DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Asesmen Formatif dan Remediasi Berbasis Komputer pada Pokok Bahasan Suhu dan Kalor kelas VII SMP

NURUL KAMAR

Abstrak


ABSTRACT

 

Kamar, N. 2016. Pengembangan Asesmen Formatif dan Remediasi Berbasis Komputer pada Pokok Bahasan Suhu dan Kalor kelas VII SMP.  Tesis. Jurusan Pendidikan Dasar IPA, Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Sentot Kusairi, M.Si., (II) Prof. Dr. Siti Zubaidah, M.Pd.

Kata kunci: Asesmen Formatif, Remediasi, Balikan, scaffolding, Ketuntasan  Belajar, Hasil Belajar Kognitif

Salah satu tugas penting guru dalam pembelajaran yaitu melaksanakan asesmen formatif dan remediasi. Di sisi lain, tugas tersebut seringkali terabaikan karena masalah keterbatasan waktu, beban mengajar perminggu yang cukup   tinggi, jumlah peserta didik yang sangat banyak dalam satu kelas, serta masalah kesulitan guru dalam menganalisis hasil tes. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengembangkan produk asesmen formatif dan remediasi berbasis komputer  yang dapat membantu guru dalam melaksanakan tes  formatif, menyediakan balikan langsung, mengidentifikasi kesulitan belajar peserta didik, serta menyediakan fasilitas remediasi mandiri sebagai bentuk scaffolding bagi peserta didik; dan (2) menguji efektivitas atau dampak penggunaan produk pengembangan terhadap hasil belajar kognitif peserta didik.

Model rancangan penelitian dan pengembangan yang digunakan diadaptasi dari model rancangan penelitian dan pengembangan Dick & Carey (2001) yang terdiri dari sepuluh langkah. Kesepuluh langkah tersebut dikelompokkan menjadi 4 tahapan umum yaitu studi pendahuluan, persiapan, pengembangan dan uji efektifitas. Uji kelayakan produk melibatkan 3 orang ahli materi, 3 orang ahli asesmen, 1 orang ahli media, serta 9 orang guru dan 20 orang peserta didik sebagai subjek uji coba. Uji efektivitas dilakukan di SMP Negeri 2 Poto Tano dan melibatkan kelas VIIA sebagai kelompok eksperimen dan VIIB sebagai kelompok kontrol. Jenis data yang diperoleh ada dua yaitu data kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif berupa komentar serta saran dari validator dan subjek uji coba. Sedangkan data kuantitatif diperoleh dari skor penilaian validator, angket respon peserta didik dan guru serta data hasil pretest-posttest. Data kualitatif dianalisis secara deskriptif sedangkan data kuantitatif dianalisis dengan menggunakan rumus persentase dan statistik parametrik berbantuan IBM Statistics SPSS 23.

 

Hasil penelitian dan pengembangan pada penelitian ini berupa aplikasi pembelajaran yang dinamakan ASFORDIASI BEKOM. Produk tersebut sudah dinilai layak baik dari sisi konstruksi, manfaat, maupun bahasa. Fitur-fitur yang tersedia juga dinilai lengkap dan memadai. Hasil uji efektivitas menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar kognitif antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol. Hasil ini dibuktikan dengan nilai signifikansi (2-tailed) lebih kecil dari 0,050 yaitu sebesar 0,049. Hal ini berarti Ha diterima dan Ho ditolak. Dari sisi skor rata-rata peningkatan hasil belajar, kedua kelompok sama-sama mengalami peningkatan hasil dalam kategori sedang.