DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Buku Ajar Biologi Sel Berdasarkan Analisis Reverse Docking Senyawa Alami Anti-Aging Pada Mengkudu (Morinda citrifolia)

Reni Istiningrum

Abstrak


ABSTRACT

 

Pengembangan Buku Ajar Biologi Sel Berdasarkan Analisis Reverse Docking Senyawa Alami Anti-Aging Pada Mengkudu (Morinda citrifolia)

Biologi sel adalah salah satu matakuliah wajib di Jurusan Biologi, Universitas Negeri Malang yang dilaksanakan pada semester 2 dengan bobot 4 SKS. Capaian pembelajaran pada matakuliah ini adalah Mahasiswa mampu menguasai konsep, prinsip dan prosedur dalam kajian Biologi Sel serta Mahasiswa mampu menggunakan konsep, prinsip dan prosedur dalam kajian penelitian Biologi Sel untuk menemukan, menganalisis dan memecahkan permasalahan dengan penerapan IPTEK dalam kajian Biologi Sel berbasis kesehatan. Berdasarkan hasil wawancara buku teks yang pergunakan belum memberikan contoh-contoh aplikasi biologi sel didalam kehidupan sehari-hari. Untuk itulah maka diperlukan suatu buku ajar yang memuat integrasi biologi sel dengan mempergunakan teknologi, yang digunakan untuk memecahkan masalah dalam kehidupan sehari-hari dengan menggunakan bioinformatika. Materi. Pengembangan buku ajar materi aging, dipilih untuk mencapai Indikator Pencapaian Kompetensi pada matakuliah Biologi Sel, masalah aging juga mencakup masalah yang sangat dikhawatirkan oleh masyarakat terutama kaum wanita saat ini. Penggunaan kosmetik berbahan kimia menimbulkan efek negatif yaitu penumpukan bahan kimia ditubuh yang dapat menyebabkan berbagai penyakit. Penggunaan bahan alami lebih aman digunakan untuk mengatasi aging. Mengkudu adalah salah satu tanaman yang memiliki senyawa alami bernama scopoletin yang diduga terdapat zat anti-aging pada senyawa ini. Buku  ajar  yang  dihasilkan  dari penelitian  ini  dikembangkan  menggunakan  model  pengembangan  ADDIE. Model ADDIE dipilih karena didasarkan oleh pemikiran bahwa model ini: 1) memberi kesempatan untuk melakukan revisi (evaluasi) secara terus menerus dalam setiap tahap yang dilalui sehingga dapat menghasilkan suatu bahan ajar yang lebih baik, 2) model ini sangat sederhana namun implementasinya sistematik.

Tujuan penelitian ini adalah memprediksi kandidat protein yang berperan dalam menghambat proses aging dengan menggunakan reverse docking dan menghasilkan buku ajar Biologi Sel dengan pendekatan bioinformatika. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan buku ajar biologi sel dengan pendekatan bioinformatika menggunakan model pembelajaran ADDIE. Langkah-langkah pengembangan merujuk pada model pengembangan ADDIE yang terdiri dari tahap Analyze/Analisis, Design/Desain, Develompment/Pengembangan, Implementation/ Implementasi, dan Evaluation/evaluasi.

Hasil reverse docking menunjukkan kandidat protein target untuk Scopoletin yang berfungsi dalam proses aging adalah CA1. Scopoletin dan L-Phenylalanine adalah inhibitor dan activator yang kerjanya saling melengkapi untuk menjaga keseimbangan CA1. Hasil validasi buku ajar dari ahli materi adalah 77,6 dengan kategori aspek kualitas layak, ahli media adalah 89,5 dengan kategori aspek kualitas sangat layak dan validator perorangan adalah 80,6 dengan kategori aspek kualitas layak. Oleh karena itu untuk memenuhi kriteria buku yang sangat baik perlu dilakukan beberapa revisi.

Simpulan penelitian adalah Hasil penelitian penelitian in silico dengan metode reverse docking ini dapat diketahui bahwa protein target untuk Scopoletin yang berfungsi dalam proses aging adalah CA1. Scopoletin diduga adalah senyawa anti-aging yang dapat mengatasi aging. Berdasarkan hasil, analisa data dan pembahasan yang telah dilakukan terhadap buku ajar yang berjudul Reverse Docking Senyawa Alami Anti-Aging diketahui bahwa hasil validasi buku ajar layak digunakan sebagai media pembelajaran. Kelayakan ini dapat dilihat dari kelayakan buku ajar sebagai media pembelajaran oleh ahli media pembelajaran, kebenaran materi oleh ahli materi, dan hasil uji coba perorangan. Kelebihan buku ajar ini meliputi, 1) Buku ajara yang disusun secara sistematis untuk digunakan oleh mahasiswa dalam kegiatan perkuliahan, sehingga mudah untuk menggunakannya, 2) Buku ajar memberikan rangkuman sehingga mempermudah proses belajar mahasiswa, 3) Buku ajar mencantumkan tujuan pembelajaran, sehingga dapat memandu mahasiswa dalam melakukan aktivitas belajar. Kelemahan buku ajar ini adalah karena disusun berdasarkan karakteristik mahasiswa jurusan Biologi, Fakultas MIPA, Universitas Negeri Malang, sehingga keberadaannya sesuai dengan karakteristik mahasiswa tersebut.

 

Kata Kunci: Buku Ajar, Reverse docking, Anti-aging, Morinda citrifolia