DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Perangkat Pembelajaran Ekosistem Berbasis Inkuiri Terbimbing dan Potensi Sungai Wajageseng untuk Meningkatkan Penguasaan Konsep, Keterampilan dan Sikap Ilmiah Siswa Kelas VII SMP Negeri 4 Kopang

Dedy Hariyadi

Abstrak


ABSTRACT

 

Pengembangan Perangkat Pembelajaran Ekosistem Berbasis Inkuiri Terbimbing dan Potensi Sungai Wajageseng untuk Meningkatkan Penguasaan Konsep, Keterampilan dan Sikap Ilmiah Siswa Kelas VII SMP Negeri 4 Kopang

Hariyadi, Dedy. 2016. Pengembangan Perangkat Pembelajaran Ekosistem Berbasis Inkuiri Terbimbing dan Potensi Sungai Wajageseng untuk Meningkatkan Penguasaan Konsep, Keterampilan dan Sikap Ilmiah Siswa Kelas VII SMP Negeri 4 Kopang. Pembimbing: (I) Dr. Ibrohim, M. Si., (II) Prof. Dra. Sri Rahayu, M.Ed., Ph.D.

Kata Kunci: Perangkat pembelajaran, Ekosistem, Inkuiri Terbimbing, Penguasaan Konsep, Keterampilan Ilmiah, Sikap Ilmiah.

Tujuan pembelajaran IPA di SMP salah satunya adalah agar siswa menguasai konsep dan prinsip IPA serta mempunyai keterampilan mengembangkan pengetahuan, dan sikap percaya diri sebagai bekal untuk melanjutkan pendidikan pada jenjang yang lebih tinggi serta mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi. Untuk mencapai tujuan tersebut diperlukan perencanaan pembelajaran yang tepat. Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk: 1) menghasilkan perangkat pembelajaran berbasis inkuiri terbimbing dan potensi sungai Wajageseng yang layak untuk digunakan dalam kegiatan pembelajaran IPA di kelas; 2) mengetahui efektifitas perangkat pembelajaran hasil penelitian dan pengembangan dalam meningkatkan penguasaan konsep, keterampilan dan sikap ilmiah siswa.

Pengembangan perangkat dilakukan dengan menggunakan model 4D Thiagarajan (1974) yang terdiri dari empat tahap pengembangan yaitu pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (develop), dan penyebarluasan (disseminate). Pengembangan perangkat pada penelitian ini dilakukan sampai pada tahap develop. Instrumen yang digunakan dalam penelitian dan pengembangan yaitu lembar validasi, lembar observasi, tes, dan angket. Instrumen tes terdiri dari: 1) tes penguasaan konsep berupa tes pilihan ganda dengan r11 = 0,79 untuk materi ekosistem dan r11 = 0,81 untuk materi pencemaran; 2) tes keterampilan ilmiah berupa tes uraian dengan r11 = 0,66 untuk materi ekosistem dan r11 = 0,67 untuk materi pencemaran.  Angket sikap ilmiah siswa dengan nilai r11 = 0,84 untuk materi ekosistem dan r11 = 0,88 untuk materi pencemaran digunakan untuk mengukur sikap ilmiah siswa. Analisis data pada penelitian dan pengembangan ini menggunakan analisis deskriptif untuk data kelayakan perangkat hasil pengembangan, dan analisis statistik inferensial untuk menganalisis data keefektifan perangkat pembelajaran hasil pengembangan.

 

Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa keseluruhan komponen perangkat pembelajaran yang dikembangkan memiliki kualifikasi sangat layak dan tidak perlu direvisi. Analisis statistik inferensial memperoleh hasil yaitu ada perbedaan penguasaan konsep, keterampilan ilmiah, dan sikap ilmiah antara siswa yang dibelajarkan menggunakan perangkat pembelajaran berbasis inkuiri terbimbing dan potensi sungai Wajageseng dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan perangkat pembelajaran konvensional. Hasil ini menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan efektif dalam meningkatkan penguasaan konsep, keterampilan ilmiah, dan sikap ilmiah siswa. Berdasarkan hasil penelitian ini maka perangkat pembelajaran yang dikembangkan dapat digunakan dalam kegiatan pembelajaran, dan dapat dijadikan rujukan dalam pengembangan perangkat pembelajaran lebih lanjut.