DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

KETERAMPILAN SOSIAL SISWA ABK DI SEKOLAH DASAR INKLUSI (Studi Kasus di SDN Sumbersari 1 Malang)

Rina Diahwati

Abstrak


ABSTRACT

 

Diahwati, Rina. 2016. Keterampilan Sosial Siswa ABK di Sekolah Dasar Inklusi (Studi Kasus di SDN Sumbersari 1 Malang). Tesis, Program Studi Pendidikan Dasar, Pascasarjana, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Hariyono, M.Pd., (II) Prof. Dr. Fattah Hanurawan, M.Si., M.Ed.

Kata Kunci: Keterampilan sosial, siswa ABK, SD inklusi

Berdasarkan studi pendahuluan diperoleh beberapa fakta terkait keterampilan sosial siswa ABK (Anak Berkebutuhan Khusus) di sekolah dasar inklusi. Permasalahan tersebut diantaranya siswa ABK kelas V di SDN inklusi cenderung kurang mampu merespon orang lain, cenderung memiliki perilaku yang kurang dapat diterima oleh orang lain, dan cenderung memiliki perilaku yang kurang adaptif. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan secara mendalam berkaitan dengan keterampilan sosial siswa ABK di sekolah dasar inklusi.

Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Peneliti menjadi instrumen kunci dalam penelitian ini. Peneliti menjadi perencana, pengamat, dan pengolah data dalam penelitian ini. Lokasi penelitian ini di SDN Sumbersari 1 Malang. Sumber data dalam penelitian ini yaitu siswa ABK di kelas V, guru kelas V, GPK (Guru Pendamping Khusus), shadow (guru bayangan bagi siswa ABK), orang tua atau wali dari siswa ABK, dan teman sebaya. Data dikumpulkan dengan teknik observasi, wawancara, dan penelaahan dokumen. Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber dan metode. Analisis data dilakukan dengan analisis deskriptif kualitatif.

Hasil penelitian ini secara umum yaitu keterampilan sosial siswa ABK berbeda-beda. Siswa autis cenderung memiliki keterampilan sosial yang rendah. Siswa ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) cenderung memiliki beberapa aspek keterampilan sosial yang rendah. Siswa tunagrahita cenderung memiliki keterampilan sosial yang sedang.

Guru perlu untuk membantu siswa berkebutuhan khusus memiliki dan mengembangkan keterampilan sosial yang baik di sekolah dasar inklusi. Sekolah perlu menciptakan suasana belajar yang kondusif dan mendukung bagi perkembangan keterampilan sosial siswa, termasuk siswa ABK. Penelitian ini terbatas pada keterampilan sosial siswa autis, ADHD, dan tunagrahita di sekolah dasar inklusi. Peneliti lain diharapkan dapat melakukan penelitian yang lebih dalam berkaitan dengan keterampilan sosial siswa ABK di sekolah dasar inklusi dengan jenis kebutuhan khusus yang lain dan peran orang tua bagi perkembangan keterampilan sosial siswa ABK di sekolah dasar inklusi. Selain itu diharapkan peneliti selanjutnya mampu mengembangkan kegiatan pembelajaran yang dapat mengembangkan keterampilan sosial siswa ABK di sekolah dasar inklusi.