DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

IKLIM BELAJAR SISWA KELAS VI SD (Studi Kasus di Lingkungan "Lokalisasi" Suka Jaya dan SDN Suka Jaya Kabupaten Malang)

Mega Lovrina

Abstrak


ABSTRACT

 

Lovrina, Mega. 2016. Iklim Belajar Siswa Kelas VI SD: Studi Kasus di Lingkungan “Lokalisasi” Suka Jaya dan SDN Suka Jaya Kabupaten Malang. Tesis, Program Studi Pendidikan Dasar, Pascasarjana, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Hariyono, M.Pd., (II) Prof. Dr. Fattah Hanurawan, M.Si., M.Ed.

Kata Kunci: iklim belajar, “lokalisasi”, dan karakteristik siswa kelas VI.

Berdasarkan studi pendahuluan pada tanggal 10, 11, dan 17 September 2015, peneliti menemukan beberapa permasalahan di lingkungan “lokalisasi” Suka Jaya dan SDN Suka Jaya Kabupaten Malang. Beberapa permasalahan yang dapat didentifikasi oleh peneliti yaitu: 1) Situasi dan kondisi belajar di “lokalisasi” Suka Jaya Kabupaten Malang kurang mendukung siswa untuk belajar; 2) Adanya perilaku agresi di lingkungan sekolah sehingga menimbulkan lingkungan sosial di sekolah kurang kondusif/kurang memberikan kenyamanan belajar untuk siswa.

Berdasarkan studi pendahuluan tersebut, peneliti merumuskan dua fokus penelitian. Pertama, iklim belajar di lingkungan “lokalisasi” Suka Jaya Kabupaten Malang. Kedua, iklim belajar di SDN Suka Jaya.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan rancangan studi kasus. Kehadiran peneliti sebagai instrumen kunci. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini yaitu: data fisik, data aktivitas, data tertulis, dan data lisan. Sumber data dalam penelitian ini yaitu: subjek penelitian, orang tua subjek penelitian, siswa kelas VI SDN Suka Jaya, dan guru kelas VI “SDN Suka Jaya”. Pengecekan keabsahan temuan dalam penelitian ini menggunakan triangulasi sumber, waktu, dan metode. Peneliti menggunakan model analisis data deskriptif kualitatif Miles dan Huberman yang terdiri dari 3 tahap: 1) reduksi data, 2) penyajian data, dan 3) penarikan kesimpulan.

Hasil penelitian mengenai iklim belajar siswa kelas VI SD di SDN Suka Jaya dan di lingkungan “lokalisasi” Suka Jaya Kabupaten Malang, yaitu: 1) Iklim belajar di “lokalisasi” Suka Jaya Kabupaten Malang cenderung belum mendukung siswa untuk belajar. Lingkungan fisik di “lokalisasi” Suka Jaya cenderung tidak nyaman bagi siswa, dikarenakan bising dan belum adanya ruangan belajar yang memadai bagi siswa. Lingkungan intelektual di  “lokalisasi” kurang mendukung siswa untuk mengembangkan kemampuan kognitifnya. Lingkungan emosional di “lokalisasi” cenderung tidak memberikan kenyamanan untuk siswa. Lingkungan sosial di “lokalisasi” kurang nyaman bagi subjek penelitian, dikarenakan banyak para PSK yang bermesraan dengan pelanggan dan seringkali terjadi perkelahian di lingkungan tersebut; 2) Lingkungan intelektual di SDN Suka Jaya cenderung belum mendukung kegiatan belajar siswa, dikarenakan kemampuan kognitif siswa kelas VI pada umumnya masih rendah. Penyediaan sarana dan prasarana di SDN Suka Jaya juga kurang optimal, dikarenakan ruang perpustakaan tidak dapat diakses secara bebas oleh siswa. Sementara itu, lingkungan sosial dan emosional di SDN Suka Jaya cenderung cukup baik.

Berdasarkan hasil penelitian ini, peneliti menyarankan kepada: 1) kepala sekolah untuk lebih meningkatkan komunikasi dengan orang tua siswa dan melakukan refleksi iklim belajar di sekolah secara rutin; 2) guru agar lebih profesional, melakukan evaluasi iklim belajar secara rutin, dan meningkatkan komunikasi dengan orang tua siswa.; 3) guru BK untuk memberikan pendampingan dan motivasi belajar bagi siswa yang berasal dari lingkungan keluarga/rumah yang kurang mendukung untuk belajar; 4) orang tua siswa untuk menciptakan iklim belajar yang nyaman bagi siswa di rumah dan memberikan motivasi kepada siswa untuk belajar; 4) peneliti selanjutnya agar melakukan penelitian tentang pengaruh agresi dan pemberian stigma oleh lingkungan sekitar terhadap perkembangan psikologis siswa. Hal ini dikarenakan penelitian ini belum membahas secara mendalam mengenai pengaruh tersebut.