DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Analisis Pengaruh orientasi proses bisnis terhadap pertumbuhan usaha pengrajin logam di Propinsi jawa Timur

Lilia Pasca Riani

Abstrak


ABSTRACT

 

Pasca Riani, Lilia 2015. Pengaruh orientasi proses bisnis terhadap pertumbuhan usaha pengrajin logam di Propinsi jawa Timur. Disertasi, Program Studi Pendidikan Ekonomi Pascasarjana Universitas Negeri Malang, Pembimbing: (I) Prof. Dr. JG. Nirbito, M.Pd (II) Prof. Dr. Agus Suman, DEA., (III) Dr. Mit Witjaksono, MS.Ed

Kata Kunci : Pertumbuhan usaha, orientasi proses bisnis, produktivitas, financial literacy, pengrajin logam

Tujuan utama perusahaan adalah mencapai profit, yaitu pertumbuhan usaha harus diperhitungkan secara tepat pada setiap keputusan-keputusan pembiayaan investasinya. Sedangkan pencapaian profit yang maksimal diperoleh dari beragam pemikiran, pengetahuan dan tindakan sehingga aktivitas yang dilakukan kesemuanya harus memberikan value-added bagi perusahaan yang tercermin dalam rasio produktifitas, dan semuanya harus mengarah pada tujuan itu, sehingga diperlukan sebuah pengukuran yang komprehensif tentang pertumbuhan usaha pada setiap elemen proses aktivitas yang dikerjakan oleh perusahaan dan strategi yang telah diintegrasikan dengan pendekatan perilaku dari orang-orang di dalam organisasi, terutama pada UKM kerajinan logam di Propinsi Jawatimur yang masih relatif terbatas dari sisi orientasi proses bisnis, kepemilikan pengetahuan keuangan, dan pengukuran produktivitasnya.

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui pengaruh orientasi proses bisnis terhadap pertumbuhan usaha para pengrajin logam (2) mengetahui pengaruh orientasi proses bisnis terhadap produktifitas para pengrajin logam (3) mengetahui pengaruh orientasi proses bisnis terhadap financial literacy para pengrajin logam (4) mengetahui  pengaruh produktifitas terhadap pertumbuhan usaha para pengrajin logam (5) mengetahui  pengaruh financial literacy terhadap pertumbuhan usaha para pengrajin logam (6) mengetahui pengaruh orientasi proses bisnis terhadap pertumbuhan usaha para pengrajin logam yang dimediasi oleh produktifitas (7) mengetahui pengaruh orientasi proses bisnis terhadap pertumbuhan usaha para pengrajin logam yang dimoderasi oleh financial literacy.

Penelitian ini menggunakan pendekatan gabungan antara kuantitatif dan kualitatif yang disebut dengan metode campuran (mixed method). Metode ini memiliki alur berangkat dari pendekatan kuantitatif dan dilanjutkan dengan pendekatan kualitatif atau biasa disebut dengan strategi eksplanatori kesuensial. Populasi dalam penelitian ini adalah sebanyak 10659 pengrajin logam yang ada di Propinsi Jawa Timur tersebar dalam 38 kabupaten/kota. Jumlah sampel yang dibutuhkan adalah 240 pengrajin logam atau pemilik atau pengusaha kerajinan logam yang dipilih secara acak proporsional terkelompokkan (proposionate cluster random sampling). Data kuantitatif dianalisis dengan Structural Equation Modelling (SEM) Partial Least Square (PLS). Sedangkan data kualitatif hasil wawancara dengan 3 pengrajin/pemilik/pengusaha kesajinan logam dari perwakilan masing-masing kluster dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.

Hasil penelitian menunjukkan tujuh simpulan sebagai berikut. Pertama, orientasi proses bisnis tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan usaha, kedua, orientasi proses bisnis berpengaruh signifikan terhadap produktivitas, ketiga, orientasi proses bisnis berpengaruh signifikan terhadap financial literacy, keempat, produktivitas berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan usaha, kelima, financial literacy berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan usaha, keenam, orientasi proses bisnis berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan usaha dengan peran mediasi produktivitas, ketujuh orientasi proses bisnis berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan usaha dengan peran moderasi financial literacy.

Berkaitan dengan hasil penelitian ini, disampaikan saran kepada para pengusaha/pemilik usaha kerajinan logam sebagai pengambil keputusan sebagai berikut: (1) pemilik usaha perlu meningkatkan pengetahuannya dibidang keuangan dan peraturan pemerintah terkait pajak dan ekspor-impor, (2) pemilik usaha logam/pengrajin logam perlu menelisik lebih jauh mengenai efektifitas kerja dan efisiensi biaya-biaya bukan hanya memikirkan laba.

 

Data-data kualitatif mengindikasikan adanya interaksi antar variabel maka, penelitian lebih lanjut perlu mengembangkan model yang mampu mengakomodasi interaksi antar variabel. Selain itu perlu dikembangkan instrumen penelitian yang mampu menangkap pertumbuhan usaha baik secara kuantitatif maupun secara kualitatif.