

nurul azizah

Abstrak


ABSTRACT

 

Azizah, Nurul. 2016. Pengaruh Diagram Alir terhadap Keterampilan Menulis

Teks Eksplanasi Kompleks Siswa Kelas XI SMA Negeri 2 Malang. Tesis,

Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Program Pascasarjana,

Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Dawud, M. Pd., (II)

Dr. Kusubakti Andajani, M. Pd.

Kata Kunci: diagram alir, teks eksplanasi kompleks

Keterampilan menulis dapat dikuasai siswa dengan melalui latihan-latihan

yang sistematis. Diperlukan model pembelajaran yang inovatif sebagai dasar

pengembangan guru untuk melakukan kegiatan pembelajaran menulis. Strategi

pembelajaran akan lebih menarik jika dilengkapi dengan pemanfaatan teknologi

dalam menulis. Setiap pembelajaran menulis, hendaknya guru menyiapkan model

dan strategi pembelajaran yang dapat membantu dan memudahkan siswa dalam

menuangkan gagasannya ke dalam sebuah tulisan. Penelitian ini dilakukan karena

siswa di kelas sering mengalami kesulitan dalam menghasilkan sebuah tulisan,

sehingga siswa cenderung untuk mencontek. Dengan demikian, perlu adanya

inovasi pembelajaran di kelas, yakni dengan implementasi strategi diagram alir

yang dilakukan di dalam model pembelajaran STAD. Penelitian ini dilakukan

untuk menjelaskan pengaruh diagram alir terhadap kemampuan menulis teks

eksplanasi kompleks siswa kelas XI SMA berdasarkan empat aspek, yakni (1)

pengorganisasian isi, (2) pengembangan paragraf pernyataan umum, (3)

pengembangan paragraf deret penjelas, dan (4) perumusan judul.

Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif  dengan

rancangan penelitian eksperimen semu atau quasi eksperimental. Desain

penelitian yang digunakan adalah desain postest only control design. Populasi

penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 2 Malang, sedangkan

sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah kelas XI IPS 1 (kelas

eksperimen, 28 siswa) dan XI IPS 2 (kelas kontrol, 27 siswa). Instrumen yang

digunakan dalam penelitian ini terdiri atas dua macam, yakni instrumen perlakuan

dan instrumen pengukuran. Instrumen perlakuan yang dibuat berupa silabus,

rencana pelaksanaan pembelajaran, dan lembar kerja siswa atau kelompok.

Instrumen pengukuran yang digunakan adalah soal tes tulis. Uji coba instrumen

dilakukan dengan validitas dan reliabilitas. Validitas instrumen dilihat dari tiga

aspek, yaitu (1) validitas isi, (2) validitas konstruk, dan (3) validitas empiris.

Reliabilitas instrumen dilakukan dengan memberikan dua tes yang mempunyai

tingkat kesukaran yang sama untuk menulis teks eksplanasi kompleks yang

dilakukan pada kelas XI MIPA 5. Hasil skor tes pertama dan tes kedua diuji

dengan uji korelasi product moment untuk melihat korelasi skor total tes pertama

dan tes kedua. Proses pengumpulan data dalam penelitian ini dilaksanakan melalui

tiga tahap, yaitu (1) tahap persiapan, (2) tahap pelaksanaan, dan (3) tahap akhir.

Teknik analisis data dilakukan dengan, (1) uji prasyarat analisis dan (2) uji

hipotesis penelitian. Uji prasyarat analisis terdiri atas uji normalitas dan uji

homogenitas. Uji normalitas  dilakukan menggunakan tes Kolmogorov-Smirnov

dengan bantuan SPSS 17 for Windows. Uji homogenitas digunakan untuk

mengetahui varian data pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Dasar

pengambilan uji ini adalah dengan menggunakan nilai signifikansi. Jika dalam

tabel homogenity of variences menunjukkan nilai sig. > 0,05 maka dapat

dikatakan data homogen atau seragam. Uji hipotesis dilakukan dengan

menggunakan uji Independent Samples T-Tes (Uji-T).

Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh empat simpulan hasil penelitian

sesuai rumusan masalah yang telah ditentukan. Pertama, terdapat perbedaan yang

signifikan skor pascates pengorganisasian isi teks siswa kelas eksperimen dan

kelas kontrol (p < 0,05), yakni dengan nilai signifikansi 0,027. Dengan demikian

dapat disimpulkan bahwa hipotesis alternatif 2 (Ha2) yang menyatakan bahwa

penggunaan diagram alir berpengaruh secara signifikan terhadap keterampilan

mengorganisasikan isi teks eksplanasi kompleks diterima. Jadi, dapat dinyatakan

bahwa penggunaan diagram alir berpengaruh secara signifikan terhadap

keterampilan mengorganisasikan isi teks eksplanasi kompleks.

Kedua, terdapat perbedaan yang signifikan skor pascates pengembangan

paragraf pernyataan umum kelas eksperimen dan kelas kontrol (p < 0,05), yakni

dengan nilai signifikansi 0,010. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa

hipotesis alternatif 2 (Ha2) yang menyatakan bahwa penggunaan diagram alir

berpengaruh secara signifikan terhadap keterampilan mengembangkan paragraf

pernyataan umum teks eksplanasi kompleks diterima. Jadi, dapat dinyatakan

bahwa penggunaan diagram alir berpengaruh secara signifikan terhadap

keterampilan mengembangkan paragraf pernyataan umum teks eksplanasi

kompleks.

Ketiga, terdapat perbedaan yang signifikan skor pascates pengembangan

paragraf deret penjelas kelas eksperimen dan kelas kontrol (p < 0,05), yakni

dengan nilai signifikansi 0,021. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa

hipotesis alternatif 3 (Ha3) penggunaan diagram alir berpengaruh secara signifikan

terhadap keterampilan mengembangkan paragraf deret penjelas teks eksplanasi

kompleks diterima. Jadi, dapat dinyatakan bahwa penggunaan diagram alir

berpengaruh secara signifikan terhadap keterampilan mengembangkan paragraf

deret penjelas teks eksplanasi kompleks.

Keempat, terdapat perbedaan yang signifikan skor pascates perumusan

judul teks siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol (p < 0,05), yakni dengan nilai

signifikansi 0,027. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hipotesis alternatif4 (Ha4) yang menyatakan bahwa penggunaan diagram alir berpengaruh secara

signifikan terhadap keterampilan merumuskan judul teks eksplanasi kompleks

diterima. Jadi, dapat dinyatakan bahwa penggunaan diagram alir berpengaruh

secara signifikan terhadap keterampilan merumuskan judul teks eksplanasi

kompleks.

Berdasarkan hasil penelitian tersebut disarankan kepada guru Bahasa

Indonesia sebaiknya dapat mengembangkan model pembelajaran STAD menjadi

lebih optimal dalam pembelajaran teks eksplanasi kompleks. Guru dapat

mengolaborasikan model pembelajaran STAD dengan teknik pembelajaran yang

lain. Selain itu, peneliti lain disarankan untuk dapat mengembangkan modifikasi

model pembelajaran untuk penelitian selanjutnya. Hasil penelitian ini masih

dilakukan pada satu sekolah, peneliti lain yang akan mengaplikasikan model

pembelajaran ini dapat melakukan penelitian dengan mengambil data dari

beberapa sekolah sehingga dapat diperoleh data yang benar-benar valid.

ABSTRACT

 

Azizah, Nurul. 2016. The Flowchart Effect of Writing Skills Explanatory Complex

Text by Student Class XI SMAN 2 Malang. Thesis. Indonesian Education

Studies Program, Graduate Program, State University of Malang. Adviser:

(I) Prof. Dr. Dawud, M.Pd., (II) Dr. Kusubakti Andajani, M.Pd.

Key words: flow charts, explanatory complex texts

Writing skills can be mastered by the student through systematic exercises.

Required an innovative learning model as the basis for development of teachers to

engage in learning to write. Learning strategy would be more interesting if it

comes to use of the writing technology. Each teach of writing, teachers should

prepare models and learning strategies that can assist and facilitate students in

expressing his ideas into an article. This research was conducted for the students

in the classroom often have difficulty in producing a paper, so students tend to

cheat. Thus, need for innovative learning in the classroom, namely the

implementation of the strategy undertaken in the flow chart in STAD learning

model. This study was conducted to elucidate the effect of the flow chart on the

ability to write a complex explanation text by student class XI SMA based on four

aspects, (1) the organization of content, (2) development paragraph general

statements, (3) development of paragraph series of explanatory, and (4) the

formulation title. 

This study uses a quantitative research approach with quasi-experimental

research design or quasi experimental. The research design is the design posttest

only control design. The population of this research is all class XI student of

SMAN 2 Malang, while the samples used in this study is a class XI IPS 1 (the

experimental class, 28 students) and XI IPS 2 (the control class, 27 students). The

instrument used in this study consists of two kinds, namely the treatment

instrument and measuring instruments. Treatment instrument made in the form of

a syllabus, lesson plan and worksheets student or group. Measurement instrument

used is a matter of written tests. Trials conducted with instrument reliability and

validity. The validity of the instrument viewed from three aspects, namely (1) the

validity of the content, (2) construct validity, and (3) the empirical validity.

Reliability of the instrument is done by providing two tests that have the same

level of difficulty to write complex text explanation is done on a class XI MIPA 5.

The results of the test scores the first and second test tested with product moment

correlation test to see correlations total score of the first test and the second test.

The process of collecting data in this study is carried out through three stages: (1)

preparation, (2) the implementation phase, and (3) the final stage. The data

analysis technique, (1) testing requirements analysis and (2) test research

hypotheses. Test requirements analysis consists of tests of normality and

homogeneity test. Normality test is done using the Kolmogorov-Smirnov test with

SPSS 17 for Windows. Homogeneity test is used to determine the variance data

on experimental class and control class. Basis for making this test is to use a

significance value. If the table homogenity of variences showed sig. > 0.05 then

the data can be said to be homogeneous or uniform. Hypothesis testing is done by

using test Independent Samples T-Test.

Based on the analysis of data, obtained four conclusions on the outcome of

research suitable formulation of the problem that has been determined. First, there

are significant differences post-test scores of students organizing the text content

of an experimental class and control class (p