DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Dampak Strategi Pembelajaran Dual Safeguard Web-Based Interactive Learning (DGWI)dengan Model Problem Based Learning (PBL) terhadap Penguasaan Konsep dan Pola Penalaran Ilmiah Siswa pada Materi Suhu dan Kalor

Elfa - Marifah

Abstrak


ABSTRACT

 

Ma’rifah, Elfa. 2016. Dampak Strategi Dual Safeguard Web-Based Interactive Learning (DGWI) dengan Model Problem Based Learning (PBL) terhadap Penguasaan Konsep dan Pola Penalaran Ilmiah Siswa pada Materi Suhu dan Kalor. Tesis, Program Studi Pendidikan Fisika, Pascasarjana, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Parno, M.Si, (II) Nandang Mufti, M.T., Ph.D.

Suhu dan Kalor merupakan materi yang penting untuk dikuasai siswa. Materi ini sangat berkaitan dengan kehidupan sehari-hari, sehingga diperlukan pembelajaran yang kontekstual, autentik, dan bermakna. Selain itu, masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam menguasai konsep dan bernalar ilmiah pada materi Suhu dan Kalor. DGWI merupakan strategi pembelajaran berbasis web dengan memasukkan tugas pemanasan dan tugas rumah secara online. Strategi DGWI dapat membantu siswa dalam menguasai konsep dan bernalar ilmiah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan penguasaan konsep siswa sebelum dan sesudah dilakukan pembelajaran melalui DGWI dengan model PBL pada materi Suhu dan Kalor. Selain itu juga untuk mengetahui pola penalaran ilmiah siswa.

Penelitian ini menggunakan mixed methods dengan desain Embedded Experimental Model. Subyek penelitian adalah 31 siswa SMAN 4 Malang kelas XB2. Data penelitian diambil melalui tes uraian, pengamatan selama proses pembelajaran, kuis, dan wawancara. Analisis dilakukan secara kuantitatif pada pilihan jawaban siswa melalui statistik deskriptif, uji beda, N-gain dan effect size. Analisis data kualitatif meliputi empat langkah yaitu reduksi data, pengkodean, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan penguasaan konsep siswa antara sebelum dan sesudah dilakukan pembelajaran melalui strategi DGWI dengan model PBL pada materi Suhu dan Kalor. Rata-rata penguasaan konsep siswa post-test lebih tinggi dibandingkan dengan pre-test, yaitu meningkat dari 41,955% menjadi 69,637% dengan nilai d-effect size sebesar 2,667 dikategorikan kuat dan N-gain 0,48 dikategorikan sedang. Strategi DGWI dengan model PBL mampu memperbaiki pola penalaran ilmiah siswa menuju level kategori yang lebih tinggi. Terjadi peningkatan menuju level yang lebih tinggi baik pada correlational reasoning, probabilistic reasoning, dan proportional reasoning untuk tiap subtopik dalam pembelajaran.

 

Kata Kunci: DGWI, PBL, penguasaan konsep, suhu dan kalor, pola penalaran ilmiah.