DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENERAPAN PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING DENGAN BANTUAN MEDIA MANIPULATIF UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN PECAHAN (Studi pada Siswa Kelas V Tahun Pelajaran 2014/2015 di SDN Balonggemek 1 Kecamatan Megaluh Kabupaten Jombang)

YOGGY . FEBRIAWAN

Abstrak


ABSTRACT

 

Febriawan, Yoggy. 2016. Penerapan Pembelajaran Inkuiri Terbimbing dengan Bantuan Media Manipulatif untuk Meningkatkan Hasil Belajar Penjumlahan dan Pengurangan Pecahan (Studi pada siswa kelas V tahun ajaran 2014/2015 di SDN Balonggemek I Kecamatan Megaluh Kabupaten Jombang). Tesis. Program Studi Pendidikan Pendidikan Dasar, Pascasarjana, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Subanji, S.Pd, M.Si, (2) Dr. Syamsul Hadi, M.Pd, M.Ed

Kata Kunci : Inkuiri terbimbing dengan bntuan media manipulatif, hasil belajar Matematika, Sekolah Dasar

Pecahan merupakan salah satu kompetensi pada bidang studi matematika di Sekolah Dasar. Studi pendahuluan di SDN Balonggemek 1 Jombang menunjukkan bahwa hasil belajar siswa pada kompetensi penjumlahan dan pengurangan pecahan belum memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Oleh karena itu, perlu upaya untuk menerapkan pembelajaran yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan pembelajaran inkuiri terbimbing dengan bantuan media manipulatif untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas V SDN Balonggemek 1 Jombang.

Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dengan bersiklus. Tiap siklus dilakukan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Tindakan dilaksanakan melalui dua siklus. Subjek penelitian dalam PTK ini yaitu siswa kelas V SDN balonggemek I Jombang tahun pelajaran 2014/2015 berjumlah 17 siswa, terdiri dari 7 siswa laki dan 10 siswa perempuan. Di dalam pelaksanaan penelitian, peneliti bekerja sama dengan guru mitra yaitu Bu Mahmudah. Peran guru tersebut yaitu melakukan pengamatan dan pencatatan terhadap kegiatan dalam pelaksanaan tindakan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman siswa terhadap konsep penjumlahan dan pengurangan pecahan meningkat setelah diterapkan pembelajaran inkuiri terbimbing dengan bantuan media manipulatif. Peningkatan hasil belajar kognitif ditandai dengan peningkatan ketuntasan klasikal pada siklus I mencapai 56,6 dan pada siklus II mencapai 80,4. Pada siklus I terdapat 7 siswa yang tuntas dalam belajar, sedangkan pada siklus II terdapat 13 siswa yang tuntas.

 

Berdasarkan hasil temuan tersebut, disarankan kepada guru SD bidang studi matematika untuk menerapkan pembelajaran inkuiri terbimbing dengan bantuan media manipulatif dalam upaya meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa.