DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Modul Membaca Berbentuk Buku Cerita Bergambar untuk Siswa Kelas V

Hendra Adipta

Abstrak


ABSTRACT

 

Adipta, Hendra. 2016. Pengembangan Modul Membaca Berbentuk Buku Cerita Bergambar untuk Siswa Kelas V. Tesis. Program Studi Pendidikan Pendidikan Dasar, Pascasarjana, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Prof. Dr. Maryaeni, M.Pd, M.Si., (2) Dr. Muakibatul Hasanah, M.Pd

Kata Kunci: modul, membaca, buku cerita bergambar.

Pentingnya kegiatan membaca masih belum disadari oleh siwa SD. Siswa yang kurang memahami pentingnya membaca tidak akan termotivasi untuk membaca. Hasil studi pendahuluan menunjukkan bahwa bahan ajar berupa buku dan LKS yang digunakan oleh guru masih belum dapat memotivasi siswa untuk gemar membaca. Bahan bacaan yang ada dalam buku teks terlalu luas dan umum, jauh dari kehidupan sehari-hari siswa. Gambar pada buku dan LKS kurang menarik.

Tujuan penelitian pengembangan ini untuk menghasilkan modul keterampilan membaca berbentuk buku cerita bergambar untuk siswa kelas V dan pedoman guru yang  valid dan layak digunakan.

Penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan menggunakan model pengembangan Borg dan Gall yang prosesnya terdiri atas 10 langkah yakni: (1) penelitian dan pengumpulan data, (2) perencanaan, (3) pengembangan awal draf produk, (4) uji ahli, (5) uji coba terbatas, (6) revisi uji coba terbatas, (7) uji coba lapangan, (8) revisi uji coba lapangan, (9) produk akhir dan (10) desiminasi. Pada penelitian ini hanya mengambil 9 langkah.  Penelitian ini dilaksanakan di SDN Kendalrejo, Kabupaten Tuban dengan subjek penelitian siswa kelas V sebanyak 30 siswa yang terdiri dari 16 laki-laki, dan 14 perempuan. Uji kelayakan pengembangan divalidasi oleh ahli materi dan ahli media menggunakan lembar validasi ahli, serta uji efektifitas.

Hasil penelitian adalah (1) modul siswa berbentuk buku cerita bergambar dan pedoman bagi guru (2) tingkat validitas dari para ahli pada modul siswa menunjukan persentase 91,67% dengan kriteria sangat valid, sedangkan untuk pedoman guru menunjukkan persentase 91% dengan kriteria sangat valid, (3) tingkat kemenarikan modul siswa mencapai 84,36% dengan kriteria cukup menarik. Tingkat keefektifan bahan ajar mencapai persentase 84,53%. dengan kategori tinggi dan layak digunakan. Berdasarkan hasi tersebut maka modul yang dikembangkan dapat digunakan untuk mengajar membaca siswa kelas V.

Kesimpulan penelitian menunjukkkan bahwa dengan modul membaca berbentuk buku cerita bergambar ini mampu mendorong siswa untuk lebih gemar membaca. Hal tersebut ditunjukkan melalui hasil yang memuaskan pada latihan dan tes madiri yang ada di dalam modul. Pengembangan modul ini dapat dikatakan layak digunakan dari segi kevalidan,kemenarikan dan keefektifan.

 

Saran untuk pemanfaatan modul lebih lanjut (1) lebih mempertimbangkan alokasi waktu, (2) menggunakan kurikulum terbaru (3), memperbanyak soal-soal latihan yang besifat problem solving dan (4) mampu mengintegrasikan seluruh aspek bahasa.