DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Berseting Think-Talk-Write Untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Kepanjen Pada Materi Peluang

YUNIARTI NINGSIH

Abstrak


ABSTRACT

 

Yuniartiningsih. 2016. Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Berseting Think-Talk-Write Untuk Meningkatkan Komunikasi Matematis Siswa Kelas XI Bahasa SMA Negeri 1 Kepanjen Pada Materi Peluang. Tesis. Program Pascasarjana, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Prof. Dr. Toto Nusantara, M.Si.,dan (2) Dr. I Nengah Parta, S.Pd., M.Si.

Kata Kunci: Pembelajaran Kooperatif  Tipe Jigsaw Berseting Think-Talk-Write,

meningkatkan kemampuan komunikasi matematis, materi peluang

Materi peluang yang dibelajarkan di SMA pada umumnya mempelajari tentang hubungan antara beberapa kejadian. Banyak masalah dalam kehidupan sehari-hari siswa yang dapat diselesaikan dengan menggunakan konsep atau prinsip peluang. Fakta menunjukkan bahwa pembelajaran matematika di sekolah belum maksimal mengembangkan keterampilan-keterampilan komunikasi matematis siswa. Hal ini mengakibatkan siswa kurang aktif terlibat dalam proses pembelajaran dan kemampuan komunikasi matematis siswa masih rendah. Berdasarkan hal tersebut, salah satu upaya yang dilakukan untuk memperbaiki pembelajaran matematika adalah menerapkan pembelajaran kooperatif tipe jigsaw berseting think-talk-write.

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan menerapkan langkah-langkah pembelajaran kooperatif tipe jigsaw berseting think-talk-write untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa kelas XI Bahasa SMA Negeri 1 Kepanjen pada materi peluang. Penelitian dilaksanakan di kelas XI Bahasa SMA Negeri 1 Kepanjen semester genap yang berjumlah 20 siswa. Data yang dikumpulkan adalah hasil tes akhir tindakan dan observasi untuk mengetahui kemampuan komunikasi matematis siswa. Pembelajaran kooperatif tipe jigsaw berseting think-talk-write yang diterapkan dalam penelitian ini adalah mengajukan pertanyaan-pertanyaan dan membahas konteks yang sesuai dengan materi, membentuk kelompok asal dan meminta anggota kelompok asal untuk memahami dan menuliskan ide-ide penyelesaikan soal yang ditugaskan, membentuk kelompok ahli dan memfasilitasi kelompok ahli berdiskusi menyelesaikan soal yang ditugaskan, memfasilitasi siswa dalam kelompok asal untuk menjelaskan penyelesaian soal hasil pemahaman bersama dari kelompok ahli kepada semua anggota kelompok asalnya tentang penyelesaian soal-soal dalam LKS, membimbing siswa menyimpulkan materi, dan memberikan tes.

Prosedur penelitian yang digunakan dalam penelitian ini mengikuti model Kemmis dan Mc Taggart. Penelitian dilakukan dalam beberapa tahap yaitu: (1) Pratindakan meliputi kegiatan perijinan penelitian, melakukan observasi pendahuluan yaitu wawawancara dengan guru-guru matematika SMA Negeri1 Kepanjen yang pernah membelajarkan materi peluang kelas XI Bahasa dan memberikan tes awal, (2) tindakan meliputi kegiatan perencanaan tindakan (planning), tindakan (action), pengamatan (observation), dan refleksi (reflection), (3) penyusunan laporan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan komunikasi matematis siswa 68.19 pada tes observasi awal, 70.28  pada tes akhir tindakan I dan 73.47 pada tes akhir tindakan II. Selain itu, pada tindakan I 85% siswa memiliki kemampuan komunikasi matematis minimal dalam kriteria baik dan aktivitas guru berada pada kriteria sangat baik, tetapi aktivitas siswa masih dalam kriteria cukup . Sedangkan pada tindakan II 90% siswa memiliki kemampuan komunikasi matematis minimal dalam kriteria baik, aktivitas guru berada pada kriteria sangat baik dan aktivitas siswa berada pada kriteria minimal baik.

 

Berdasarkan hasil penelitian dapat dinyatakan bahwa penerapan pembelajaran kooperatif tipe jigsaw berseting think-talk-write dapat meningkatkan komunikasi matematis siswa kelas XI Bahasa SMA Negeri 1 Kepanjen pada materi peluang.