DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Hubungan Kerapatan Trikoma dan Preferensi Bemisia tabaci terhadap Ketahanan Berbagai Galur Harapan Kedelai Tahan CpMMV (Cowpea Mild Mottle Virus) Dan Pemanfaatannya Sebagai Modul Pembelajaran.

Rimbi Paulina Dewi, Rimbi Paulina Dewi, rimbi paulina dewi

Abstrak


ABSTRACT

 

Dewi, Rimbi Paulina. 2016. Hubungan Kerapatan Trikoma dan Preferensi Bemisia tabaci terhadap Ketahanan Berbagai Galur Harapan Kedelai Tahan CpMMV (Cowpea Mild Mottle Virus) Dan Pemanfaatannya Sebagai Modul Pembelajaran. Tesis, Program Studi Pendidikan Biologi Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Fatchur Rohman, M.Si, (II) Prof. Dr. Siti Zubaidah, M.Pd

Kata kunci: ketahanan, CpMMV, Bemisia tabaci, trikoma

Pengembangan bahan ajar dalam proses pembelajaran salah satunya berupa modul. Sumber belajar dalam modul bisa dikembangkan dari kajian teoritis maupun kajian di lapangan. Modul merupakan salah satu bahan ajar yang sering digunakan oleh pendidik untuk menyampaikan materi yang akan dipelajari siswa. Pada materi pengendalian hama, pengetahuan yang diperoleh siswa masih berdasar dari konsep musuh alami sedangkan keberhasilan perlindungan tanaman juga memperhatikan adanya bibit yang unggul. Bibit unggul bisa diupayakan dengan proses pemuliaan tanaman dan rekayasa genetik sehingga dapat diperoleh bibit atau galur-galur sesuai harapan yang unggul dan tahan terhadap serangan hama. Materi mengenai penyiapan galur unggulan belum banyak disampaikan. Terkait dengan materi di SMk jurusan pertanian perlu disusun modul yang bersumber dari penelitian di lapangan. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui hubungan kerapatan trikoma dan preferensi B. tabaci antar 10 galur  dan 2 varietas kedelai, hubungan preferensi B.tabaci dengan karakater ketahanan CpMMV antar 10 galur  dan 2 varietas kedelai, dan hubungan kerapatan trikoma dan preferensi B.tabaci terhadap  karakater ketahanan CpMMV antar 10 galur  dan 2 varietas kedelai.

Data yang diperoleh di uji dengan menggunakan korelasi pearson product moment. Rancangan yang digunakan adalah prediktor dan kriterium dengan variabel korelasi kerapatan trikoma, preferensi Bemisia tabaci dan ketahanan tanaman kedelai. Prediktor dan kriterium diamati dengan 10 galur harapan (UM.4-1, UM.7-2, UM.2-4, UM.7-6, UM.6-2, UM.6-3, UM.3-2, UM.6-1, UM.7-3, UM.3-4) dan 2 varietas pembanding (Gumitir dan Wilis). Penelitian ini dilaksanakan di kebun percobaan Jambegede Jl. Pertanian No.6, Kepanjen, Malang, Jawa Timur. Kegiatan penanaman, pemeliharaan, dan pengumpulan data berlangsung di kebun percobaan Jambegede Malang. Penelitian dilakukan pada bulan Januari 2016.

 

Hasil penelitian menunjukkan analisis hubungan kerapatan trikoma daun kedelai dengan preferensi B. tabaci ada kecenderungan preferensi B. tabaci akan lebih banyak ditemukan apabila kerapatan trikoma semakin rapat dan sebaliknya preferensi B.tabaci akan lebih sedikit ditemukan apabila kerapatan trikoma semakin renggang dengan tingkat signifikansi rendah. Hubungan preferensi B. tabaci dengan karakter ketahanan CpMMV ada kecenderungan karakter ketahanan terhadap CpMMV akan lebih baik bila preferensi B. tabaci rendah dan sebaliknya karakter ketahanan terhadap CpMMV akan lebih rendah bila preferensi B. tabaci tinggi. Kerapatan trikoma dan preferensi B.tabaci berkorelasi terhadap karakter ketahanan namun preferensi B.tabaci berkontribusi lebih besar terhadap karakter ketahanan. Dalam penelitian ini, hasil penelitian juga dimanfaatkan sebagai modul pembelajaran Perlindungan Tanaman yang telah divalidasi oleh ahli materi, ahli bahan ajar, dan praktisi dengan nilai validasi sebesar 86,75% yang berarti bahwa modul pembelajaran biologi yang dikembangkan dengan judul perlindungan tanaman sangat valid dan dapat digunakan dalam proses pembelajaran biologi di SMK kelas X pada materi pengendalian hama.