DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Instrumen Asesmen Berpikir Kritis untuk Siswa SMP Kelas VII pada Materi Interaksi Makhluk Hidup dengan Lingkungan

Dharmawati

Abstrak


ABSTRAK

 

Dharmawati. 2016. Pengembangan Instrumen Asesmen Berpikir Kritis untuk Siswa SMP Kelas VII pada Materi Interaksi Makhluk Hidup dengan Lingkungan. Tesis, Program Studi Pendidikan Dasar IPA, Program Pascasarjana, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dra. Sri Rahayu, M.Ed., Ph.D, (II) Dr. Susriyati Mahanal, M.Pd.

 

Kata Kunci: pengembangan, instrumen asesmen, berpikir kritis

Pebelajar pada abad ke-21 harus mampu mengembangkan keterampilan kompetitif yang berfokus pada pengembangan keterampilan berpikir tingkat tinggi, salah satunya adalah berpikir kritis. Sesuai dengan karakteristiknya, berpikir  kritis  memerlukan  latihan  yang  salah satu caranya dengan kebiasaan mengerjakan soal-soal  asesmen  yang  mengembangkan  keterampilan berpikir kritis. Oleh karena itu dilakukan kegiatan penelitian yang bertujuan untuk mengembangkan instrumen asesmen berpikir kritis untuk siswa SMP kelas VII pada materi interaksi makhluk hidup dengan lingkungan dengan tingkat validitas dan reliabilitas yang memadai.

Rancangan penelitian diadaptasi  dari model pengembangan menurut Borg & Gall, yang meliputi langkah-langkah: penelitian dan pengumpulan informasi, perencanaan, pengembangan produk awal, uji coba terbatas, revisi produk uji coba terbatas, uji coba lapangan, revisi uji coba produk lapangan, dan penyempurnaan produk akhir. Data penelitian terdiri dari data kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif diperoleh dari saran dan komentar saat validasi kelayakan produk oleh ahli, serta respon siswa terhadap soal asesmen pada uji coba produk terbatas. Sedangkan data kuantitatif diperoleh dari uji coba soal asesmen secara terbatas dan uji coba lapangan. Teknik pengumpulan data menggunakan angket/kuisioner dan soal tes berpikir kritis. Angket digunakan untuk mengetahui mengetahui tingkat validitas isi dan validitas konstruk. Uji coba terbatas dan uji coba lapangan untuk mengetahui validitas butir soal. Validator dalam penelitian ini adalah tiga dosen Universitas Negeri Malang dan satu guru IPA SMP. Uji coba terbatas dilakukan pada 34 siswa kelas VII pada salah satu SMPN, sedangkan uji coba lapangan dilakukan pada 74 siswa yang berasal dari dua SMPN lainnya di Kabupaten Blitar.

Berdasarkan hasil validasi isi dan konstruk diperoleh tingkat kelayakan produk sebesar 88,35% berada pada kriteria sangat layak. Tingkat keterbacaan soal asesmen yang diperoleh berdasarkan respon siswa pada uji coba terbatas sebesar 93,51% dengan kategori sangat baik. Hasil uji coba terbatas pada soal asesmen berupa penugasan diperoleh koefisien inter-rater reliability sebesar 0,951 dengan kategori sangat baik. Hasil validasi butir soal menunjukkan bahwa dari 20 soal pilihan ganda, 18 soal dinyatakan valid dan 2 soal tidak valid. Sedangkan untuk butir soal esai dari 11 soal, 9 soal dinyatakan valid dan 2 soal tidak valid. Tingkat reliabilitas untuk soal pilihan ganda dan esai berturut-turut adalah 0,792 dan 0,753, masing-masing berada pada kategori tinggi.