DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengelolaan Program Akselerasi di Sekolah Menengah Atas Negeri 3 Malang. (Tesis)

Niken Asih Santjojo

Abstrak


Peserta didik yang memiliki potensi kecerdasan dan bakat istimewa perlu mendapat layanan sesuai dengan potensi dan bakatnya. Salah satu bentuk layanan untuk mewadahi peserta didik tersebut adalah dengan menyelenggarakan program percepatan belajar dari tiga tahun menjadi dua tahun yang disebut program akselerasi.

 Undang-undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional menyatakan bahwa pemerintah Indonesia telah memberi payung hukum dalam memberi pelayanan pendidikan bagi anak yang memiliki potensi kecerdasan dan bakat istimewa. Oleh karena itu sekolah yang berkompeten seyogyanya berinisiatif untuk menyelenggarakan program akselerasi bagi peserta didik yang memiliki potensi kecerdasan dan bakat istimewa.

 Salah satu lembaga yang berinisiatif dan berkompeten membuka program tersebut adalah SMA Negeri 3 Malang. Sejak tahun pelajaran 2002- 2003 sekolah ini telah menyelenggarakan program akselerasi dan pada tahun pelajaran 2005-2006 telah ditunjuk oleh pemerintah untuk melaksanakan rintisan sekolah bertaraf internasional (RSBI) dimana program akselerasi berjalan sesuai dengan perkembangan sekolah tersebut. Perkembangan ini merupakan salah satu indikator keberhasilan sekolah, sehingga perlu diadakan penelitian tentang pengelolaan pada program akselerasi di sekolah ini.

 Fokus penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana timbulnya gagasan awal penyelenggaraan program akselerasi, proses persiapannya, pelaksanaan program tersebut, serta proses monitoring dan evaluasi penyelenggaraannya sejak tahun pelajaran 2002-2003 sampai dengan tahun pelajaran 2006-2007.

 Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan kualitatif dengan menggunakan rancangan studi kasus. Teknik pengumpulan data adalah (1) wawancara mendalam, (2) peran serta dalam observasi, (3) studi dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif, dengan alur (a) reduksi data, (b) penyajian data, dan (c) penarikan kesimpulan. Untuk memperoleh keabsahan data dilakukan dengan empat kriteria: (1) kredibilitas, (2) transferabilitas, (3) dependabilitas, dan (4) konfirmabilitas.

 Dari hasil analisis diperoleh temuan-temuan sebagai berikut: (1) Gagasan awal penyelenggaraan program akselerasi di SMA Negeri 3 Malang muncul karena adanya faktor-faktor kesiapan sekolah baik internal maupun eksternal yang didukung dengan adanya landasan hukum. Selanjutnya, gagasan penyelenggaraan program akselerasi disosialisasikan kepada pihak yang berkompeten untuk mendapatkan masukan-masukan, sehingga dapat digunakan sebagai dasar kebijakan persiapan pelaksanaan program akselerasi di SMA Negeri 3 Malang. (2) Persiapan pelaksanaan program akselerasi di SMA Negeri 3 Malang dilaksanakan secara matang melalui tahapan-tahapan: sosialisasi, pembentukan tim khusus, benchmarking, dan perijinan. (3) Pelaksanaan program akselerasi dilakukan berdasarkan input dan proses yang berkualitas sesuai perencanaan sehingga dihasilkan output yang baik. (4) monitoring dan evaluasi program akselerasi yang dilakukan di SMA Negeri 3 Malang dijadikan umpan balik penyelenggaraan di tahun berikutnya.

Berdasarkan temuan-temuan penelitian ini disarankan agar hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai: (1) pemicu bagi pengelola program ini agar dapat mempertahankan dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan program akselerasi, (2) acuan bagi lembaga yang berminat menyelenggarakan program akselerasi agar mendapatkan gambaran pengelolaan program akselerasi (3) bahan masukan untuk mengadakan penelitian lebih lanjut agar dapat mengungkapkan fenomena lain yang lebih akurat dan mendalam pada masa yang akan datang (4) gambaran yang jelas tentang pengelolaan program akselerasi di SMA Negeri 3 Malang, sehingga siswa yang memiliki potensi kecerdasan dapat memilih lembaga ini sebagai salah satu alternatif tempat belajar.

 

 

Keywords: Management, Accelerated Program, Sekolah Menengah Atas Negeri 3 Malang

 

Abstract

Students who have potential of intelligence and special talents need to get a special service in accordance with their potentials and talents. One form of the service to accommodate them is to conduct accelerated learning program from three years to two years, called accelerated program.

The laws on national educational systems number 20 year 2003 states that the government has given legal protections in providing services for any potential and talented students. Therefore, high quality schools should initiate to conduct an accelerated program for them.

The school that took the initiative and competent to open the program is a stated owned high school, SMA Negeri 3 Malang. It has conducted an accelerated program since the school year 2002 - 2003, and has been appointed in 2005-2006 school year by the government to implement an international standard scchool (RSBI) where the program runs in accordance with the accelerated development of this school.

This development is one indicator of the success of this school, so that the research on the management of the accelerated program at this school is needed.

The focus of this research is to determine how the first idea of implementing the accelerated program at SMA Negeri 3 Malang came up, the process of its preparation has been carried out, the implementation of the program, as well as the monitoring and evaluation processes operate since the 2002-2003 until the 2006-2007 school year.

This research was conducted through a qualitative approach using case study design. Data collection techniques are (1) in-depth interviews, (2) participation in the observation, (3) study the documentation. Data collected were analyzed descriptively, with the flow of : (a) reduction of data, (b) the presentation of data, and (c) inferences. To obtain the validity of the data, four criteria are carried out as follows: (1) credibility, (2) transferability, (3) dependability, and (4) confirmability.

Analysis results obtained from the findings are as follows: (1) initiative to set up an accelerated program in SMA Negeri 3 Malang came up because of the internal and external factors supported by a legal basis. Furthermore, the idea of organizing an accelerated program to be disseminated to the competent parties to get the inputs, soit can be used as a basis for preparation of policy implementation in an accelerated program SMAN 3 Malang. (2) Prepare the implementation of an accelerated program in SMA Negeri 3 Malang implemented in a mature through stages: socialization, formation of special teams, benchmarking, and licensing. (3) The accelerated program is based on the input and the process of planning a quality suitable to produce good output. (4) monitoring and evaluation carried out an accelerated program in SMA Negeri 3 Malang used as feedback in the implementation of the following year.

Based on the findings of this study, it is suggested that the findings can be used as: (1) the trigger for the management of this program in order to maintain and improve the quality of an accelerated program (2) a reference for other institutions interested in conducting an accelerated program to get a picture of an accelerated program management (3) input for further research in order to reveal another phenomenon that is more accurate and deeper in the future (4) a clear picture of the management of an accelerated program in SMA Negeri 3 Malang, so students who have potential intelligence agencies can choose this as an alternative place of learning.