DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Model Pembelajaran CPS Dipadu Kooperatif STAD Terhadap Keterampilan Berpikir Kreatif, Kritis, dan Hasil Belajar Kognitif Biologi Siswa Kelas X SMA Negeri 10 Malang

Tsaniyah Nur Kholilah

Abstrak


ABSTRACT

 

Pengaruh Model Pembelajaran CPS Dipadu Kooperatif STAD Terhadap Keterampilan Berpikir Kreatif, Kritis, dan Hasil Belajar Kognitif Biologi Siswa Kelas X SMA Negeri 10 Malang

Kholilah, Tsaniyah Nur. 2016. Pengaruh Model Pembelajaran CPS Dipadu Kooperatif STAD Terhadap Keterampilan Berpikir Kreatif, Kritis, dan Hasil Belajar Kognitif Biologi Siswa Kelas X SMA Negeri 10 Malang. Skripsi, Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Susriyati Mahanal, M.Pd., (II) Prof. Dr. Siti Zubaidah, M.Pd.

Kata Kunci: berpikir kreatif, berpikir kritis, CPS, hasil belajar kognitif, STAD

Keterampilan berpikir kreatif dan kritis merupakan keterampilan yang diharapkan dapat dibelajarkan dalam proses pembelajaran. Pembelajaran biologi di Kelas X SMAN 10 Malang menerapkan pembelajaran saintifik, namun belum memperoleh hasil maksimal pada kedua keterampilan tersebut berdasarkan hasil tes keterampilan kreatif dan kritis, wawancara guru, dan angket. Model pembelajaran CPS dipadu STAD merupakan salah satu model pembelajaran yang dirancang untuk meningkatkan keterampilan berpikir kreatif dan kritis siswa. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran CPS dipadu Kooperatif STAD terhadap keterampilan berpikir kreatif, kritis, dan hasil belajar kognitif siswa.

Metode penelitian  ini quasi eksperiment dengan rancangan pre-test postest non-equivalent control group. Populasi penelitian yaitu kelas X SMA Negeri 10 di Sawojajar, Malang pada semester genap 2015/2016. Sampel penelitian yaitu kelas X B sebagai kelas eskperimen dengan penerapan model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) dipadu Kooperatif Student Team Achievment Division (STAD) dan kelas X C sebagai kelas kontrol dengan pembelajaran saintifik. Instrumen pengukuran variabel terikat menggunakan soal tes uraian dengan rubrik yang dikembangkan berdasarkan setiap aspeknya. Uji hipotesis menggunakan teknik analisis ANAKOVA dengan taraf signifikasi 0,05.

 

Berdasarkan hasil analisis masing-masing variabel penelitian menunjukkan nilai signifikasi 0,00 kurang dari 0,05, sehingga hipotesis awal ditolak dan hip