DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Kontribusi Kemandirian Belajar dan Keterampilan Sosial Terhadap Keterampilan Pemecahan Masalah Serta Dampaknya Pada Pencapaian Kompetensi Kejuruan Siswa Paket Keahlian Teknik Pemesinan Di Kota Makassar

Andi Muadz Palerangi

Abstrak


ABSTRACT

 

Palerangi Muadz, Andi. 2016. Kontribusi Kemandirian Belajar dan Keterampilan

Sosial Terhadap Keterampilan Pemecahan Masalah Serta Dampaknya

Pada Pencapaian Kompetensi Kejuruan Siswa Paket Keahlian Teknik

Pemesinan Di Kota Makassar. Tesis Program Studi Pendidikan Kejuruan.

Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Tuwoso,

M.P. (II) Dr. Andoko, S.T., M.T.

Kata Kunci: kemandirian belajar, keterampilan sosial, pemecahan masalah dan

kompetensi kejuruan

Tercapainya suatu kompetensi kejuruan merupakan indikator dari lulusan

SMK yang memiliki keterampilan dan kompetitif di bidangnya. Beberapa faktor

yang mempengaruhi keterampilan tersebut adalah kemandirian belajar,

keterampilan sosial dan keterampilan pemecahan masalah. Kemandirian belajar

dan keterampilan pemecahan masalah bertujuan untuk membentuk karakter siswa

dalam menentukan sikap belajar untuk bertanggung jawab terhadap segala

masalah yang ditemukan selama proses pembelajaran dan keterampilan sosial

bertujuan membentuk keterampilan siswa untuk menyesuaikan diri dan mampu

berkomunikasi dengan baik terhadap lingkungan belajarnya dalam mencapai

kompetensi kejuruan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi antara

kemandirian belajar (X1), keterampilan sosial (X2) terhadap keterampilan

pemecahan masalah (Y) serta dampaknya pada pencapaian kompetensi kejuruan

(Z) baik kontribusi secara langsung maupun tidak langsung.

Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi

penelitian ini sebanyak 178 siswa kelas XI paket keahlian teknik pemesinan di

Kota Makassar. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah proportional

random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 150 siswa. Pengumpulan data

penelitian untuk variabel kemandirian belajar (X1), keterampilan sosial (X2) dan

keterampilan pemecahan masalah (Y) menggunakan angket, dan untuk variabel

pencapaian kompetensi kejuruan (Z) dengan tes, dan dokumentasi. Analisis data

yang digunakan yaitu analisis deskriptif dan analisis jalur.

Hasil dan kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa seluruh koefisien

jalur signifikan sehingga hipotesis alternatif (Ha) dinyatakan diterima, dengan

uraian sebagai berikut: (1) terdapat kontribusi yang signifikan antara kemandirian

belajar terhadap keterampilan pemecahan masalah sebesar 56,7%%; (2) terdapat

kontribusi yang signifikan antara keterampilan sosial siswa terhadap keterampilan

pemecahan masalah sebesar 2,16%; (3) terdapat kontribusi yang signifikan antara

kemandirian belajar siswa terhadap pencapaian kompetensi kejuruan sebesar

7,67%%; (4) terdapat kontribusi yang signifikan antara keterampilan sosial siswa

terhadap pencapaian kompetensi kejuruan sebesar 4,28%; (5) terdapat kontribusi

yang signifikan antara keterampilan pemecahan masalah siswa terhadap

pencapaian kompetensi kejuruan sebesar 6,50%. Hasil penelitian ini diharapkan

dapat ditindaklanjuti oleh pihak sekolah sebagai bahan evaluasi untuk

peningkatan mutu pembelajaran.

ABSTRACT

Palerangi Muadz, Andi. 2016. The Contribution of Self-Regulated Learning and

Skill Toward Problem Solving Skill and Its Impact For Vocational Student

Competency Achievement Skills on Mechanical Engineering In Makassar.

Thesis, Vocational Education Postgraduate Work Program, State

University of Malang. Advisor: (I) Dr. Tuwoso. M.P. (II) Dr. Andoko,

S.T., M.T.

Kata Kunci: self-regulated learning, social skill, problem solving, and vocational

competency

The achievement of a vocational competence is an indicator of vocational

high school graduates who have the skills and competitive. Factors influencing

skills are self-regulated learning and problem solving skills. Self-regulated

learning and problem solving skill is to shape the character of the students in

determining the attitude of learning to take responsibility for any problems during

the learning process and social skills aims to form students' skills to adapt and

able to communicate well to the learning environment in attaining vocational

competence. This study aims to determine the contribution of self-regulated

learning (X1), social skills (X2) to problem solving skills (Y) and its impact on

the achievement of vocational competence (Z). 

This study used a quantitative approach. The population in this 178 study

is a class XI students of Mechanical Engineering at SMKN on Makassar. The

method for sampling is using proportional random sampling with a sample 150

students. The data collection of research for the variables X1, X2, and Y is a

questionnaire and for the variable Z is the tes and documentation. Data analysis

used descriptive analysis and path analysis.

The results of this research showed that: (1) there is a significant

contribution between self-regulated learning to problem solving skills by 56.7%;

(2) there is a significant contribution to the social skills of students' problem

solving skills by 2,16%; (3) there is a significant contribution between selfregulated

learning of students towards the achievement of vocational competence

by 7,67%; (4) there is a significant contribution to the social skills of students

towards the achievement of vocational competence by 4,28%; (5) there is a

significant contribution to the problem solving skills of students towards the

achievement of vocational competence by 6,50%. These results research are

expected to be followed by the school as an evaluation to improve the quality of

 

learning.