DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Booklet Dari Penelitian Pengaruh Tahu Berformalin terhadap histopatologi Ginjal dan Hati Mencit (Mus musculus) untuk Masyarakat

Egi Qory Imamah

Abstrak


ABSTRACT

 

Egi Qory Imamah. 2016. Pengembangan Booklet Dari Penelitian Pengaruh Tahu Berformalin terhadap histopatologi Ginjal dan Hati Mencit (Mus musculus) untuk Masyarakat. Tesis, Program Studi Pendidikan Biologi, Pascasarjana, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Umie Lestari, M.Si, (II) Dr.Abdul Ghofur, M.Si.

Kata Kunci:     Pengembangan, Booklet berbasis riset, tahu, formalin,          histopatologi.

Penggunaan formalin telah jelas dilarang di Indonesia, dan telah diatur dalam Undang-undang, namun pada kenyataannya tetap ditemukan makanan dan jajanan mengandung formalin yang beredar di masyarakat. Formalin jika tertelan bersama makanan, di dalam tubuh akan dimetabolisme oleh hati dan kemudian dikeluarkan dalam bentuk urin melalui ginjal. Formalin bersifat racun bagi tubuh dan akan berakibat merusak ginjal maupun hati.

Penelitian pengembangan ini memiliki dua tahap penelitian, yang pertama adalah melakukan penelitian eksperimen dan dilanjutkan dengan pengembangan produk berupa booklet. Penelitian eksperimen menggunakan 35 ekor mencit (Mus musculus) jantan sebagai hewan coba.Variabel bebasnya adalah sari tahu yang diberi formalin dengan konsentrasi 0,1%; 1,68%; dan 3,35%; 5,1%; 6,7% diberikan dengan cara sonde selama 12 minggu. Akhir minggu ke 12, dilakukan pembedahan pada mencit, diambil organ hati dan ginjal untuk dijadikan preparat. Preparat  histologis hati dan ginjal diamati di bawah mikroskop dengan perbesaran 800x, mengamati 20 sel secara random dari lima lapang pandang yang berbeda dari setiap dosis perlakuan. Nilai skoring kemudian diproses dan dirata-rata. Melakukan uji normalitas dan homogenitas pada data kerusakan sel hati dan ginjal mencit,  kemudian dilanjutkan pada uji anava satu jalur yang menyatakan dosis formalin berpengaruh secara signifikan terhadap kerusakan histologi hati dan ginjal dengan nilai signifikan 0.000*. Kemudian hasil penelitian eksperimen tersebut dijadikan bahan acuan untuk membuat produk booklet.

 

Pengembangan booklet menggunakan metode pengembangan Borg dan Gall (1983), melalui 5 tahap yaitu analisa kebutuhan dan observasi, pengembangan bentuk awal produk, validasi oleh tim ahli, uji coba produk, dan revisi. Hasil angket dari ahli media terhadap kelayakan booklet sebesar 87,9 (valid) dan ahli materi sebesar 89,2% (valid), dan uji coba kelompok kecil sebesar 92.5% (valid).