DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Model Pembelajaran Karakter Berbasis Group Investigation dalam Pembelajaran Tematik Kelas I di SDN Kauman I

Beti Istanti Suwandayani

Abstrak


ABSTRACT

 

Suwandayani, Beti Istanti. 2016. Pengembangan Model Pembelajaran Karakter Berbasis Group Investigation dalam Pembelajaran Tematik Kelas I di SDN Kauman I. Tesis. Program Studi Pendidikan Dasar, Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. Sa’dun Akbar, M.Pd., (II) Prof. Dr. Fattah Hanurawan, M.Si., M.Ed.

Kata Kunci : Model Penbelajaran Karakter, Group Investigation, Sekolah Dasar

Akhir-akhir ini pendidikan karakter sering dibicarakan karena adanya degradasi moral pada peserta didik khusunya siswa sekolah dasar. Pembelajaran tematik merupakan pembelajaran dengan cara menggabungkan berbagai mata pelajaran ke dalam suatu tema. Akan tetapi implementasinya proses belajar mengajar masih cenderung terpisah-pisah antar mata pelajaran. Dengan mengembangkan model pembelajaran berbasis group investigation dalam pembelajaran tematik di kelas I sekolah dasar merupakan sebuah upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk model pembelajaran karakter berbasis group investigation berupa sintaks model pembelajaran beserta perangkatnya yang layak yakni mempunyai tingkat kevalidan, keefektifan, dan kepraktisan produk. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah research and development dengan menggunakan model Borg & Gall melalui tujuh tahapan. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif diperoleh berdasarkan skor angket yang didapat dari validator ahli untuk menguji kevalidan produk, dari guru untuk mengetahui kepraktisan produk, dan dari angket observer serta siswa untuk mengetahui keefektifan produk yang dikembangkan. Selanjutnya data kualitatif di dapat dari tanggapan berupa saran perbaikan dari para ahli, guru, observer dan siswa.

 

Berdasarkan hasil uji coba pada penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran yang dikembangkan secara keseluruhan dapat digunakan tanpa revisi. Hal ini ditunjukkan dari tingkat kevalidan model yang dikembangkan sebesar 90,5% dengan kriteria sangat valid, dapat digunakan. Sedangkan tingkat kepraktisan ditunjukkan dengan perolehan skor 96,04% dengan kriteria sangat praktis, dapat digunakan, serta keefektifan produk terlihat dengan skor sebesar 88,25% dengan kriteria sangat efektif, dapat digunakan. Hasil pengembangan model pembelajaran berbasis group investigation dalam pembelajaran tematik ini dapat disarankan untuk dipelajari dan dimanfaatkan oleh semua siswa sekolah dasar.