DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING(PBL) BERBANTUAN LINGKUNGAN SEKITAR UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR DAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS KELAS VIII SMPN SATAP 3 TANJUNG JABUNG TIMUR

Siswadi Adnin

Abstrak


ABSTRACT

 

Adnin, Siswadi. 2016. Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Berbantuan Lingkungan Sekitar untuk Meningkatkan Motivasi Belajar dan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa pada Mata Pelajaran IPS Kelas VIII SMPN Satap 3 Tanjung Jabung Timur. Tesis, Program Studi Pendidikan Dasar IPS, Program Pascasarjana, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Prof. Dr. F.Danardana Murwani, M.M (II) Dra. Siti Malikhah Towaf, M.A, Ph.D

Kata Kunci: Problem Based Learning, motivasi belajar dan keterampilan berpikir kritis.

Berdasarkan observasi awal yang dilakukan oleh peneliti di SMPN Satap 3 Tanjung Jabung Timur di kelas VII semester genap 2014/2015 terlihat bahwa  motivasi belajar siswa masih rendah sebab siswa relatif belum aktif dalam merespon kegiatan umpan balik yang dilakukan guru pada saat kegiatan tanya jawab dikelas dan data hasil belajar juga menunjukkan kriteria keberhasilan yang belum dapat dicapai yaitu 64% dari jumlah siswa secara keseluruhan belum mencapai nilai KKM. Permasalahan lingkungan yang terjadi pada kehidupan keseharian siswa belum dapat diakomodir pada kegiatan pembelajaran di kelas sehingga siswa tidak kritis terhadap permasalahan tersebut. Perlu adanya variasi model pembelajaran yang bersifat student centre dan menekankan pembelajaran yang kontekstual sehingga menjadi latar belakang penulis untuk meneliti penerapan model pembelajaran problem based learning untuk meningkatkan mortivasi belajar dan keterampilan berpikir kritis siswa.

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan penerapan model problem based learning yang dilakukan sebanyak dua siklus dengan empat kali pertemuan disetiap siklusnya. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas VIII semester genap tahun 2015/2016 yang berjumlah 22 siswa. Adapun peneliti bertindak sebagai guru model dan dibantu oleh tiga orang observer untuk mengamati keterlaksanaan model pembelajaran yang diterapkan. Selanjutnya teknik pengumpulan data dilakukan dengan lembar observasi, tes keterampilan berpikir kritis, angket motivasi belajar dan dokumentasi.

 

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus satu pertemuan satu pada saat diskusi dan presentasi hanya sedikit siswa yang bertanya dan mengalami peningkatan pada pertemuan akhir, bantuan dari teman satu kelompok pada saat bertanya dan menjawab juga dapat diminimalisir pada akhir pertemuan. Pada siklus dua yaitu pada akhir pertemuan sudah ada beberapa siswa menanggapi jawaban dari teman dan memberikan pertanyaan yang bersifat analisis. Penerapan model PBL berbantuan lingkungan sekitar yang diramu dengan penambahan gambar, fitur-fitur menarik pada lembar kerja siswa, pemberian reward dan  bimbingan yang lebih intensif dalam membahas dan menghubungkan permasalahan lingkungan yang kontekstual dirasakan cukup berarti dalam meningkatkan motivasi belajar dan keterampilan berpikir kritis siswa. Hasil analisis berdasarkan angket dan tes menunjukkan bahwa motivasi belajar dan keterampilan berpikir kritis sudah memenuhi kriteria keberhasilan yaitu 78.74% dan 65.23% pada siklus dua.