DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGEMBANGAN WEB BASED LEARNING MATA PELAJARAN JARINGAN DASAR PAKET KEAHLIAN TKJ PADA SMKN DI KOTA MALANG

Angga Achmad Cholid

Abstrak


Cholid, Angga Achmad. 2016. Pengembangan Web Based Learning Mata Pelajaran Jaringan Dasar Paket Keahlian TKJ Pada SMKN Di Kota Malang. Tesis. Program Studi Pendidikan Kejuruan, Program Pascasrjana, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Hakkun Elmunsyah, S.T., M.T., (2) Dr. Ir. H. Syaad Patmanthara, M.Pd.


Kata Kunci: Pengembangan, Media, Jaringan Dasar 


Berdasarkan hasil observasi dan wawancara yang dilakukan terhadap guru mata pelajaran Teknik Komputer dan Jaringan kelas X, di dapatkan media yang ada kurang dapat memberikan gambaran yang jelas, salah satunya pada materi jaringan dasar. Media web based learning merupakan salah satu media pembelajaran yang menggunakan jasa internet sebagai perantara dalam mengaksesnya. Salah satu solusi yang dapat adalah dengan mengembangkan media web based learning ini dapat digunakan siswa sebagai media untuk belajar secara mandiri dan memiliki materi yang lengkap untuk satu semester. Media ini nantinya dapat dikembangkan dalam proses pembelajaran dan dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran alternatif. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah media web based learning pada mata pelajaran jaringan dasar dan menguji kelayakan media web based learning pada siswa kelas X TKJ SMKN Se Kota Malang.

Pengembangan media ini menggunakan model pengembangan ADDIE atau Research and Development (R&D) disebut juga pengembangan produk baru.  Untuk menilai kelayakan sebuah produk yang dihasilkan maka perlu melakukan pengambilan data pada beberapa komponen yang terkait pada ahli media, ahli materi dan siswa.Pengumpulan data pada uji coba kelompok kecil dan kelompok besar dilakukan mengacu pada Dick & Carey (1985) yang mengungkapkan untuk uji coba skala kecil dibutuhkan 8-20 responden dan uji coba lapangan dibutuhkan 32 responden atau 1 kelas untuk mewakili populasi. Pada penelitian ini subjek uji coba kelompok kecil diambil sebanyak 8 responden. Sedangkan uji coba kelompok besar sebanyak 128 responden. Tujuan pengumpulan data dilakukan dengan wawancara beberapa guru dan siswa untuk memperoleh gambaran solusi atas potensi dan masalah yang muncul, kebutuhan siswa terhadap media belajar yang praktis, efektif dan efisien.Validasi media yang sedang dikembangkan ini dilakukan oleh ahli media dan ahli materi.

Berdasarkan hasil penelitian dan pengembangan media ini telah divalidasi untuk diuji kelayakan, di dapatkan hasil dari dosen Teknologi Pembelajaran (TEP) sebagai ahli media dengan presentase 99% dan empat guru di SMKN Kota Malang sebagai ahli materi dengan presentase 86,7%, untuk hasil uji coba dari kelompok kecil dari 32 siswa dengan presentase 93,3% dan hasil dari uji coba kelompok besar dari 128 siswa dengan presentase 92,4%. Kesimpulan menunjukkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan valid dan layak untuk digunakan sebagai media dalam kegiatan pembelajaran.