DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Bahan Ajar Geografi Struktur Buku Cambridge Fundamentals Of Geophysics untuk Kelas XI SMA/MA Materi Sebaran Barang Tambang

Lintang Prawindia

Abstrak


ABSTRACT

 

Prawindia, Lintang. 2016. Pengembangan Bahan Ajar Geografi Struktur Buku Cambridge Fundamentals Of Geophysics untuk Kelas XI SMA/MA Materi Sebaran Barang Tambang. Tesis. Program Studi Pendidikan Geografi, Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Ach. Fatchan, M.Pd, M.P. (II) Drs. I Komang Astina. M.S, Ph.D.

Kata Kunci: pengembangan, bahan ajar, sebaran barang tambang

Pengembangan bahan ajar geografi materi sebaran barang tambang dilatarbelakangi oleh kelemahan pada bahan ajar kurikulum 2013 yang digunakan oleh siswa. Kelemahan tersebut diketahui setelah melakukan analisis terhadap buku teks geografi penerbit Erlangga penulis K.Wardiyatmoko untuk siswa kelas XI yang digunakan di SMA Negeri 1 Rejotangan Tulungagung. Beberapa kekurangannya antara lain: kebenaran bahasa, substansi, dan penyajian gambar. Selain itu, kebutuhan siswa akan bahan ajar berkualitas sesuai dengan tujuan kurikulum 2013 merupakan salah satu latar belakang dalam pengembangan ini.

Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan bahan ajar geografi menggunakan struktur buku Cambridge Fundamentals Of Geophysics untuk kelas XI SMA/MA semester II pada materi sebaran barang tambang..  Buku yang dikembangkan berasal dari penerbit Erlangga. Produk yang dihasilkan dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar geografi bagi kelas XI SMA/MA.

Pengembangan ini mengacu pada struktur buku Cambridge Fundamentals Of Geophysics. Buku ini dipilih karena memiliki beberapa keunggulan. Selain itu, sesuai dengan tujuan kurikulum 2013 yang menekankan aspek kognitif, afektif, dan psikomotor. Prosedur pengembangan menggunakan model Dick and Carey. Model ini memiliki sepuluh tahap, namun disederhanakan menjadi lima tahap, yaitu: (1) mengidentifikasi kompetensi inti dan kompetensi dasar, (2) melakukan analisis bahan ajar, (3) mengembangkan bahan ajar, (4) validasi dan revisi, dan (5) uji coba produk.

 

Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar layak digunakan siswa dalam pembelajaran. Hal ini ditunjukkan dari hasil persentase kelayakan produk sebesar 82,4%. Hal ini menunjukkan bahwa produk bahan ajar sudah valid dan dapat digunakan. Skor uji pemahaman materi menunjukkan 32 siswa telah mencapai nilai KKM.  Uji pemahaman manggunakan soal tentang materi sebanyak 20 butir pilihan ganda dan 1 butir essay.